Seijin No Hi dan Setsubun di NLEC Bandung*

????

Banner Seijin No Hi & Setsubun NLEC 2015

Seijin No Hi dan Setsubun di NLEC Bandung*

*Oleh Muhammad Joe Sekigawa, A Social Worker, Seorang Pembelajar Sepanjang Zaman

Sejak tanggal 10 Januari 2015 saya resmi mengikuti Les Bahasa Jepang kelas Kaiwa (percakapan) di Northern Lights Education Center (NLEC) yang berada di jalan Tirtayasa, Bandung. Kelas Kaiwa ini terdiri dari lima orang yaitu ada Awal, Endah, Ibam, Puput dan juga saya. Kelas ini kebanyakan adalah mereka yang sudah pernah belajar bahasa Jepang dan ingin memperdalamnya untuk menunjang perwujudan cita-cita menempuh pendidikan S2 di Negeri Bunga Sakura ^_^

Alhamdulillah, setelah melewati pertemuan ketiga, saya mendapatkan kesempatan untuk mengikuti agenda NLEC di awal tahun 2015. Yaitu adanya acara Seijin No Hi & Setsubun yang digelar pada hari Ahad, 25 Januari 2015. Sekilas gambaran tentang Seijin No Hi adalah sebuah acara ritual untuk para pemuda dan pemudi Jepang yang memasuki usia 20 tahun (hassai). Orang Jepang menganggap 20 tahun adalah usia untuk bisa dikatakan dewasa. Pada usia ini mereka telah diperbolehkan untuk minum sake (bagi non muslim), merokok, mengikuti pemilu dan lain-lain. Sedangkan Setsubun adalah acara adat untuk pergantian musim dingin ke musim semi. Berdasarkan kepercayaan orang Jepang dahulu, dalam pergantian musim ini Oni atau roh jahat akan keluar. Nah, untuk mengusir Oni tersebut, dengan cara melempar kacang. Pada saat melempar kacang, sembari mengucapkan Oni wa Soto! Fuku wa Uchi!! ^^

Acara di NLEC dimulai sekitar pukul 10.45wib dengan duduk lesehan. Kebanyakan peserta adalah gakusei (pelajar) yang les di lembaga pelatihan bahasa di sini. Tapi, beberapa juga mengundang teman-temannya untuk turut serta hadir. Termasuk saya sendiri, membawa sang isteri tercinta dalam rangka untuk pengenalan adat dan budaya Jepang sebelum benar-benar nanti saya ajak bersama berangkat ke Negeri Matahari Terbit, insya Allah🙂

Pada acara perdana, sang sensei (guru) memaparkan mengenai apa itu Seijin No Hi dan juga Setsubun. Setelah semua jelas, maka peserta yang berusia 20 tahun atau menjelang 20 tahun dipersilahkan ke depan untuk menyatakan harapan dan impian setelah menapaki usia 20 tahun. Rata-rata yang tengah menjalani kuliah tersebut menyatakan ingin segera lulus kuliah dan melanjutkan studi pascasarjana di Jepang. Kami pun mengaminkan, dengan mengucapkan Omedetou Gozaimasu… !! (^_^)

Selanjutnya Morimoto sensei yang merupakan Nihonjin (orang Jepang asli) dan sekaligus pimpinan dari NLEC memberikan demonstrasi pembuatan Makizushi. Makanan khas Jepang ini dapat dibuat dengan mudah, sehingga kami yang baru pertama kali melihat dan diajari sekali, sudah bisa langsung mempraktikkan pembuatan Makizushi tersebut. Kami pun dibagi-bagi ke dalam beberapa kelompok untuk membuat Makizushi serta memakannya secara gratis.😀

Oh iya, pada saat Morimoto sensei berdemontrasi, datanglah dua orang tamu yang juga Nihonjin. Mereka adalah Hiraki-san dan Furuya-san. Kebetulan Furuya-san kami tarik untuk menjadi satu kelompok pembuatan Makizashi ini. Kelompok kami adalah kelompok kelas Kaiwa, jadi hitung-hitung sambil menjadi tempat praktik ngobrol dengan native speaker gratisan he he.

Acara terakhir adalah melempar kacang ke Oni yang kali ini diperankan oleh Morimoto sensei dan satu orang sensei perempuan yang tidak saya ketahui namanya hohoho. Acara ini cukup seru karena kami semua dapat melempari sang Oni yang sesungguhnya Morimoto sensei itu he he he.

Lepas acara ini, tibalah saatnya untuk mengambil foto kenang-kenangan. Foto terbaik sepertinya ada di Awal-san karena dia membawa kamera DSLR dan kebetulan dia juga seorang asisten dosen pengajar mata kuliah Fotografi. Tapi karena saya belum mendapatkan file nya, jadi belum bisa ikutan di upload di blog ya.

Secara keseluruhan, acaranya cukup seru. Dan saya menikmati sesi pembelajaran budaya dengan gaya penuturan informal sembari bermain dan bergembira ria. Let’s join us at NLEC, as soon as possible ya.. ^_^

Salam hangat dan semangat selalu dalam dekapan ukhuwwah

Kubang Sari-Sekeloa, Bandung – Jawa Barat
Ahad malam, 06 Rabiul Akhir 1436 H/25 Januari 2015 pukul 22.38wib

Dipublikasikan otomatis secara terjadwal oleh WordPress pada hari Senin, 26 Januari 2015 pukul 07.00wib

???? == ????

???? == ????

????

Comments
2 Responses to “Seijin No Hi dan Setsubun di NLEC Bandung*”

Tinggalkan Jejak ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: