Ta’aruf bukan Pelegalan Aktivitas Pacaran*

Ta’aruf bukan Pelegalan Aktivitas Pacaran* *Oleh Joko Setiawan, A Social Worker, Seorang Pembelajar Sepanjang Zaman Bahagianya aktivis dakwah yang telah sampai pada titik ta’aruf, salah satu jalan paling aman untuk menjemput jodoh menuju pernikahan yang barakah. Tapi hati-hati, karena perjuangan belum berakhir di sini. Ta’aruf barulah sesi awal untuk sampai pada ikatan kuat yang Allah … Continue reading

Rate this:

Beranjaklah dari “Grey Area”*

Beranjaklah dari “Grey Area”* *Oleh Joko Setiawan, A Social Worker, Seorang Pembelajar Sepanjang Zaman Aneh tapi nyata, dan itulah kenyataannya. Bisa kita tengok sebentar pada tahun 70-an, 80-an dan 90-an, kemudian kita bandingkan dengan tahun 2013. Begitu besar perbedaan yang mencolok sehingga seolah-olah dunia mengalami lompatan zaman. Sungguh lebih jauh lagi jika kita hendak membandingkannya … Continue reading

Rate this:

Memilih Ta’aruf daripada Pacaran*

Memilih Ta’aruf daripada Pacaran* *Oleh Joko Setiawan, A Social Worker, Seorang Pembelajar Sepanjang Zaman Masyarakat Indonesia yang mayoritas merupakan pemeluk agama Islam, ternyata pemahaman terhadap  aturan Islam itu sendiri masih terbilang minim, bahkan kurang.. Sebut saja jilbab/hijab/kerudung yang dianggap sebagai bukan suatu kewajiban  untuk menutup aurat bagi seorang muslimah. Apalagi pendapat ini juga diamini oleh … Continue reading

Rate this:

Cinta Jangan Dihinakan*

Cinta Jangan Dihinakan* *Oleh Joko Setiawan Mencintai dan dicintai adalah fitrah dalam diri manusia.. Perasaan itu disematkan oleh Allah agar manusia mampu berkasih sayang, peduli, juga menjadikan kehidupan dalam timbangan harmoni.. Cinta pertama yang dirasakan manusia adalah orang tua kepada anaknya, karena di sana ada cinta dan kasih sayang totalitas tanpa mengharapkan imbalan satu peser … Continue reading

Rate this:

Menikah Tanpa Pacaran, Mungkinkah?

Bismillahirrohmaanirrohiim,,, Apa yang terlintas di benak Anda ketika mendengar orang yang menikah tanpa didahului oleh aktivitas pacaran sebelumnya? Hmm,, ga banget dech ya kayaknya? Tapi itu nyata terjadi lowh. Kenapa kok bisa ya? Apakah memang sedemikian beraninya sehingga siap mengorbankan kebahagiaan selama hidupnya dengan orang yang sebelumnya pernah ia kenal, ataukah memang karena dijodohkan oleh … Continue reading

Rate this: