Menjadi Calon Ayah*

Sumber Ilustrasi Gambar dari sini
Sumber Ilustrasi Gambar dari sini

Sumber Ilustrasi Gambar dari sini

Menjadi Calon Ayah*

*Oleh Joko Setiawan, A Social Worker, 32nd Trainee of Asian Social Welfare Worker’s Training Program by Japan National Council of Social Welfare (JNCSW/Zenshakyou)

Bersyukur kepada Allah subhanahu wata’ala karena hingga hari ini masih diberikan kesempatan untuk menghirup udara sejuk pagi hari dan panasnya cuaca di Perfektur Kanagawa, Jepang. Manusia diciptakan dengan segala ketidakmampuannya, lalu tumbuh dan berkembang, bersosialisasi dengan lingkungan, mempengaruhi dan dipengaruhi oleh budaya, nilai dan juga agama.

Beberapa proses kehidupan manusia telah dipaparkan secara ringkas di dalam Al Qur’an, “. . . maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya . . .” (Q.S Al Hajj: 5). Maka, apa yang telah kita jalani sampai detik ini, adalah suatu kemurahan hati dari-Nya yang harus disyukuri. Dan sebaik-baik bentuk syukur adalah dengan melaksanakan segala perintah dan menjauhi larangan-Nya.

Masa kandungan telah lewat, begitu pula masa kanak-kanak dan remaja. Masa kuliah dan menikah, hingga akhirnya sang isteri saat ini diamanahi calon anak yang tengah berada di dalam kandungannya. Calon anak di dalam kandungan tersebut adalah buah cinta kami berdua, yang atas izin dari-Nya, kejadian demi kejadian berangsur menjadi semakin sempurna, sebagaimana yang telah disebutkan di dalam Al Qur’an yang saya kutip sebelumnya.

Alhamdulillah, betapa bahagianya dengan akan bertambahnya anggota keluarga baru kami, seorang calon anak yang insya Allah menjadi akhwat sholihah. Saya sebagai manusia biasa, memiliki begitu banyak kekurangan. Namun, pernikahan bukanlah ajang untuk saling mencari kekurangan, tapi bahkan di situlah tempat yang tepat untuk saling dapat melipatgandakan potensi diri.

Sebagai pemimpin keluarga, tanggung jawab menjadi semakin lebih besar. Bukan tanggung jawab nafkah yang membuat hati ini khawatir, tapi apakah diri ini sanggup membawa isteri dan anak untuk senantiasa istiqomah meniti jalan lurus-Nya hingga kami semua bisa selamat dari ancaman neraka di akhirat kelak?

Tapi saya akui bahwa diri ini lebih senang menerima tantangan baru, dan status calon ayah adalah suatu hal yang sangat menggembirakan dan menjadi arena untuk belajar lebih banyak hal, lebih mendekat dengan isteri, lebih dekat dengan anak, lebih erat membangun hubungan emosional hingga terasa perjalanan hidup ini benar-benar lebih hidup. Masih begitu banyak mimpi-mimpi yang memenuhi kepala untuk suatu saat bisa diwujudkan, dan itu sangat membutuhkan dukungan dari keluarga tercinta.

11292689_882494425122308_1342243211_nSalam hangat dan semangat selalu dalam dekapan ukhuwwah.

Minamu ku, Sagamihara Shi – Kanagawa Ken, JAPAN
Rabu, 20 Syawal 1436 H/05 Agustus 2015 pukul 17.30 waktu Jepang

Dipublikasikan otomatis secara terjadwal oleh WordPress pada hari Kamis, 06 Agustus 2015 pukul 09.00 waktu Jepang

Comments
2 Responses to “Menjadi Calon Ayah*”
  1. Barakallah kang
    Saya jg sdng menantikan anak ke 3 lahir kedunia

Tinggalkan Jejak ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: