Aya Bersyukur Bisa Masuk Islam

Processed with VSCOcam with c1 preset

Aya Bersyukur Bisa Masuk Islam

Diterjemahkan secara bebas dari Bahasa Inggris oleh Joko Setiawan, A Social Worker, 32nd Trainee of Asian Social Welfare Worker’s Training Program by Japan National Council of Social Welfare (JNCSW/全国社会福祉協議会)

私はイスラム教徒になる運命でした。今思えば、私が生まれた時から。私とIslamの共通点: 私はアルコールが嫌い。私はタバコが嫌い。私は長袖(ながそで)と長いスカートが好き。私は優しい心でありたい。私は嘘が嫌い。私は心も身体も綺麗でいたい。私はこの気持ちをベースに色々な出会いを経験しました。そして私は旦那さんと出会いました。私は最初、イスラム教徒を意識していませんでした。私は彼の優しい性格を沢山(たくさん)見ました。彼は1つしかない飴を、歯で割って私にくれました。彼は日本のホームレスにお金を与えました。私は優しい彼に感動しました。私は色々な経験をして、私がイスラム教徒になっても変わらないと思いました。なぜなら共通点が多いからです。そして私は、今年の4月に初めて1人でモスクへ行きました。下山さんは、イスラム教の平等感について語りました。国や肌の色は関係ない。全ては平等。神への感謝の気持ちは大切。幸せはあたりまえではない。私は再び色々考えました。感謝の気持ちを行動にすることが大切だと思いました。私がモスクへ行くたびに、お友達が増え、みんなが優しくしてくれました。私は困っている人を助けるイスラム教徒を見てきました。私は今年の5月5日にイスラム教徒になりました。11月で半年です。私はクルアーンを覚えた時、嬉しい気持ちになります。私は毎日とても幸せです。

Subhanallah! Alhamdulillah! Allahuakbar!

—–

Processed with VSCOcam with c1 presetSaya meyakini bahwa menjadi seorang muslimah adalah takdir saya. Sejak lahir, saya memiliki banyak kesamaan dengan Islam. Contohnya saya tidak suka minuman keras, tidak suka merokok. Saya juga senang menggunakan baju lengan panjang dan rok panjang. Saya ingin menjadi orang baik, tidak suka berbohong. Karena saya benar-benar ingin menjadi seseorang yang cantik luar dalam.

Saya memiliki banyak pengalaman manis setelah bertemu dengan suami tercinta. Sebelumnya saya belum menjalankan Islam secara sungguh-sungguh sebagaimana beliau menjalankan ke-Islam-annya. Namun saya melihat berbagai macam kebaikannya berulang kali. Suatu hari beliau memberikan sebuah permen kecil karena memang hanya itu yang dimilikinya saat itu, kemudian membagi dua dengan menggunakan giginya (editor: romantis). Beliau juga memberikan uang kepada orang-orang yang tidak memiliki rumah di Jepang (editor: tunawisma, homeless). Saya benar-benar kagum terhadap beliau. Saya memiliki begitu banyak pengalaman dan tidak berubah meski telah menjadi muslimah. Karena memang saya memiliki banyak kesamaan dengan Islam.

Saya pergi sendirian untuk pertama kalinya ke masjid pada bulan April 2015. Seorang Muslim Jepang di masjid tersebut membicarakan banyak keseteraan dalam Islam. Beliau mengatakan, “Tidak perduli asal kita darimana dan warna kulit kita apa, kita ini sama. Dan hal yang sangat penting adalah dengan meninggikan Allah. Bukan dengan sendirinya ketika Anda sekarang merasa bahagia. Anda harus benar-benar memikirkannya, dan patut untuk disyukuri”.

Setiap kali pergi ke masjid, saya bisa mendapatkan banyak teman dan mereka sungguh sangat baik sekali. Saya sudah menemui banyak muslim yang membantu muslim lain yang tengah dilanda kesusahan. Saya menjadi muslimah sejak tanggal 5 Mei 2015. Sudah sekitar 6 bulan sampai bulan November ini. Saya juga merasa sangat bahagia ketika belajar Al Qur’an. Saya merasa bahagia setiap hari dan sangat berterima kasih kepada Islam.

Subhanallah! Alhamdulillah! Allahu Akbar!

Pertama kali diterbitkan di sini http://thenewmuslim.co/portfolio/aya/ dalam versi berbahasa Inggris pada 05 November 2015.

Tengachaya, Osaka Shi – Osaka Prefecture, JAPAN
Selasa, 26 Safar 1437 H/08 Desember 2015 pukul 08.00 waktu Jepang

Dipublikasikan otomatis secara terjadwal oleh WordPress pada hari Rabu, 09 Desember 2015 pukul 09.00 waktu Jepang

Comments
One Response to “Aya Bersyukur Bisa Masuk Islam”
Trackbacks
Check out what others are saying...
  1. […] Source: Aya Bersyukur Bisa Masuk Islam […]



Tinggalkan Jejak ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: