Orang Jepang Menghargai Proses untuk Menjaga Kualitas Hasil*

Bersama dengan Kuwabara san dan Nakamura san. Kuwabara san pindah departemen per 1 April 2015 dan Nakamura san resign dari pekerjaan [31 Maret 2015]
Bersama dengan Kuwabara san dan Nakamura san. Kuwabara san pindah departemen per 1 April 2015 dan Nakamura san resign dari pekerjaan [31 Maret 2015]

Bersama dengan Kuwabara san dan Nakamura san. Kuwabara san pindah departemen per 1 April 2015 dan Nakamura san resign dari pekerjaan [31 Maret 2015]

Orang Jepang Menghargai Proses untuk Menjaga Kualitas Hasil*

*Oleh Joko Setiawan, A Social Worker, 32nd Trainee of ASEAN Social Welfare Worker’s Training Program by Japan National Council of Social Welfare (JNCSW/Zenshakyou)

Awalnya saya agak heran dengan program yang digelar oleh Zenshakyou ini. Saya adalah angkatan ke-32 yang artinya program ini telah berjalan selama 32 tahun berturut-turut. Tapi apa yang saya rasakan kok tidak seperti sedang pelatihan. Sepekan di sini, kami tidak pernah membahas tentang seluk beluk Zenshakyou, bagaimana persoalan sosial orang Jepang dan cara mereka mengatasinya. Yang ada kami malah diajak belanja ke suupaa, mengunjungi Masjid Tokyo Camii, dan juga jalan-jalan melihat bunga Sakura.

Hmm.. Karena saya begitu excited, saya pun menanyakan kepada tantousha kami. Ternyata beliau malah bilang, “Joko-san sudah terlalu banyak belajar dan akan banyak sekali yang dipelajari. Jadi belajarnya pelan-pelan saja sehingga bisa tercapai tujuan yang telah ditetapkan”. Saya pun terdiam merenungkan cara berpikir orang Jepang.

Ternyata saya mendapatkan jawabannya. Orang Jepang lebih suka memperhatikan proses daripada hasil instan. Proses itu mereka anggap penting untuk menjaga kualitas hasil yang optimal serta dapat diandalkan keberlanjutannya. Itulah mengapa, mereka lebih senang membentuk orang dari awal untuk bisa beradaptasi dan memahami karakter serta budaya orang Jepang. Karena mereka tahu, bahwa aturan saja tidaklah cukup, namun perlu sampai bisa mengetuk alam kesadaran dan kepahaman atas asas-asas dan atau aturan yang telah biasa terjalani oleh masyarakat Jepang.

Orang Jepang tahu bahwa proses adalah hal vital dalam pembentukan karakter yang akan bermuara pada output/hasil. Dan pekerjaan yang berfokus pada proses memang membutuhkan waktu yang tidak instan. Kesadaran ini kemudian mendorong orang Jepang untuk bisa bersikap sabar dan bertipe pemberi semangat yang handal. Oleh karenanya, para atasan tidak akan segan untuk memberikan semangat kepada anak buahnya dengan perkataan “ganbarimashou” dan juga ketika usai bekerja dengan kalimat “otsukaresama deshita”. Inilah bentuk penghargaan orang Jepang terhadap proses.

Maka, selayaknya kita juga tidak sepatutnya mengejar-ngejar target akhir tanpa memperhatikan dinamika proses yang sedang berjalan. Karena dari proses itulah kita akan bisa banyak belajar terhadap kejadian-kejadian yang bisa jadi memberikan begitu banyak pelajaran. Sehingga ketika sampai di akhir tujuan, kita sudah menjadi kaya pengalaman dan tidak gentar menghadapi dinamika perubahan selanjutnya dengan tetap memegang teguh semangat Kaizen/continuous improvement.

Keterangan:

Tantousha: Pembimbing trainee

Ganbarimashou: Diucapkan untuk memberikan semangat. Arti bebasnya seperti “semangat terus ya”

Otsukaresamadeshita: Diucapkan oleh orang Jepang kepada orang yang sudah bekerja. Arti bebasnya seperti “terima kasih telah bekerja keras untuk hari ini”

Kaizen: Semangat perbaikan secara terus menerus dengan belajar dari pengalaman yang sudah lewat

Salam cinta dan semangat selalu dalam dekapan ukhuwwah

Kokuryo, Chofu Shi – Tokyo, JAPAN
Ahad,  16 Jumadil Akhir 1436 H/05 April 2015 pukul 10.11 waktu Jepang

Dipublikasikan otomatis secara terjadwal oleh WordPress pada hari Jum’at, 10 April 2015 pukul 07.00 waktu Jepang

Comments
6 Responses to “Orang Jepang Menghargai Proses untuk Menjaga Kualitas Hasil*”
  1. YUP…bener banget. proses harus dihargai karena dari sanalah pelajaran untuk ke depannya.

Tinggalkan Jejak ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: