Hobi Baru dengan Mainan Heli Remote Control*

Hobi Baru dengan Mainan Heli Remote Control*

*Oleh Joko Setiawan, A Social Worker, Seorang Pembelajar Sepanjang Zaman

Entah darimana datangnya keinginan itu, tapi suatu waktu saat berbincang dengan isteri dan membicarakan soal jualan online via Shopee, tertemukanlah “promo gila” helikopter mainan. Jadilah, saya memesan Mini RC 901 Helicopter MJ-Series 2.5 ch (channel). Harganya 60-ribuan saja, belum termasuk ongkos kirimnya ya. Kenapa bisa murah sekali? Karena memang barang tersebut langsung dikirim dari China, dan membutuhkan waktu pemesanan hingga sampai ke saya selama kurang lebih 20 hari he he.

Koleksi Mainan Heli RC Muhammad Joe Sekigawa

Sebelum masuk ke hal lain, saya ingin menjelaskan konsep dasar Helicopter Remote Control terlebih dahulu. Dalam dunia Heli RC dikenal adanya beberapa tingkatan kecepatan dan pengendalian. Maka, Heli RC dibedakan menjadi 2 channel (2ch), 3 channel (3ch), 3.5 channel (3.5ch), 4 channel (4ch) dan 6 channel (6ch).

Heli RC 2 channel adalah Heli RC yang dapat digerakkan dengan 2 sistem yaitu: 1.Gerakan Naik dan Turun, 2.Gerakan Belok Kiri dan Belok Kanan.

Heli RC 3 channel adalah Heli RC yang dapat digerakkan dengan 3 sistem yaitu: 1.Gerakan Naik dan Turun, 2.Gerakan Belok Kiri dan Belok Kanan, dan 3.Gerakan Maju dan Mundur.

Heli 3.5 channel adalah Heli RC yang dapat digerakkan dengan 3.5 sistem yaitu: 1.Gerakan Naik dan Turun, 2.Gerakan Belok Kiri dan Belok Kanan, 3.Gerakan Maju dan Mundur dan Gyroscope. Maka Heli RC tersebut dapat digerakkan/dikemudikan dengan Remote Control tetapi hanya ada 3.5 fungsi di remote controlnya disertai pengatur balance kiri atau kanan agar tetap stabil.

Heli RC 4 channel adalah Heli RC yang dapat digerakkan dengan 4 sistem yaitu: 1.Gerakan Naik dan Turun, 2.Gerakan Belok Kiri dan Belok Kanan, 3.Gerakan Maju dan Mundu dan 4.Gerakan Serong Kiri dan Serong Kanan. Ada yang sudah disertai dengan LCD Display untuk mengetahui posisi Helicopter.

Heli RC 6 channel adalah Heli RC yang dapat digerakkan dengan 6 sistem yaitu: 1.Gerakan Naik dan Turun, 2.Gerakan Belok Kiri dan Belok Kanan, 3.Gerakan Maju dan Mundur, 4.Serong Kiri dan Serong Kanan, 5.Posisi Helicopter Terbalik, 6.Posisi Helicopter berdiri. Biasanya disertai Trim untuk pengaturan pada setiap gerakan, berikut LCD display untuk mengetahui posisi Helicopter dan umumnya Remote control 6 channel sudah bisa dwi fungsi yaitu untuk mengendalikan Helicopter dan sebagai Simulator pada komputer.

Itulah jenis pengaturan kecepatan dan pengendalian Heli RC. Kembali pada Heli RC 2.5ch MJ-Series yang saya beli pertama kali. Spesifikasi dari MJ-Series 901 adalah sebagai berikut: 2.5ch menunjukkan adanya tambahan fasilitas seperti lampu warna-warni dan sistem gyro. Ukuran (P x L x T): 16 x 15 x 8.5 cm / 7.09 x 5,91 x 3,35 inchi. Waktu terbang: kurang lebih 8 menit. Jarak kontrol sampai dengan 10 meter.

Pengalaman menerbangkan Heli RC 2 channel, sungguh menjadi tantangan tersendiri, namun juga menjadi dasar latihan yang aman baik, untuk seorang pemula tanpa ada tutor seperti saya ini. Pada saat kita menaikkan Heli RC 2ch, maka dia akan berputar searah jarum jam atau berlawanan arah jarum jam dengan sangat kencang, untuk dapat menstabilkannya, maka ada trim pengaturan yang penggunaannya harus benar-benar butuh latihan. Apalagi, ketika kita arahkan naik ke atas, kontrolnya juga tidak mudah, dan akan sering menabrak plafon rumah, dan ketika kita kendorkan sedikit kecepatannya, dia langsung turun ke bawah dan akhirnya jatuh ke lantai.

Pertanyaan lanjutannya, ketika Heli RC 2ch hanya bisa gerakan naik turun dan kanan kiri, maka bagaimana caranya dia bisa maju ke depan? 😀 Pertanyaan yang bagus kawan. Dan, jawabannya ternyata adalah, ketika Heli RC berputar dengan begitu kencangnya, kita akan lakukan pengaturan melalui Trim, dan ketika posisi Heli RC sudah tidak berputar, maka secara otomatis dia akan maju ke depan. Dari pengalaman pribadi dan pembelajaran otodidak saya sendiri, sudah mampu menjalankan Heli RC 2ch ini maju ke depan. Alhamdulillah.

Mengetahui bahwa saya sudah bisa memahami cara kontrolnya, maka saya ingin menerbangkan Heli RC 2ch tersebut di luar ruangan. Maka, saya membawanya ke lapangan yang agak luas. Dengan penuh semangat, saya pun menaikkan Heli RC tersebut, namun ternyata tidak terkontrol, terus terbang tinggi, dan terbawa angin, yang akhirnya hilang kontrol dan jatuh di atap rumah warga di sekitar lapangan. Jadilah, itu tragedi berakhirnya nasib Heli RC MJ-Series 901. Saya pun pulang ke rumah hanya membawa remote control tanpa ada helikopternya, gelo kan ya 😀

Setelah itu, saya mempelajari lebih jauh tentang Heli RC. Karena, pada saat membeli Heli RC perdana itu, saya sama sekali tidak menambah pengetahuan mengenai jenis channel, blade, sistem gyro dan lain-lain. Karena pada saat itu, saya memang hanya iseng saja untuk memainkan Heli RC. Ternyata ada perbedaan antara Heli RC indoor dengan Heli RC outdoor. Perbedaan paling mudah dikenali adalah dengan adanya blade atau baling-baling.

Helicopter Double Blade (dua pasang baling-baling)mempunyai kelebihan lebih stabil dan mudah dikendalikan.Biasa dimainkan di dalam ruangan(INDOOR).Kekurangan dari Double Blade adalah tidak tahan terhadap angin,jadi jika ada angin maka helicopter akan terus terbawa angin dan sulit sekali untuk bergerak/maju. Jadi kesimpulannya Helicopter Double Blade hanya bisa dimainkan didalam ruangan(INDOOR).

Helicopter Single Blade (sepasang baling-baling)mempunyai kelebihan dapat dimainkan di luar ruangan(OUTDOOR)karena mampu melawan angin untuk mengendalikannya. kekurangan dari Helicopter Single Blade adalah sulit untuk dimainkannya(butuh latihan yang baik).

Hasil dari menyerap informasi lebih mendalam terkait Heli RC, saya jadi tertarik untuk membeli Heli RC 3.5 ch untuk mendapatkan pengalaman menerbangkan Heli RC yang lebih stabil dan bisa dinikmati.

Jadilah, Heli RC kedua saya berupa Model King Tipe Army 3.5ch. Adapun spesifikasinya antara lain PxLxT 23×3.7×9.5 cm. Waktu terbang antara 8-10 menit. Dengan jarak kontrol sampai dengan 10 meter. Model ini terbilang sangat keren karena memiliki 3 roda di bagian bawahnya, tidak seperti Heli RC kebanyakan.

Serasa pada dunia yang berbeda, menerbangkan Heli RC 3.5ch sangat stabil langsung naik ke atas, relatif lebih mudah dikendalikan dengan gerakan maju dan mundur sesuai keinginan. Masalah memang terjadi ketika saya yang masih “newbie” ini terkadang terlampau kuat menaikkan pesawat hingga ia menabrak plafon, kemudian jatuh ke lantai. Adanya tabrakan menyebabkan rotor bergeser dan membuat baling-baling tidak mau berputar.

Tidak berputarnya baling-baling tersebut terjadi dua kali yang tidak bisa saya perbaiki sendiri, melainkan harus saya bawa ke Tukang mainan Heli RC di ITC Depok. Masa aktif Heli RC ini berakhir setelah rodanya hilang ketika saya mainkan di lapangan luar dan saya tidak dapat menemukannya. Apalagi rotornya juga bergeser sekali lagi sehingga menyebabkan baling-baling bagian bawahnya tidak mau berputar.

Syma S107G, 3.5 channel-tampak atasHeli RC berikutnya saya beli dengan type Syma S107G 3.5ch dengan sistem Gyro MSM. Disetiap Heli RC sering kita dengar dengan nama GYROSCOPE. biasanya sudah ada pada RC Helicopter 3 channel ke atas. Gyroscope adalah alat untuk mengukur atau mempertahankan orientasi, berdasarkan prinsip-prinsip momentum sudut. Jadi Gyroscope pada helicopter berfungsi sebagai keseimbangan dan kestabilan walaupun arah putar baling-baling dengan efek angin dan keutuhan badan Helicopter. Adapun spesifikasinya adalah PxLxT 22×3.8×9.8 cm. Dengan waktu terbang 5-7 menit. Saya pilih ini karena modelnya seperti Heli RC kebanyakan, dengan sistem pengendalian yang lebih baik daripada MJ-Series 901 (2ch).

Seperti masalah Heli RC lainnya, masalah utama adalah ketika Heli membentur tembok, plafon atap, ataupun pengendali terlalu cepat menurunkan daya naik pesawat hingga ia terjatuh ke bawah. Dengan adanya banyak benturan itu, kemudian rotor bergeser sehingga menyebabkan baling-baling bagian atas tidak mau beputar. Bersyukur karena model rotor semi terbuka, maka saya bisa “mengoprek”nya sendiri dan alhamdulillah Heli RC bisa terbang kembali.

Selanjutnya, hobi saya terhadap Heli RC ini semakin bertambah lagi. Pada saat tulisan ini dibuat, saya tengah memesan Heli RC GYOSHO 3.5ch Durable King G-500 dengan panjang sampai dengan 34 cm. Artinya, Heli RC ini lebih besar hampir dua kali lipat daripada MJ-Series 901 yang pernah saya beli kali pertama. Menariknya, bodi mesin Heli RC ini dilindungi penutup dari plastik keras dan menggunakan teknologi chip Fall Resist sehingga Mesin Heli akan secara otomatis mati apabila Heli jatuh atau terbalik sehingga dinamo tidak cepat rusak, Dilengkapi juga dengan Lampu LED untuk bermain di malam hari. Spesifikasinya adalah sebagai berikut PxLxT 34x6x15 cm. Dengan waktu terbang antara 6-8 menit, dan jarak kontrol sampai dengan 20 meter.Berikut ini perbandingan model keempat Heli RC yang saya ulas di atas:

MJ-Series 901, 2.5 channel. Panjang Heli 16 cm; Waktu terbang 5-7 menit; Jarak kontrol sampai dengan 10 meter; Harga kurang dari 100ribu (Note, harga tergantung dari toko online, saya membeli ketika toko sedang diskon besar).

.

.

Model King Type Army, 3.5 channel. Panjang Heli 23 cm; Waktu terbang 6-8 menit; Jarak kontrol sampai dengan 10 meter; Harga 200ribu-an (Note, harga tergantung dari toko online, saya membeli ketika toko sedang diskon besar).

.

.

.

Syma S107G, 3.5 channel. Panjang Heli 22 cm; Waktu terbang 5-7 menit; Jarak kontrol sampai dengan 20 meter; Harga kurang dari 200ribu (Note, harga tergantung dari toko online, saya membeli ketika toko sedang diskon besar).

.

.

.

Gyosho Durable King G-500, 3.5 channel. Panjang Heli 34 cm; Waktu terbang 6-8 menit; Jarak kontrol sampai dengan 20 meter. Harga sekitar 250ribu-an (Note, harga tergantung dari toko online, saya membeli ketika toko sedang diskon besar).

.

.

.

Referensi Bacaan:

https://bigp4nd4.weebly.com/all-about-rc-heli-read-first.html

https://www.banggood.com/MJ901-2_5CH-Mini-Infrared-RC-Helicopter-Kids-Toy-p-1056331.html?cur_warehouse=CN

12 Feb 16 - At The Sensoji Temple, Asakusa - TokyoSalam hangat dan semangat selalu dalam dekapan ukhuwwah

@Jl. Haji Dul Bojong Pondok Terong, Kota Depok – Jawa Barat INDONESIA
Ahad, 01 Rajab 1439 H/18 Maret 2018 pukul 11.50 WIB (Waktu Indonesia Bagian Barat)

Dipublikasikan otomatis secara terjadwal oleh WordPress pada hari Ahad sore, 18 Maret 2018 pukul 15.00 Waktu Indonesia Bagian Barat

Advertisements

Tinggalkan Jejak ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: