Mengalihkan Kebiasaan Bayar-Bayar ke PayTren*

item2

Mengalihkan Kebiasaan Bayar-Bayar ke PayTren*

*Ditulis Oleh Joko Setiawan, Seorang Pembelajar Sepanjang Zaman

Tentu sebagian besar dari kita tidak asing lagi ketika disebut nama Ustad Yusuf Mansur. Media nasional kita menjuluki beliau dengan Ustad Sedekah. Hal tersebut dikarenakan ceramah-ceramah beliau memang mampu menggugah kesadaran para kaum muslimin untuk tidak pelit atau merasa sayang ketika sebagian hartanya disedekahkan. Karena sejatinya harta yang dimiliki justru akan tumbuh berkembang dan penuh berkah. Kalaupun, tidak didapatkan keberlipatan hartanya ketika di dunia, maka sudah pasti akan berlipatganda balasannya di akhirat kelak.

Ustad Yusuf Mansur mengamati dan terus belajar dari lingkungan di sekitarnya. Beliau berpikir untuk menciptakan suatu bidang usaha, dimana tidak hanya dirinya sendiri yang bisa menikmati keuntungan, tapi efeknya keuntungan bisnisnya bisa dinikmati oleh banyak orang, bahkan sangat begitu banyak orang yang terlibat di dalamnya. Ustad Yusuf Mansur juga ingin mengedukasi masyarakat bahwa bisnis, kekayaan dan unsur ke-Ilahi-an itu tidak bisa dipisahkan. Maka, sudah selayaknya bisnis untuk mengejar kekayaan harta duniawi, harus tunduk pada aturan-aturan Allah sehingga benar-benar mampu mendatangkan ridho dan keberkahan dari-Nya.

Maka, lahirlah PayTren, suatu aplikasi pembayaran online (isi pulsa, bayar listrik, bayar cicilan, tiket pesawat, tiket kereta api, BPJS kesehatan dan tagihan-tagihan lainnya) yang dapat digunakan melalui aplikasi yang tersedia untuk Android atau IOS (tahap penyempurnaan).

PayTren ini didirikan oleh Ustad Yusuf Mansur melalui bendera PT. Veritra Sentosa International. Ijin usaha dan legalitas alhamdulilah sudah lengkap, bahkan sudah mengantongi ijin SIUPL (Surat Izin Usaha Penjualan Langsung) yang berarti sudah diakui oleh pemerintah sebagai perusahaan yang recomended dan sehat.

Melalui PayTren ini, kita bisa melakukan transaksi isi pulsa dan bayar-bayar tagihan hanya melalui HP kita sendiri. Selain mudah, efisien, ada juga cashback dari setiap transaksi dan bonus yang bisa kita dapatkan dari hasil transaksi dan dari setiap perkembangan bisnisnya.

Bayangkan, sekarang ini siapa yang tidak butuh beli pulsa? Tidak butuh bayar tagihan listrik? Tidak butuh bayar tagihan PDAM, BPJS, bahkan hingga beli tiket kereta api dan pesawat terbang pun bisa semakin mudah karena bisa melalui handphone kita sendiri. Kita bisa jadikan teknologi HP kita yang biasa-biasa saja, menjadi teknologi segala macam bayar-bayar.

Cara kerja peluang bisnis PayTren dibagi dalam 2 bagian:

  1. Memindahkan setiap transaksi rutin kita (seperti pembayaran listrik, telkom, isi ulang pulsa HP, tiket pesawat tiket kereta dan lain-lain), baik transaksi harian, mingguan, ataupun bulanan, dari sebelumnya dilakukan secara konvensional, tanpa ada bonus cashback dan yang lainnya, menjadi transaksi melalui teknologi PayTren. Akan ada cashback dari setiap transaksi yang Anda lakukan serta reward untuk mitra-mitranya.
  2. Menginformasikan dan berbagi manfaat tentang PayTren dengan mengajak orang tua, saudara, dan orang lain (Ayah, ibu, anak, suami/isteri, paman/bibi, sahabat, teman, rekan bisnis an lain-lain), untuk turut serta menggunakan teknologi PayTren ini. Semakin banyak mitra yang kita ajak, maka semakin besar peluang cashback/bonus serta reward yang akan kita dapatkan.

Nah, kembali lagi pada tekad awal Ustad Yusuf Mansur untuk bisa berbagi dengan lebih banyak orang, terkait profit yang akan didapatkan oleh perusahaannya. Maka, dipilihkan sistem penjualan berjenjang atau yang biasa kita kenal dengan sistem MLM (Multilevel Marketing).

Banyak orang yang sudah tahu tentang MLM, banyak orang pula yang merasa trauma dengan MLM. Ujung-ujungnya menjadi anti dan bahkan membenci segala sesuatu yang ada kaitannya dengan MLM. Di sinilah, Ustad Yusuf Mansur ingin ngajarin orang-orang Indonesia bahwa hukum asal dari MLM itu boleh, selama tidak mendzalimi orang lain, atau bahkan berindikasi ke money game. Ya, kalau ada beberapa ulama yang berbeda pendapat mengenai hal ini ya itu wajar saja. Tapi, tidak sampai jatuh pada label halal tentunya.

Ustad Yusuf Mansur pun di banyak kesempatan dan melalui media TV/Youtube berulang kali menjelaskan mengenai konsep MLM yang diadopsi untuk PayTren. Bahkan saking seriusnya agar tidak menabrak rambu-rambu syariah, PayTren memiliki dewan Pakar yaitu Dr. Syafi’i Antonio (Pakar Ekonomi Syariah) dan Dr. Syauqi Beik (Anggota Dewan Syariah Nasional).

Saya sendiri, diinformasikan mengenai Bisnis yang di-CEO-i oleh Ustad Yusuf Mansur ini dari seorang kolega yang dulu pernah menjabat Bendahara di IPSPI (Ikatan Pekerja Sosial Profesional Indonesia) masa 2010-2013. Saya mendapatkan penjelasan bahwa bisnis ini mengadopsi konsep MLM, tapi Presiden Direkturnya Ustad Yusuf Mansur, karena saya percaya dengan kapasitas Ustad Yusuf Mansur sebagai salah satu ulama Indonesia, maka saya pun menyambut baik ide bisnis beliau tersebut.

Dan, saya pun bergabung dengan niat bismillah, karena Allah, salah satu jalan menjemput rizki secara halal, untuk sukses berjamaah.

Ini ceritaku bersama PayTren, Mana Ceritamu? ^_^

Info Daftar PayTren:

IMG_20151127_150045Joko Setiawan (TN0092141), Calon Sponsor Anda di Bisnis ini

Chat di Akun WhatsApp (WA Only): 0812-161-35-736

Call & SMS: 0857-2117-9660

Selesai ditulis pada hari Selasa sore, 30 Agustus 2016 pukul 14.25 WIB @Tzu Chi Center, Pantai Indah Kapuk (PIK) – Jakarta Utara

Dipublikasikan secara otomatis oleh WordPress pada hari Selasa, 30 Agustus 2016 pukul 17.00 WIB

Tinggalkan Jejak ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: