Refleksi Setahun di Bumi Kalimantan Timur*

???????????????????????????????

???????????????????????????????

Refleksi Setahun di Bumi Kalimantan Timur*

*Oleh Joko Setiawan, A Social Worker, Seorang Pembelajar Sepanjang Zaman

Bulan Mei tahun 2014 ini adalah tonggak penanda bahwa saya telah genap satu tahun bekerja sebagai karyawan PT. Silva Rimba Lestari Distrik Kembang Janggut Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur. Ada banyak pelajaran dan juga hikmah yang dapat dipetik dari satu tahun perjalanan sebagai staf Community Investment yang bertanggung jawab mengelola dana CSR (Corporate Social Responsibility) perusahaan dan juga menjalin relasi kepada masyarakat (stakeholder relation)..

Awal keberangkatan saya ke bumi Kutai Kartanegara ini bukanlah sesuatu yang sebelumnya direncanakan dengan matang. Namun, kesempatan itu datang secara tiba-tiba dan dalam waktu yang sangat singkat, saya harus mengambil keputusan dari kenyamanan bekerja di ibukota RI dengan posisi yang cukup strategis, untuk berpindah pada keputusan yang saya sama sekali tidak tahu bagaimana kondisinya..

Memang benar, bahwa dari aspek salary ada peningkatan tajam, namun yang lebih menarik hati saya adalah tawaran untuk berkarier atas nama perusahaan, di wilayah terpencil di daerah Kalimantan Timur. Saya pikir, itu adalah kesempatan yang teramat langka untuk didapatkan oleh alumni STKS Bandung. Oleh karenanya, hanya dalam waktu sepekan, saya menjalani ujian demi ujian, dan sampai dinyatakan lulus pada pekan kedua. Dalam waktu sepekan berikutnya itulah, saya mengurus surat pengunduran diri dari Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU, padahal posisi saya kala itu adalah di Kantor Pusat dan dalam asistensi langsung dari Manajer DRM (Disaster Risk Management) PKPU Pusat..

06 Mei 2013. Itulah hari pertama saya dihitung kerja oleh PT. Silva Rimba Lestari. Meskipun pada kenyataannya, pada hari itu saya baru naik pesawat dari Surabaya menuju Balikpapan. Karena ada sesuatu hal, saya pun masih harus tetap stay di mes karyawan RO (Regional Office) di Samarinda, hingga tanggal 08 Mei malam, saya baru sampai di kantor PT. Silva Rimba Lestari distrik Kembang Janggut Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur. Pada hari Kamis, 09 Mei 2014, saya baru pertama kali masuk kerja di distrik..

Balikpapan, Samarinda, dan Kutai Kartanegara, bukanlah kota-kota yang sanggup saya impikan sebelumnya. Memang benar, bahwa jauh sebelum lulus kuliah, saya telah mencitakan untuk bisa bekerja sembari keliling Indonesia. Dan Allah ternyata meng-ijabah-nya dalam waktu yang tidak terlalu lama, hingga diri ini sampai di Kabupaten dengan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanda Daerah) Paling Kaya di Seluruh Indonesia, Kabupaten Kutai Kartanegara..

Dalam titik ideal dunia Pekerjaan Sosial yang saya pelajari dalam empat tahun terakhir di kampus, pekerjaan yang saya tekuni saat ini bisa dikatakan sebagai Industrial Social Worker/Corporate Social Worker/Pekerja Sosial Industri. Namun pada kenyataannya belumlah seideal yang dituliskan dalam teks-teks akademis kampus. Apalagi, perusahaan tempat saya bekerja ini masihlah baru (mulai berdiri dan beroperasi pada tahun 2011), maka konsep tentang “Pekerja Sosial” masih asing di telinga karyawan dan juga manajemen perusahaan. Dan fokus pekerjaan saya, hanyalah tertuju pada pengelolaan dana tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat, meredam potensi konflik yang mungkin timbul, serta menjalin relasi harmonis dengan para pemangku kepentingan (stakeholder)..

Senantiasa selalu bersyukur kepada Allah. Atas berkat tempaan di organisasi dakwah kampus di Kota Kembang, maka kenyataan hidup yang keras tetap dapat dihadapi, tanpa menggerus nilai-nilai ketaatan pada Illahi Rabbi. Bersama dengan dua atau tiga orang dari puluhan karyawan, tetap berusaha memakmurkan masjid dengan segala keterbatasan yang ada. Jika dulu telah ada yang tukang adzan, maka jangan berharap sekarang. Jika diri kita yang tidak mengumandangkan adzan, bisa-bisa camp rig tempat tinggal karyawan ini akan sunyi khasnya suasana tengah hutan..

Oh iya, tempat saya bekerja adalah PT. Silva Rimba Lestari yang bergerak di bidang HTI (Hutan Tanaman Industri), yang tentu saja berlokasi di tengah hutan. Meski demikian, hal tersebut tidak menyurutkan semangat untuk terus meningkatkan kualitas diri. Dengan orang dan fasilitas terbatas, beberapa gelintir orang pemakmur masjid ini masih mampu untuk rutin tilawah Al Qur’an beserta maknanya, serta pembacaan beberapa hadist Rasulullah shallallahu ‘alayhi wasallam..

Sistem libur 10 hari setelah genap bekerja full 30 hari kerja saya manfaatkan untuk menjalin tali silaturahim dengan ikhwah Tarbiyah di Kota Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara. Alhamdulillah, saya diterima dengan hangat sebagai anggota keluarga baru, dan dapat dengan cepat beradaptasi dengan pegiat-pegiat dakwah beserta beberapa kegiatan-kegiatannya. Kantor DPD Hizbul ‘Adalah wa Rafaahiyah menjadi base camp tempat tinggal dan sarana akselerasi berkenalan dengan ikwah se Kabupaten Kutai Kartanegara..

Selain ikhwah dari Tenggarong, saya juga menjalin tali silaturahim dengan ikhwah di Kota Bangun, Kembang Janggut, Perdana, Hambau, Loa Sakoh, Genting Tanah, Tuana Tuha, Kahala dan lain-lain. Mungkin saja perkara itulah yang membuat saya terasa begitu cepat melewatkan hari-hari di tanah Kalimantan Timur ini. Rencana awalnya, insya Allah saya akan menetap di Kalimantan Timur ini sampai di penghujung tahun 2015 nanti. Tapi nanti diserahkan kepada Allah saja, karena saya masih tengah menanti kejutan-kejutan berikutnya atas takdir Allah yang saya usahakan dengan sekuat tenaga..

Masih tetap bersabar, hingga mengumpulkan pengalaman kerja profesional minimal dua tahun, sehingga bisa menjadi “senjata ampuh” dalam meng-apply beasiswa keluar negeri. Jepang masih menjadi negara pertama tujuan saya untuk mendapatkan beasiswa S2 bidang Social Work and Disaster Management atau Community Development and Social Policy. Sabar dan kerja keras, itulah cara yang saya tempuh untuk menjemput takdir Allah. Bisa jadi, kejutan berikutnya adalah saya dapat dengan cepat segera terbang ke Jepang dalam rangka mengikuti training setahun yang digelar oleh JNCSW (Japan National Council of Social Welfare). Saya sudah mengenal dengan baik beberapa orang alumninya, dan dalam proses mewujudkannya.. ^^

Dan terakhir, spirit S2 tidak akan pernah padam, meskipun saya telah menikah duluan. Bagi kebanyakan orang, menikah dirasa akan lebih memberatkan beban, dan pada akhirnya akan menggadaikan impian besar yang telah dipegang erat untuk diwujudkan. Namun, berlainan dengan apa yang saya percayai. Saya sangat yakin bahwa dengan menggenapkan separuh agama Allah ini, akan semakin membuka pintu-pintu rizki, termasuk rizki untuk mendapatkan tiket S2 ke Negeri Sakura. I’m very sure about it.. ^_^

Begitulah, waktu satu setengah tahun semenjak lulus dari STKS Bandung, tidak saya pergunakan untuk membuka materi-materi akademis, padahal untuk mencapai S2 tidak boleh lepas dari teori-teori kuliah yang harus diperdalam lagi. Insya Allah pelan-pelan tapi pasti, akan mengumpulkan segenap kemampuan guna menjadi seorang akademisi yang telah teruji di lapangan. Dan aroma perkuliahan S2 di Negeri Matahari Terbit itu, semakin kentara tercium wanginya.. (^_^)

Salam hangat dan semangat selalu dalam dekapan ukhuwwah

Kembang Janggut-Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur
Sabtu siang,10 Rajab 1435 H/10 Mei 2014 pukul 11.49wita

Dipublikasikan otomatis secara terjadwal oleh WordPress pada hari Kamis, 29 Mei 2014 pukul 08.00wita

??????????????????????????????? == ???????????????????????????????

Comments
2 Responses to “Refleksi Setahun di Bumi Kalimantan Timur*”
  1. semoga impian-impiannya bisa terwujud ya..

Tinggalkan Jejak ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: