Dua Tahun Melangkah Bersama*

IMG-20160530-WA0006

IMG-20160530-WA0006

Dua Tahun Melangkah Bersama*

*Oleh Joko Setiawan, A Social Worker, Seorang Pembelajar Sepanjang Zaman

Akhir Mei dan Awal Juni adalah waktu spesial bagi kita berdua. Mungkin tidak hanya kita berdua saja, tapi juga waktu meleburnya budaya Timur dan Barat yang mungkin tidak pernah terpikirkan oleh Ma’e sebelumnya.

Meski hanya berbeda kata Timur dan Barat saja, tapi nyatanya toh karakter juga tidak sama. Saya sendiri menilai orang Jawa Barat sangat ramah dan begitu sopan dalam bertutur kata. Namun, karakter orang Jawa Timur senang berbicara dengan suara lantang dan ceplas-ceplos begitu saja. Padahal, kita masih sama-sama di Pula Jawa ya, inilah uniknya Bangsa Indonesia, kaya akan ragam keunikannya.

Dua Tahun Melangkah Bersama 230 Mei 2014 yang lalu, kita mengikrarkan kalimat suci dimana ia mampu menggetarkan arsy. Kalimat tersebut adalah sebuah ikatan kokoh. Sepasang insan manusia mengikatkan diri untuk menjalin cinta kasih karena Illahi. Kita menyadari itu, bahwa akad nikah tersebut adalah bernafaskan nilai meneruskan perjuangan dakwah di masa depan.

Mungkin kita boleh merasa berbahagia, karena akhirnya pendamping hidup yang telah lama diangankan, dipikirkan, terwujud nyata juga. INDAH. Itu sudah PASTI. Tapi itu bukanlah tujuan. Karena perjalanan akan dimulai ketika akad tersebut diucapkan di hadapan semua saksi dan wali. Dalam hal tujuan dakwah dengan ikhtiar dimulai dari keluarga kita kecil dahulu, selayaknya ini terus mendapatkan perhatian dan evaluasi, tidak boleh salah arah atau bahkan menyimpang dari tujuan awalnya.

Bagi sebagian orang, memiliki semangat “menjadi keluarga dakwah” saja ternyata tidak cukup. Karena di sana ada seni mengelola emosi, seni mengelola ego, seni menerima kekurangan dan ketidakidealan dan lain sebagainya. Agama sebagai pondasi ini menjadi harga mati perjuangan, tapi yang lain-lain juga patut untuk dipersiapkan. Insya Allah, kita akan terus belajar bersama-sama ya.

Menengok dua tahun kebersamaan dalam ikatan pernikahan. Ternyata bukan dua tahun penuh kita selalu bisa bergandengan tangan dalam menghadapi suka dan duka.

Mulai dari perantauan di tengah Hutan Kalimantan Timur, meloncat ke Negeri Impian dengan sebutan Negeri Matahari Terbit. Bahkan, sudah ada tambahan satu anggota keluarga, Ayumi chan pun, sekarang harus tetap sabar karena pisah raga antara Bandung dan Jakarta. Jika dihitung-hitung secara teliti, kebersamaan kita dari 2014 sampai dengan 2016 ini hanya TUJUH bulan saja.

Mari terus melangkah, jalan masih panjang, insya Allah. Bukan berarti kita merasa umur panjang, tapi cita harus visioner jauh melesat ke depan. Lalukan amal untuk dunia seolah hidup 1000 tahun lagi dan lakukan amal ibadah untuk akhirat seakan akan mati esok hari.

Akad Nikah Joko Setiawan dan Iis Syarifah Latif: 30 Mei 2014 – 30 Mei 2016. Ayo terus saling menyemangati dan menumbuhkan rasa cinta :*

Kontrakan Kayu Besar Dalam, Cengkareng Timur –Jakarta Barat, INDONESIA
Senin pagi, 23Sya’ban1437 H/30Mei2016 pukul 06.20 WIB (Waktu Indonesia Bagian Barat)

Dipublikasikan otomatis secara terjadwal oleh WordPress pada hari Senin, 30 Mei 2016 pukul 08.00 Waktu Indonesia Bagian Barat

Dua Tahun Melangkah Bersama 1

Tinggalkan Jejak ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: