Sholat Ashar di Masjid Tokyo Camii*

Narsis Masjid Tokyo Camii [Senin, 30 Maret 2015]
Narsis Masjid Tokyo Camii [Senin, 30 Maret 2015]

Narsis Masjid Tokyo Camii [Senin, 30 Maret 2015]

Sholat Ashar di Masjid Tokyo Camii*

*Oleh Joko Setiawan, A Social Worker, 32nd Trainee of ASEAN Social Welfare Worker’s Training Program by Japan National Council of Social Welfare (JNCSW/Zenshakyou)

Hal tersulit yang saya dapatkan di sini adalah Masjid dan makanan yang tanpa kandungan daging bagi. Itulah mengapa saya lebih suka memilih sakana, tamago dan yasai daripada daging-dagingan dan berbagai masakan “aneh” lainnya. Namun meski sulit, saya sudah merencanakan untuk bisa datang ke Tokyo Camii yang saya harap tidak jauh lokasinya dari Kasumigaseki.

Keinginan untuk pergi ke Masjid tersebut saya sampaikan kepada Nakamura san dan Ueda sensei. Bersyukur karena orang Jepang begitu menghargai orang lain, termasuk perbedaan budaya dan keyakinan (asal cara menjelaskannya pelan-pelan dan dengan cara yang baik), Ueda sensei dengan ramah berjanji akan menunjukkan saya dimana sebuah masjid terdekat berada.

Yatta..!! Akhirnya tanggal 30 Maret 2015 setelah aktivitas belajar di Zenshakyou usai, Ueda sensei dan Ogawa san membawa kami berlima menuju Masjid Tokyo Camii. Masjid ini adalah masjid yang dibangun oleh orang-orang Turki yang berada di Jepang. Dari Kokkai-gijidomae eki kami melalui Marunouchi line menuju Shinjuku eki. Dari sini kami berganti dengan Chiyoda line dan kemudian turun di Yoyogi uehara eki. Setelah itu tinggal jalan kaki kurang lebih 5 menit, dan menara masjid Tokyo Camii pun sudah bisa terlihat jelas.

Akhirnya. Inilah pertama kalinya saya bisa sampai di Masjid Tokyo Camii yang sebelumnya hanya bisa saya dapatkan update kegiatannya dari Page di Facebook. Saya pun izin kepada rekan-rekan untuk melaksanakan Sholat Ashar. Subhanallah, inilah pertama kalinya saya sholat di Masjid yang ada di Negeri Matahari Terbit.

Tak lupa, kami mengambil beberapa foto yang bisa dijadikan oleh-oleh kenang-kenangan setelah usai menjalani kegiatan ini. Suatu waktu nanti, saya juga ingin mengikuti beberapa kajian yang digelar di masjid ini. Selain orang Jepang, saya juga harus mengenal orang-orang muslim di kota Tokyo ini agar lebih banyak punya saudara dari berbagai negara di dunia.

Keterangan:

Sakana, tamago dan yasai: Bahasa Jepang untuk ikan, telur dan sayuran

-san dan sensei: Sebutan sopan untuk memanggil nama orang

Eki: Bahasa Jepang untuk Stasiun kereta api

Salam cinta dan semangat selalu dalam dekapan ukhuwwah

Kokuryo, Chofu Shi – Tokyo, JAPAN
Sabtu,  15 Jumadil Akhir 1436 H/04 April 2015 pukul 07.15 waktu Jepang

Dipublikasikan otomatis secara terjadwal oleh WordPress pada hari Ahad, 05 April 2015 pukul 07.00 Waktu Jepang

???? == ????

???? == ????

????

Comments
3 Responses to “Sholat Ashar di Masjid Tokyo Camii*”
  1. waaaah…mesjidnya keren! berharap deh suatu saat Indo juga bisa membangun mesjid disana😀

Tinggalkan Jejak ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: