Tokyo Skytree dan Asakusa*

Jpeg

Tokyo Skytree dan Asakusa*

*Oleh Joko Setiawan, A Social Worker, 32nd Trainee of Asian Social Welfare Worker’s Training Program by Japan National Council of Social Welfare (JNCSW/Zenshakyou)

Bersyukur pada Tuhan Yang Maha Kuasa karena diberikan kesempatan yang amat sangat mulia untuk bisa menikmati kota Tokyo, Ibukota Jepang hingga beberapa waktu lamanya. Sebagai pusat ibukota negara, Tokyo tidak bisa dibandingkan dengan Jakarta-Indonesia. Segalanya di sini tertata rapi sehingga nyaman ditempati. Sedangkan di Jakarta masih tampak macet di mana-mana, sampah berserakan, serta banjir siap melanda kapan saja.

Baru sekitar satu setengah bulan tinggal di Tokyo ini, masih begitu banyak tempat-tempat yang belum sempat terkunjungi. Kebetulan rekan-rekan dari Taiwan, Korea Selatan, dan Malaysia begitu tertarik untuk mengeksplorasi segala yang ada di Kota Tokyo ini. Maka, disusunlah agenda jalan-jalan yang memakan biaya murah tapi tetap menyenangkan.

Jpeg

Pada hari Selasa sore (05 Mei) saya, Fang san, Park san dan Beverley san berangkat dari Kokuryo menuju Skytree, Tower tertinggi yang ada di Jepang dengan puncak ketinggian mencapai 634 meter. Dari Kokuryo eki naik KEIO Line menuju Shinjuku eki. Dari sini pindah ke Shinjuku Line dan harus transit di Higashi-Nihonbashi eki dengan Asakusa Line dan berakhir di Oshiage eki yang jika keluar stasiun sudah langsung dapat melihat Skytree.

Masya Allah, itulah kalimat pertama yang meluncur dari bibir. Baru sekali ini dalam seumur hidup saya melihat menara setinggi ini. Semoga menjulang tingginya tidak untuk dibuat jalan menuju Tuhan sebagaimana Firaun dulu pernah membuatnya dengan dasar kesombongan dan kecongkakan diri. Dan pada kenyataannya, Skytree ini dibuat memang untuk digunakan sebagai wahana menikmati keindahan kota Tokyo dari atas langit.

Di halaman Tokyo Skytree, ditata rapi dengan adanya para penjual makanan ringan dan juga minuman. Kemudian tersedia meja dan kursi untuk tempat menikmati santapan yang sudah dipesan. Ada juga panggung mini untuk tampil sebagai hiburan. Alhamdulillah, waktu saya datang, sedang berlangsung pertunjukan gratis dari permainan musik gembira dengan alat-alat sederhana. Saya kurang begitu faham nama alat musiknya, yang jelas ini bukan musik Jepang tapi tetap riang dinikmati telinga.

Yang tak kalah pentingnya, kami juga berfoto ria kesana-kemari. Iya, hanya berfoto saja karena tiket naik ke atas cukup lumayan mahal. Jika beli secara langsung yang tentu saja akan mengantri, harga untuk orang dewasa 2.060 yen. Jika tiketnya dipesan dulu, bisa menjadi 2.507 yen. Dan ketika ingin tiket cepat, harganya melonjak lagi menjadi 2.820 yen. Itulah kenapa, saya hanya observasi jalan-jalan saja, tidak sampai naik ke atas. Insya Allah nanti kalau berlibur dengan isteri dan anak barulah akan naik sampai ke puncak ^^

Dari Tokyo Skytree kami melanjutkan jalan-jalan ke Asakusa. Di sini terkenal dengan tempat ibadah orang Jepang-nya dibarengi dengan menjamurnya toko-toko dengan jualan yang sangat beragam. Memang benar, sesampainya di Asakusa. Orang begitu ramai memadati tempat tersebut. Meski padat dan ramai, namun suasananya tetap nyaman dan aman. Keren lah pokoknya.

Jpeg

Menyusuri satu per satu toko yang ada di kanan kiri, saya temukan hal yang teramat istimewa. Yakni ada salah satu toko yang menjual makanan ringan dengan label halal. Label halal itu dikeluarkan oleh NAHA, badan resmi pemberi sertifikat halal di Jepang ini. Saya berniat membeli tapi teman-teman segera mengajak jalan, jadi hanya dapat fotonya saja, tapi tidak sampai beli barangnya he he.

Bagi yang punya uang, belanja di sini sangat menyenangkan. Tapi, karena dana yang saya miliki terbatas, maka sementara ini lihat-lihat dulu saja. Nanti kalau uang sudah terkumpul, barulah kembali datang dan belanja beberapa souvenir yang sangat indah dan menarik. Berbagai makanan ringan juga sangat banyak dan sebagai ciri khas makanan Jepang.

Begitulah, cerita jalan-jalan saya kali ini. Seperti biasa, di bawah akan ditampilkan foto-foto narsisnya sebagai gambaran lengkap atas hasil jalan-jalan di Kota Tokyo. Semoga bermanfaat ^_^

Salam cinta dan semangat selalu dalam dekapan ukhuwwah

Kokuryo, Chofu Shi – Tokyo, JAPAN
Rabu malam, 18 Rajab 1436 H/06 Mei 2015 pukul 20.52 waktu Jepang

Dipublikasikan otomatis secara terjadwal oleh WordPress pada hari Kamis, 07 Mei 2015 pukul 09.00 waktu Jepang

Jpeg == Jpeg

Jpeg == Jpeg

Jpeg == Jpeg

Jpeg == Jpeg

Jpeg == Jpeg

Jpeg == Jpeg

Tinggalkan Jejak ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: