Kemeriahan Golden Week Keluarga Muslim di Tokyo-Jepang*

Trio Setiawan di Acara Golden Week, dari Kanan ke Kiri: Joko Setiawan, Mas Bondan Setiawan dan Ustad Agus Setiawan + Mas dr. Hario Baskoro
Ahad, 03 Mei 2015

0 GW2015_edit

Kemeriahan Golden Week Keluarga Muslim di Tokyo-Jepang*

*Oleh Joko Setiawan, A Social Worker, 32nd Trainee of Asian Social Welfare Worker’s Training Program by Japan National Council of Social Welfare (JNCSW/Zenshakyou)

Setiap tahun KMII (Keluarga Mahasiswa Islam Indonesia), sebuah organisasi umat Islam terbesar yang ada di Jepang ini menghelat kegiatan pada waktu Golden Week. Golden Week sendiri adalah waktu hari libur panjang yang ada di Jepang. Dan tahun ini, kegiatan ke-Islam-an tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu-Ahad, 2-3 Mei 2015 bertempat di Sekolah Republik Indonesia (SRIT) di Meguro, Tokyo.

Trio Setiawan di Acara Golden Week, dari Kanan ke Kiri: Joko Setiawan, Mas Bondan Setiawan dan Ustad Agus Setiawan + Mas dr. Hario Baskoro Ahad, 03 Mei 2015

Trio Setiawan di Acara Golden Week, dari Kanan ke Kiri: Joko Setiawan, Mas Bondan Setiawan dan Ustad Agus Setiawan + Mas dr. Hario Baskoro (Ahad, 03 Mei 2015)

Lagi-lagi social media yang dapat dengan mudah menghubungkan saya dengan para indonesia-jin meski tak ada satupun yang saya kenal sebelumnya. Usai mendaftar secara online, saya pun datang sendirian dengan dibantu oleh aplikasi Google Maps yang sudah ter-install di HP Android ASUS Zenfone 4 ini sebagai penunjuk jalan.

Berhubung acara ini ada agenda bermalam (mabit), maka saya pun meminta izin terlebih dahulu kepada pihak Zenshakyo. Ya, karena saya berada dalam tanggung jawab mereka, maka kemanapun pergi memang seharusnya mereka tahu. Sehingga jika ada sesuatu hal yang mengkhawatirkan, bisa segera diatasi. Setelah mengisi formulir izin, saya pun berhasil mengantongi izin bermalam pada hari Sabtu malam di SRIT. Yatta!!

Balai Indonesia / Sekolah Republik Indonesia Tokyo (SRIT)

Balai Indonesia / Sekolah Republik Indonesia Tokyo (SRIT)

Sampai di SRIT sekitar pukul 09.00 JST, suasana masih agak sepi. Tenda-tenda bazaar juga masih disiapkan dan belum siap untuk jualan. Alhamdulillah bertemu dengan Kang Burhan yang turut serta membantu panitia, saya pun berkenalan dengan beberapa panitia. Karena waktu saya cukup luang, saya pun menawarkan diri untuk bisa bantu-bantu panitia jika memang masih membutuhkan tenaga.

Pukul 10 pagi ketika semakin banyak orang yang datang, saya pun diminta bantuan untuk berjaga di meja registrasi. Oke, siap bekerja dengan suka cita. Acara pagi adalah sesi untuk orang Jepang dan dibawakan dalam bahasa Jepang juga. Karena bahasa Jepang saya masih amburadul, dibantu mba Hilda (Tsukuba University) yang bahasa Jepangnya sudah jago banget. Akhirnya saya berduet jaga meja registrasi dengan beliau sampai waktu Dhuhur tiba.

Sambil jaga meja registrasi, panitia menyerahkan kupon senilai 700 yen untuk makan siang. Berdasarkan saran dari Kang Burhan, saya pun membeli nasi gudeg seharga 700 yen di tempat bazaar. Memang benar, rasanya sangat lezat dan merasa kenyang dengan porsi yang pas tersebut. Waktu berkeliling bazaar juga bertemu dengan orang asli Tuban Jawa Timur (daerah yang sama dengan kelahiran saya), mba Hilda yang lagi studi Pascasarjana ngambil jurusan Theories of Urban Planning di University of Tokyo.

Kajian yang diisi oleh Ustad Syatori Abdurrauf

Kajian yang diisi oleh Ustad Syatori Abdurrauf

Sekitar pukul 13.00 sesi ceramah yang pertama diisi oleh Ustad Syatori Abdurrauf berkaitan dengan Sabar, Ikhlas dan Syukur. Untuk catatan notulensi secara lengkap bisa dibaca di sini ya Super Kohesi Antara Sabar – Ikhlas – Syukur.

Pukul 15.30 saya pulang terlebih dahulu ke apartemen di Kokuryo, membutuhkan sekitar 1 jam 15 menit. Saya bisa istirahat sebentar dan juga mandi sore. Ba’da maghrib kembali lagi dan sampai di SRIT sekitar pukul 20.00 JST.

Alhamdulillah tidak ketinggalan sholat Isya’ berjama’ah dan dilanjutkan dengan materi ceramah sesi mabit dari pukul 20.30 sampai 22.00 yang diisi oleh Ustad Agus Setiawan, Lc. MA. Adapun notulensi dari ceramah beliau bisa dibaca di sini ya Dari Sirah Nabawiyyah Hingga Syi’ah.

Tidur pukul 23.30 dan bangun lagi pada pukul 01.30 (hari Ahad, 03 Mei 2015). Pukul 02.00 dilaksanakan sholat lail berjama’ah yang imam nya juga Ustad Dr. H. Agus Setiawan, Lc. MA. Di akhir doa, beliau sambil muhasabah untuk kami bersama. Tak terasa, air mata pun meleleh meski tak sampai sesenggukan. Ternyata kalbu saya tersentuh ketika sampai pada mendoakan isteri dan anak. Di saat banyak orang bahagia membersamainya isterinya, saya malah terpisah 7000-an kilometer dari isteri yang tengah hamil 5 bulan. Daijobu daijobu daijobu, harus tetap semangat ^_^

Siang harinya sekitar pukul 11.00 diadakan sesi final lomba cerdas cermat yang diikuti oleh tiga kelompok dan ketiganya adalah dari Midori (organisasi Islam di Tokyo Institute of Technology). Para penonton pun diajak ikut mengasah otak juga, terkait wawasan keilmuan Islam. Dan ternyata memang terbukti, para peserta lomba yang mahasiswa pascasarjana di Tokodai itu memiliki wawasan yang luas. Sampai menjelang Dhuhur, lomba selesai dan dimenangkan secara berurutan oleh Midori Ikhwan 2, Midori Ikhwan 1 dan Midori Akhwat.

Pukul 13.00 dilangsungkan sesi ceramah terakhir yang juga diisi oleh Ustad Dr. H. Agus Setiawan, Lc. MA dengan tema Bersyukurlah Engkau Akan Dapatkan Surga. Catatan notulensinya bisa dibaca di sini ya Bersyukurlah, Maka Akan Engkau Dapatkan Surga.

Mengajari Anak-Anak untuk berdagang

Mengajari Anak-Anak untuk berdagang

Usai acara tersebut, suguhan acara terakhir adalah Kids Corner. Dimana anak-anak diajari untuk berjualan dengan aneka jualan mulai dari makanan ringan maupun berat, juga pakaian. Dari panitia telah diberikan harga dasar, dan mereka diminta mengatur berapa keuntungan yang akan mereka ambil serta mendidik mereka cara berjualan yang jujur. Uniknya anak-anak di sini adalah, meskipun ayah atau ibu mereka adalah orang Indonesia, tapi bahasa sehari-hari yang mereka gunakan adalah bahasa Jepang. Saya mah lewat lah bahasa Jepangnya sama mereka he he. Tak lebih dari setengah jam, dagangan mereka pun habis. Mantapss ^^

Pukul 15.30 diadakan sholat Ashar berjama’ah, kemudian pembagian beberapa hadiah dari lomba-lomba yang telah dilaksanakan serta penutupan.

Banyak hal yang saya dapatkan dari mengikuti acara ini. Saudara-saudara baru yang taat beragama meskipun minoritas. Sopan santun dan rasa kekeluargaan yang amat sangat terasa. Kebanyakan mereka adalah akademisi yang tengah menempuh pendidikan pascasarjana S2, S3 maupun post doctoral. Saya temukan juga beberapa mahasiswa S1 yang bahasa Jepangnya keren banget, karena di sini pendidikan S1 memang semua dilaksanakan dalam bahasa Jepang. Dan tak lupa, para muda kenshusei (pekerja kontrak 3 tahun di perusahaan-perusahaan Jepang) juga turut memeriahkan acara dan menyatu dalam kebahagiaan menuntut ilmu. Rasanya tak ada sekat status pemisah diantara kami, karena kami semua bersaudara karena ikatan iman dan Islam.

Pukul 17.00 saya pun pulang kembali ke Shukusha di Kokuryo-Chofu shi, Tokyo. Waktunya istirahat sebelum bergelut kembali dengan PR yang numpuk dan belum tersentuh sama sekali hohoho.

Beberapa artikel mengenai Golden Week kemarin yang bisa saya himpun adalah sebagai berikut ini:

Kajian Islam Golden Week 2015: http://www.dakwatuna.com/2015/05/04/68132/kajian-islam-golden-week-2015-di-jepang/#axzz3ZCZoOACb

Kreatif Warga Muslim Indonesia Saat Liburan Panjang Golden Week di Jepang: http://m.tribunnews.com/internasional/2015/05/04/kreatif-warga-muslim-indonesia-saat-liburan-panjang-golden-week-di-jepang

Warga Muslim Indonesia di Jepang Mengenalkan Islam ke Warga Jepang: http://m.tribunnews.com/internasional/2015/05/04/warga-muslim-indonesia-di-jepang-mengenalkan-islam-ke-warga-jepang

Salam cinta dan semangat selalu dalam dekapan ukhuwwah

Kokuryo, Chofu Shi – Tokyo, JAPAN
Senin malam, 16 Rajab 1436 H/04 Mei 2015 pukul 23.50 waktu Jepang

Dipublikasikan otomatis secara terjadwal oleh WordPress pada hari Rabu, 06 Mei 2015 pukul 09.00 waktu Jepang

Jpeg == Jpeg

Jpeg == 04 muslim-wni-jepang_20150504_100555

Jpeg == Jpeg

07 == 08

Jpeg == Jpeg

Jpeg ==  Jpeg

Jpeg == Jpeg

15 == 16

Jpeg == Jpeg

Jpeg == Jpeg

kajian-jepang

Tinggalkan Jejak ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: