ストーリー#001 Starting the Second Phase of Muhammad Joe Sekigawa’s Life Story

ストーリー#001

Starting the Second Phase of Muhammad Joe Sekigawa’s Life Story

Jpeg

Cerita kehidupan tentang Muhammad Joe Sekigawa terakhir saya tuliskan pada awal Januari tahun 2014 yang lalu. Oleh karenanya, sampai dengan saat ini telah terlewati masa lebih dari empat tahun lamanya. Begitu banyak cerita dan kisah yang menghiasi jalan kehidupan dalam empat tahun terakhir ini.

Kisah-kisah tersebut diantaranya mengenai cerita berkegiatan sosial kemasyarakatan dengan warga asli suku Dayak di pedalaman hutan Kalimantan Timur, tepatnya di wilayah Kecamatan Kembang Janggut dan Kecamatan Tabang dimana menjadi lokasi paling Barat di area Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur.

Kemudian, pada tengah tahun 2014, saya juga melangsungkan pernikahan dengan sesama aktivis KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia). Dimana pernikahan tersebut semakin menguatkan tekad dalam mengikatkan diri dalam jamaah dakwah dan senantiasa hidup untuk dakwah, mengejar cita-cita, dan kemakmuran diri secara simultan dan berkesinambungan tanpa ada tendensi saling menegasikan.

Di tahun 2014 juga, isteri saya bawa pindahan ke Kalimantan Timur, tepatnya tinggal di Kota Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur. Namun di sini, terjadi kejadian memilukan dengan kegugurannya kandungan sang isteri yang baru berusia 3 bulan.

Peluang besar terbuka lebar di triwulan keempat tahun 2014 dengan adanya kabar bahwa saya diterima dan terpilih sebagai kandidat perwakilan dari Indonesia untuk berangkat sebagai Trainee pada kegiatan 32nd Asian Social Welfare Workers’ Training Program yang dilaksanakan selama hampir satu tahun di Jepang pada kota Tokyo, Kanagawa, Osaka dan sekitarnya.

Awal tahun 2015 mulai instensif menggunakan aplikasi WhatsApp karena sebelumnya pada saat tinggal di hutan Kalimantan Timur sangat susah mendapatkan sinyal handphone. Karena kemudahan informasi ini, maka saya dan isteri mulai berjualan online di Tokopedia, Bukalapak dan lain-lain, sembari  menunggu masa keberangkatan ke Jepang pada akhir bulan Maret 2015. Itulah pertama kalinya merambah dunia penjualan online yang memang mulai pada tahun-tahun tersebut jualan online mulai ramai digemari.

Keberangkatan ke Jepang juga memberikan warna yang lebih ceria dan penuh keoptimisan, meskipun cukup kaget ketika mendengar satu bulan sebelum keberangkatan saya ke Jepang, sang isteri ternyata positif hamil untuk kedua kalinya. Pilihan amat sangat sulit harus saya ambil, dan akhirnya tetap memilih untuk berangkat ke Jepang dengan konsekuensi tidak bisa menemani hari-hari kehamilan sang isteri, dan bahkan kelahiran anak pertama tersebut tidak saya saksikan secara langsung.

Sudah ada beberapa cerita dan kisah ketika tinggal di Jepang selama hampir setahun tersebut, namun masih banyak pula kisah-kisah lain yang tak sempat untuk didokumentasikan. Nantinya insya Allah akan saya dokumentasikan dalam rangkaian cerita Muhammad Joe Sekigawa’s Life Story Phase 2 ini.

Sepulang dari Jepang pada akhir bulan Februari 2016, menjadi pencari kerja via online. Kemudahan teknologi, dan pergeseran paradigma HRD dalam mencari calon karyawan membuat saya mendapatkan kemudahan dalam mengirimkan aplikasi lamaran pekerjaan. Apalagi didukung dengan beberapa website yang memang profesional mengelola bidang tersebut.

Setelah banyak berinteraksi dengan orang Jepang selama hampir setahun, saya diterima bekerja di Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, dimana para pekerjanya bisa dibilang 90% orang keturunan China, dengan afiliasi Negara Taiwan. Suasana ini tentu menjadikan diri saya yang telah berazzam menjadi aktivis dakwah sejak masa kuliah harus beradaptasi dengan lingkungan yang multi etnis dan multi agama. Saya buktikan bahwa saya mampu bergaul, tanpa tercampuri dengan ketidaksamaan akidah. Hubungan antar sesama manusia dan anak bangsa tetap berjalan dengan sangat baik, tapi target ibadah sendiri juga masih terjaga dengan ghirah sebagaimana sebelumnya.

Pada tahun 2016 ini juga mulai kenal dengan PayTren, sebuah gerakan ekonomi sosial masyarakat yang digagas oleh Ustad Yusuf Mansur dan mampu menggerakkan ekonomi umat melalui aktivitas pembayaran online seperti pulsa, bayar listik, tiket kereta api dan pesawat, pembayaran tagihan PDAM, BPJS dan lain sebagainya. Aktivitas ini terus berlanjut sampai sekarang.

Pekerjaan selanjutnya pada triwulan akhir tahun 2016 beralih ke Kota Bandung dengan berposisi membantu penyelesaian proyek ESIA (Environmental and Social Impact Assessment) dan LARAP (Land Acquisition and Resettlement Action Plan) untuk proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi. Selain itu, juga banyak membantu proyek monitoring riset sosial di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Majalengka, Pembangkit Listrik Tenaga Air dan SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi) Listrik Rajamandala, dan beberapa proyek lainnya.

Triwulan akhir tahun 2017 menjadi tonggak penting karena dilaksanakan Sub Regional Meeting para Alumni pelatihan Jepang yang terdiri dari negara Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, Sri Langka, Taiwan, Korea Selatan dan Jepang. Pada tahun tersebut, Indonesia menjadi tuan rumah dan saya sendiri ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana.

Kegiatan seminar tersebut menjadi tonggak yang mengharuskan saya kembali harus bekerja pada sektor yayasan pelayanan sosial kemanusiaan. Maka, jadilah pada penghujung bulan Oktober 2017 saya pindah bekerja di Yayasan Muslim Asia untuk isu Sosial Kemanusiaan dan Penanggulangan Bencana.

Itulah ringkasan besar dari kisah empat tahun terakhir. Kisah-kisahnya akan diperdetil dalam berbagai judul, topik dan tema-tema spesifik. Mudah-mudahan kisah ini dapat memberi manfaat kepada para pembacanya. Atau, paling minimal yakni menjadi catatan saya pribadi untuk menuliskan biografi diri sendiri agar bisa dibaca di hari tua dan menjadi cerita bagi anak cucu sekeluarga.

12-feb-16-at-the-sensoji-temple-asakusa-tokyo.jpgSalam hangat dan semangat selalu dalam dekapan ukhuwwah

Muhammad Joe Sekigawa

*Jalan Haji Dul, Kelurahan Bojong Pondok Terong Kecamatan Cipayung, 17 Maret 2018 pukul 14.45 wib

**Kota Depok Provinsi Jawa Barat-INDONESIA

 

Advertisements

Tinggalkan Jejak ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: