Inspirasi Pengusaha Mahmudi Fukumoto di WASEDA*

4979686_20140404073138

Inspirasi Pengusaha Mahmudi Fukumoto di WASEDA*

*Oleh Joko Setiawan, A Social Worker, 32nd Trainee of Asian Social Welfare Worker’s Training Program by Japan National Council of Social Welfare (JNCSW/Zenshakyou)

11218842_891541870942475_4352994590630197066_nKorda PPI Jepang (Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang) Kanto pada hari Sabtu, 12 September 2015 kemarin mengadakan 4th Forum of Innovation 2015 dengan mengangkat tema “Sukses Berwirausaha di Negeri Sakura” yang mengundang pembicara luar biasa yaitu Mahmudi Fukumoto. Acara tersebut diselenggarakan oleh Komsat PPI Waseda (Ketua Pelaksana Mas Alip Firmansyah) di Conference Room 1 Gedung 9 Lantai 5 kampus utama WASEDA University.

Karena sifatnya berbagi inspirasi, Mas Mahmudi menceritakan background awal sedari masa kecil, remaja, dewasa awal, hingga pernikahannya dengan wanita Jepang dan akhirnya hijrah ke Negeri Bunga Sakura. Namun sebelum itu, panitia memutarkan video yang dirilis oleh Detik TV pada tahun 2013. Tahun dimana Mahmudi Fukumoto diundang dalam acara Kongres DIASPORA ke-2 di Jakarta. Berikut ini adalah beberapa ulasan tentang Mas Mahmudi yang bisa saya rangkum dari penuturannya hari Sabtu kemarin dan diramu dengan berbagai sumber.

Mas Mahmudi menyampaikan bahwa dirinya di 15 tahun lalu adalah orang yang nelongso (hidup susah). Masa kecil hidup di tengah keluarga miskin menjadikan Mahmudi muda giat bekerja apa saja, mulai cari mencangkul di ladang, cari rumput dan segala macam pekerjaan berat lainnya. Memasuki masa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Tulung Agung Jawa Timur, dirinya menjadi tukang bersih-bersih (tukang kebun) sekolah agar terbebas dari pembayaran uang gedung dan SPP sekolah. Hal tersebut dilakukannya sejak kelas satu sampai lulus Aliyah.

Memasuki usia 25 tahun, sebagaimana kebanyakan pemuda kampung, ayah Mahmudi meminta anaknya untuk segera menikah. Tidak neko-neko, Mahmudi menyatakan bahwa dirinya siap menikah dengan siapa saja. Kalau ditanya mau seperti apa isteri Mahmudi, dia menjawab mau masih gadis, usia lebih tua, janda, punya anak, dan lain-lain, tidak masalah. Namun permasalahannya adalah di kala itu tidak ada yang mau menikah dengan Mahmudi. Alasannya, para orang tua khawatir kalau harus menikahkan dengan pemuda yang masa depannya tidak jelas seperti Mahmudi kala itu.

Mahmudi adalah tipe pekerja keras, meski tabiat apa adanya, humoris dan apa adanya itu tidak pernah berubah meski nasibnya kini telah menjadi bos konglomerat sebuah perusahaan bernama KEIHIN Group, Ltd. Mahmudi adalah seseorang yang juga religius, sedari kecil sampai menikah, dirinya tidak pernah pacaran. Pertemuan dengan isterinya adalah ketika dia merantau ke Bali untuk belajar bahasa Jepang. Dikatakan oleh gurunya bahwa Mahmudi adalah orang yang “bodoh” atau susah menerima pelajaran Bahasa Jepang, namun hal demikian malah menjadi jalan bagi dirinya untuk bertemu dengan isterinya yang sekarang. Guru bahasa Jepangnya meminta Mahmudi untuk langsung banyak berinteraksi dan berbicara dengan teman gurunya tersebut yang juga orang asli Jepang. Dan akhirnya, seorang wanita Jepang bernama Noriko Fukumoto itulah yang menjadi isteri tanpa berlama-lama pacaran sebagaimana pemuda kebanyakan.

00

Berlanjut perantauannya ke Jepang bersama isteri, tidak dengan begitu mudahnya menjadikan hidupnya berubah. Jangan disangka pula bahwa isterinya yang orang Jepang tersebut adalah orang kaya raya. Ia memulai karirnya sebagai seorang pekerja hotel di Jepang, Mahmudi bekerja sebagai cleaning service. Kemudian ia memutuskan keluar dan masuk di sebuah perusahaan kontruksi karena ingin mengembangkan kemampuan Bahasa Jepangnya. Setelah satu setengah tahun bekerja jadi “kuli” di perusahaan konstruksi itu, dengan tabungan yang dimilikinya dia mendirikan Perusahaan Konstruksi bernama PT. KEIHIN bersama rekannya orang Jepang. Orang Jepang tersebut menduduki jabatan Presiden Direktur, sedangkan Mahmudi sebagai CEO nya.

Hal menarik yang mungkin diluar jangkauan pemikiran orang kebanyakan adalah kok bisa tiba-tiba mendirikan perusahaan. Tapi yang disampaikan oleh Mas Mahmudi adalah bahwa dirinya tidak harus njelimet membuat hitung-hitungan yang cukup rumit, namun jalani saja. Rekan orang Jepangnya tersebut yang menjadi proyek dengan jaringan yang dimilikinya, Mahmudi bertugas sebagai manajemen. Karena ia adalah tipe orang pekerja keras dan pembelajar cepat (bukan soal mata pelajaran), maka ilmu dari rekannya orang Jepang itu diserap dengan cepat dan bahkan menjadi lebih hebat.

Sampai suatu waktu rekan orang Jepangnya itu pensiun, jadilah Mahmudi Fukumoto menjadi Pimpinan utama perusahaannya. PT. KEIHIN semakin melebarkan sayap perusahaannya. Tahun 2011 merambah pada bisnis Tour and Travel, namun khusus melayani tour dari para tamu VIP dan VVIP semacam pejabat negara yang datang berkunjung ke Jepang dan lain sebagainya. Tahun 2012 kembali mendirikan KNS (Keihin Network Solution), dimana bergerak untuk link and match antara para kenshuusei (lulusan SMA, pekerja kontrak 3 tahun di Jepang) yang sudah habis masa kontrak dan akan kembali ke Indonesia, namun saat di Indonesia bingung akan bekerja apa. KNS menjembatani hal tersebut dengan mendorong anak-anak muda alumni program kenshuusei tersebut untuk menjadi pengusaha muda. Tiga produk franchise utama yang sukses dan terus dijalankan berkat KNS adalah Kebab Turki Baba Rafi, Semerbak Coffee dan Simple Fresh Laundry. Tahun 2014, KNS mengurus legalitas di Indonesia dengan nama KNS (Karya Nusa Solusi). Hal tersebut membuatnya lebih optimis bahwa KNS akan memberikan kontribusi yang lebih luas lagi untuk masyarakat Indonesia, khususnya dalam menciptakan para wirausahawan baru.

Selain kemampuan berbisnis, hobi yang juga dapat mendukung kemajuan usahanya adalah bermain golf. Meski berperawakan yang tidak tinggi besar, tapi kemampuan bermain golf Mas Mahmudi cukup disegani para bos-bos jejaring perusahaannya. Tidak perlu memamerkan dengan kata-kata, pukulan yang keras bertenaga dan tepat sasaran tersebut membuat para pemain lain berdecak kagum. Dari kegiatan rutin golf itu pulalah yang menjadi jalan terus berkembangnya usaha Mahmudi seiring dengan semakin meluaskan jejaring yang berhasil dibangun dengan trust yang tinggi.

Mas Mahmudi juga menawarkan kepada teman-teman mahasiswa di Jepang untuk mengenali potensinya, sehingga bisa menjadi produk yang bisa diasah dan dikembangkan bersama-sama untuk menjadi sebuah karya bisnis. Tentunya, Mas Mahmudi siap untuk terus sharing dan berbagi informasi dan jaringan bersama Forum of Innovation yang digagas oleh PPI Kanto. Sesi tanya jawab juga mampu memperdalam wawasan dan pengetahuan para peserta.

Dan terakhir, Mas Eko Fuji Ariyanto, Mahasiswa Kedokteran di University of Tokyo/Utokyo (Ketua PPI Kanto) memberikan sambutan penutupnya dan pemberian tanda cinderamata kepada Mas Mahmudi. Lalu usai melaksanakan sholat Ashar secara berjamaah, bersama-sama melakukan foto bersama di depan gedung simbol dari WASEDA University.

Terima kasih Mas Mahmudi, terima kasih sudah berbagi hal luar biasa dengan kita semua. Mari sama-sama terus merawat misi agar minimal 2% penduduk Indonesia MAMPU menjadi WIRAUSAHA.

BEBERAPA Link Media tentang Mahmudi Fukumoto.

http://finance.detik.com/read/2013/08/20/144619/2335234/4/1/kisah-sukses-mahmudi-fukumoto-bos-kontraktor-di-jepang-asli-tulungagung

http://www.thejakartapost.com/news/2013/09/20/mahmudi-fukumoto-a-javanese-japan.html

http://www.kaltimpost.co.id/berita/detail/87968-dapat-banyak-proyek-di-jepang-setelah-main-golf

http://www.kompasiana.com/nandar1976/mahmudi-fukumoto-pemuda-tulungagung-yang-sukses-di-jepang-berbagi-kisah-di-korea_54f78fcfa33311a0718b4796

http://www.indopos.co.id/2013/11/mahmudi-fukumoto-sukses-di-jepang-tapi-tidak-melupakan-tanah-air.html

http://profil-sukses.wirausahanews.com/20140725/817-mahmudi-fukumoto-mencari-mulia-di-negeri-sakura.html

Salam hangat dan semangat selalu dalam dekapan ukhuwwah.

Kokuryo chou-Choufu shi – Tokyo, JAPAN
Ahad pagi, 29 Dzulqo’dah 1436 H/13 September 2015 pukul 10.22 waktu Jepang

Dipublikasikan otomatis secara terjadwal oleh WordPress pada hari Ahad, 13 September 2015 pukul  11.00 waktu Jepang

01 == 02

03 == 04

05 == 06

Tinggalkan Jejak ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: