Ustad Muda dari Desa Hambau*

Safari Ramadhan 1434 H di Desa Kembang Janggut pd 02082013

Safari Ramadhan 1434 H di Desa Kembang Janggut pd 02082013

Ustad Muda dari Desa Hambau*

*Oleh Joko Setiawan, A Social Worker, Seorang Pembelajar Sepanjang Zaman

Tak kusangka di tempat terpencil seperti ini ternyata saya bertemu dengan sosok muda yang penuh semangat, yang mencerminkan sosok jiwa muda saya sendiri he he. Dari raut wajahnya memang terlihat masih muda, meski ketika ditanya mengenai usia, ternyata tak jauh beda dengan diri saya, bahkan tahun lahirnya juga sama, 1989..

Ia adalah seorang ustad muda dari Desa Hambau Kecamatan Kembang Janggut Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur. Telah terjalin hubungan perusahaan dengan dirinya sejak bulan Ramadhan tahun 2012 sampai dengan hari ini, dan insya Allah seterusnya..

Perkenalanku kali pertama dengan dirinya adalah pada saat bulan Ramadhan 1434 Hijriah alias bulan Puasa tahun 2013 yang lalu. Kala itu perusahaan tempat saya bekerja mengagendakan kegiatan Safari Ramadhan ke desa-desa binaan, dan selain acara buka bersama, diadakan juga tausiyah menjelang buka puasa. Nah, beliau inilah yang kami bawa ke desa-desa binaan untuk memberikan tausiyah. Ustad Adi Gunawan, S.Pd.I namanya..

Layaknya sabda Rasulullah shallallahu ‘alayhi wasallam, “Jiwa-jiwa manusia ibarat pasukan. Bila saling mengenal menjadi rukun dan bila tidak saling mengenal timbul perselisihan” (HR. Muslim). Maka, itupun terjadi pada kami berdua. Atas izin Allah, jiwa-jiwa kami pun seperti sudah begitu dekat dan saling mengenal. Maka, perbincangan tentang ilmu Islam pun menjadi sesuatu yang seru untuk dilakukan..

Usia yang relatif masih muda, disertai gaya pembawaan ceramah yang cukup “cair” tanpa menghilangkan esensi pesan Islamnya membuat kami juga nyaman bekerjasama dengan Ustad Adi. Melihat hasil tanpa proses memang bukan hal yang patut disarankan. Melihat kondisi ustad Adi saat ini, tidak terjadi secara tiba-tiba. Usut cerita, beliau memang telah terbiasa belajar mengisi ceramah sejak usia SMA. Bukan didikan pesantren, namun mampu menyerap ilmu Islam dengan baik dan mengajarkannya kepada masyarakat. Subhanallah..

Yang Ustad Adi lakukan tidaklah sekedar ceramah-ceramah formal yang diadakan oleh pihak perusahaan ataupun kecamatan. Pekerjaan sehari-harinya sebagai petugas di KUA Kecamatan Kembang Janggut tersebut, tidak menghalanginya untuk berbuat nyata guna penyebaran dakwah fi sabilillah. Ustad Adi mengurus TPA (Taman Pendidikan Al Qr’an), menjadi pengurus Masjid Hambau, mengisi kajian ke-Islam-an untuk remaja, bapak-bapak dan juga ibu-ibu. Tidak hanya di Desa Hambau saja, tapi juga di desa-desa sekitar seperti Desa Loa Sakoh, Genting Tanah, Tuana Tuha dan lain-lain..

Sungguh merupakan takdir Allah azza wa jalla, saya dapat bertemu dengan sosok Ustad Adi dan mampu mencerap narasi berhikmah darinya. Di usia yang belum sampai genap 25 tahun tersebut, beliau telah menorehkan banyak jasa-jasa dakwah di kampung halamannya. Dan tetap istiqomah di jalan dakwah sampai ajal tiba, insya Allah..

Ada satu hal menarik yang juga tak ingin saya lewatkan ceritanya di sini. Ustad Adi yang pekerjaan sehari-harinya di Kantor KUA (Kantor Urusan Agama) Kecamatan Kembang Janggut, tak jarang menikahkan pasangan-pasangan muda yang tengah dimabuk asmara dan ingin “halal” dalam pandangan agama. Namun, ternyata ustad Adi sendiri masih lajang alias belum menikah. Maka, candaan seringkali terlontar untuknya karena telah puluhan pasangan yang ia nikahkan, namun dirinya tak kunjung punya pasangan hidup..

Sedikit usil, karena kedekatan yang telah terbangun diantara kami, saya pun tak segan untuk menanyakan persoalan ini. Ungkap beliau, bukannya tak ingin menikah, tapi targetnya memang sudah jelas, di usia yang sama pada saat Nabi Muhammad shallallahu ‘alayhi wasallam melamar Ibunda Khadijah, maka pada usia itu pulalah target beliau untuk menikah. Dan, ssttt, jangan bilang siapa-siapa ya, insya Allah tahun 2014 ini, Ustad Adi juga akan menyusul saya untuk segera menggenapkan separuh dien-nya.. ^^

Salam hangat dan semangat selalu dalam dekapan ukhuwwah

Kembang Janggut-Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur
Senin pagi,12 Rajab 1435 H/12 Mei 2014 pukul 06.35wita

Dipublikasikan otomatis secara terjadwal oleh WordPress pada hari Jumuah, 30 Mei 2014 pukul 08.00wita

??????????????????????????????? == ???????????????????????????????

??????????????????????????????? == ???????????????????????????????

Comments
4 Responses to “Ustad Muda dari Desa Hambau*”
  1. coba saja remaja remaja arjuna seperti itu
    dari yang sering nongkrong di rubah jadi ahli masjid pastii akan terasa bahagia sekali rasa nya
    mudah mudahan ini menjadi doa saya amin

  2. masyaAllah semoga berkah untuk penulis dan tokoh yang dituliskan.. ohya, mohon maaf, sepertinya dalam tulisan di atas agak kurang pas menyatukan `aku` dan `saya`. Ahsan, dipilih salah satu saja..

Tinggalkan Jejak ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: