Tabligh Akbar#4 SRIT Islam Kuat, Masyarakat Mantap*

00 (2)

00 (2)

Tabligh Akbar#4 SRIT Islam Kuat, Masyarakat Mantap*

*Oleh Joko Setiawan, A Social Worker, 32nd Trainee of Asian Social Welfare Worker’s Training Program by Japan National Council of Social Welfare (JNCSW/Zenshakyou)

Pada hari Ahad, 25 Ramadhan 1436 Hijriah yang bertepatan dengan tanggal 12 Juli 2015 yang lalu Keluarga Masyarakat Islam Indonesia (KMII) kembali melaksanakan kegiatan Tabligh Akbar ke-4 yang merupakan pekan terakhir dalam bulan Ramadhan tahun ini. Kegiatan bertempat di Aula Balai Indonesia Sekolah Republik Indonesia Tokyo (SRIT) di Meguro ku Tokyo.

Pembicaranya adalah ustad Tengku Zulkarnain yang didatangkan langsung dari Indonesia, dengan memberikan materi bertema “Islam Kuat, Masyarakat Mantap”. Sedangkan panitia yang in charge pada hari H adalah para aktivis dakwah PMIJ (Persaudaraan Muslim Indonesia Jepang). Dan rangkaian agendanya adalah dengan pemutaran video inspiratif, pengumuman dari panitia pembangunan masjid, baru dilanjutkan pada acara inti yaitu materi dari Ustad Tengku Zulkarnain. Selain itu, panitia juga mengumumkan terkait persiapan teknis pelaksanaan Sholat Idul Fitri pada hari Jum’at (17/7) mendatang.

Ketika awal dimulai, jamaah yang hadir masih tidak terlalu banyak, namun seiring semakin mendekati waktu berbuka puasa, sekitar 400-an orang Indonesia yang datang dari berbagai tempat di sekitar Tokyo memadati Aula Balai Indonesia SRIT. Inilah dakwah di Negeri Bunga Sakura, memberikan pelayanan yang terbaik untuk umat dimanapun berada, meski sebagai warga negara beragama yang minoritas.

Berikut ini saya paparkan ringkasan materi Tabligh Akbar yang disampaikan oleh Ustad Tengku Zulkarnain, semoga bermanfaat.

ISLAM KUAT, MASYARKAT MANTAP

Ustad Tengku mengawali materi dengan abstraksi bahwa setiap orang pasti menginginkan kejayaan, keberhasilan dan juga kesuksesan. Namun, ternyata tolak ukur dari ketiganya tersebut tidak ada yang sama dan berbeda-beda pada tiap orang, budaya dan juga negara.

Sukses itu Harta yang Banyak? Jawabannya TIDAK. Contohnya seperti yang dikisahkan di dalam Al Qur’an, tentang Qarun yang merupakan sepupu Nabi Musa AS. Awalnya Qarun bukanlah seseorang yang punya apa-apa, dan bahkan taat membantu dakwah Nabi Musa AS. Suatu ketika Qarun minta didoakan oleh Nabi Musa AS agar bisa memiliki harta yang banyak, sehingga dapat lebih banyak banyak membantu kegiatan dakwah. Singkat cerita, berdasarkan ilmu yang diberikan kepada Allah, diajarkanlah Qarun ini suatu rumus kimia, yang dapat mengubah tembaga menjadi emas. Maka, jadilah Qarun orang yang kaya raya. Tapi kemudian, ketika diminta untuk membayar zakat, tidak mau bahkan berlaku sombong. Jadilah ia diazab oleh Allah, ditenggelamkan di dalam bumi bersama seluruh harta yang dikumpulkannya.

Sukses itu pada Jabatan yang Tinggi? Fir’aun adalah orang dengan kedudukan yang tinggi. Sejak lahir sudah jadi pangeran, dan mati pada saat menjadi raja. Fir’aun adalah orang yang kuat, cerdas dan memiliki segala apa yang dia inginkan. Namun, kedudukan tersebut malah menjadikannya congkak dan puncaknya, ia mengaku dan ingin diakui sebagai Tuhan oleh rakyatnya. Dan sampai akhirnya, Fir’aun mati dalam keadaan hina, yaitu ditenggelamkan di dalam Laut Merah. Dan sampai kapanpun juga, namanya menjadi sosok nama yang tidak ada satupun orang di dunia ini yang ingin disebut sebagai Fir’aun.

Sukses itu karena Ilmunya Banyak? Kita bisa lihat bahwa mereka yang bergelar Master dan Doktoral/Ph.D itu malah tidak pernah mendekat kepada Tuhannya. Pintar yang keblinger karena kepintarannya. Iblis juga menjadi contoh bahwa ia memiliki kecerdasan tinggi. Dikisahkan bahwa dirinya bisa membandingkan bahwa iblis yang terbuat dari api lebih hebat daripada Adam yang terbuat dari tanah. Namun, karena itulah ia membantah perintah Allah. Dan berakhir tragis ditetapkan oleh Allah sebagai penghuni neraka selama-lamanya.

Maka, sukses yang sebenar-benarnya sukses telah dikabarkan di dalam Al Qur’an surat Al Ahzab yaitu barangsiapa yang taat kepada Allah dan Rasulnya (Muhammad SAW) adalah orang yang sukses dengan kesuksesan yang amat besar.

Nabi Sulaiman adalah contoh orang yang pada masanya diberikan karunia oleh Allah dengan begitu amat besar. Beliau memiliki kerajaan dan perbendaharaan yang luas, mampu menundukkan jin dan angin. Dikisahkan pada saat beliau mengatakan kepada para pengikutnya adakah yang bisa memindahkan Istana Ratu Bilqis sebelum dia datang ke tempat Nabi Sulaiman. Jin Ifrit menawarkan bantuannya, tapi ditolak, kemudian ada dari manusia yang memiliki pengetahuan dari kitab Zabur, mampu memindahkan Istana Ratu Bilqis sebelum Nabi Sulaiman selesai berkedip. Masya Allah, meski demikian Nabi Sulaiman tetap dapat bersyukur kepada Allah dan tidak pernah melanggar perintah-Nya. Sungguh sebuah kesuksesan yang besar.

Dengan demikian, maka dapat dikatakan bahwa ukuran keyakinan tidaklah dilihat dari seberapa kaya, setinggi apa jabatannya dan yang semacamnya, melainkan dari keimanan. Jadi, bukan kaya atau miskin yang akan sukses, melainkan yang mau mentaati perintah Allah dan menjauhkan diri dari segala larangannya.

Bagaimana caranya agar dapat menguatkan keimanan? Orang yang memiliki ilmu pengetahuan, tidak tentu taat. Namun, lagi-lagi kekuatan imanlah yang bisa menjadi tameng sehingga dapat mengalahkan nafsu ketamakan diri. Kasih sayang dan kecintaan terhadap agama ini baru dapat dirasakan ketika kita bersusah payah memperjuangkannya.

Islam juga bukan masyarakat yang anti pada kemajuan ilmu pengetahuan. Para ilmuwan muslim di masa silam telah membuktikannya. Meskipun pada saat ini kita silau pada kemajuan yang ada di Barat, namun mereka tidak mendasarkan diri pada keyakinan pada Tuhan yang Maha Kuasa. Berbeda dengan masyarakat muslim. Maka, ketahanan iman yang kuat, akan dapat melahirkan masyarakat yang mantap di berbagai bidang.

Salam hangat dan semangat selalu dalam dekapan ukhuwwah.

Kokuryo, Chofu Shi – Tokyo, JAPAN
Selasa, 27 Ramadhan 1436 H/14 Juli 2015 pukul 18.35 waktu Jepang

Dipublikasikan otomatis secara terjadwal oleh WordPress pada hari Rabu, 15 Juli 2015 pukul 09.00 waktu Jepang

01 == 02

03 == 04

05 == 06

Comments
One Response to “Tabligh Akbar#4 SRIT Islam Kuat, Masyarakat Mantap*”
Trackbacks
Check out what others are saying...
  1. […] Source: Tabligh Akbar#4 SRIT Islam Kuat, Masyarakat Mantap* […]



Tinggalkan Jejak ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: