Beginilah Rasanya Menjadi Pegawai Kantoran*

???????????????????????????????

???????????????????????????????

Beginilah Rasanya Menjadi Pegawai Kantoran*

*Oleh Joko Setiawan, A Social Worker, Seorang Pembelajar Sepanjang Zaman

Lahir dan menjalani masa kecil daerah pedesaan, menjadikan para masyarakat kebanyakan, memimpikan pekerjaan kantoran adalah pekerjaan yang didambakan. Apalagi jika pekerjaan kantoran itu di sebuah perusahaan besar dan terkenal. Angan gaji besar dan suasana kerja tanpa keringat, mengawang di udara dengan gambaran yang begitu indah..

Sampai dengan pada saat duduk di bangku kuliah, saya masih tidak terpikir untuk bekerja secara profesional, di dalam kantor, duduk-duduk dengan gaji besar. Sebenarnya bukan duduk-duduk menganggur semata, melainkan memeras otak untuk membantu kelancaran kinerja operasional perusahaan..

Saya malah berpikir, bahwa bekerja yang dapat dinikmati adalah bekerja bersama masyarakat, membimbingnya, memberikan bantuan atas keperluan yang benar-benar genting untuk dipenuhi dan atau diselesaikan. Di sisi lain, saya juga senang bekerja dengan melakukan penelitian sosial. Saya rasa, dalam melakukan penelitian sosial, ada aspek akademis, sosial dan pengalaman baru di lapangan yang akan didapatkan. Selain itu juga masih harus mengerjakan laporan super tebal dan lengkap dengan analisis kritis dan akademisnya..

Pada kenyataannya, sedari lulus kuliah, saya bekerja sebagai pegawai kantoran. Mulai pada saat bersama PeDe Corp (PT. Pulih Daya Naturindo) yang banyak berkutat dengan laporan kegiatan dan pengembangan sumber daya perusahaan, kemudian di Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU, dan pada akhirnya berlanjut sebagai staf Community Investment PT. Silva Rimba Lestari di Kalimantan Timur..

12 Feb 14_Nofi Ratna Rano Joe Sylvi

PeDe Corp adalah sebuah perusahaan yang baru saja dirintis, kantornya pun masih serta terbatas. Namun, paling tidak, saya telah merasakan bekerja di dalam kantor ber-AC. Pekerjaan di PKPU, saya juga memiliki meja khusus dilengkapi dengan AC. Posisi karyawan di PKPU Pusat Jakarta ini sebenarnya merupakan sebuah posisi langka. Karena, di Departemen Disaster Risk Management (DRM), hanya diisi oleh lima orang. Mereka diantaranya adalah Manajer DRM, Staf Bussiness Design, Staf Admin, dan dua orang staf Rescue lapangan. Saya menempati posisi staf Admin dengan bobot pekerjaan di kantor sebesar 90%..

Dan sekarang, inilah saya. Menjadi pegawai kantoran, yang juga diselingi dengan aktivitas di masyarakat untuk melaksanakan program pemberdayaan. Pegawai kantoran, ya beginilah rasanya.  Sebagai pegawai kantoran full bukanlah tipologi cara kerja saya. Karena hampir 100% di kantor itulah yang memutuskan saya untuk mengambil kesempatan yang lebih menantang daripada di PKPU. Padahal, secara karier, PKPU menawarkan karier yang cukup cemerlang..

Pada setiap pilihan, akan menghasilkan konsekuensi. Dan ketika tekad bulat telah dikuatkan, maka tinggal diserahkan hasilnya kepada Allah, tanpa harus merasa kecewa ketika hasilnya tidak sesuai harapan. Yakin, bahwa akan selalu ada hikmah balik kisah-kisah yang terlalui.. ^_^

Salam hangat dan semangat selalu dalam dekapan ukhuwwah

Kembang Janggut-Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur
Rabu siang, 12 Rabiul Akhir 1435 H/12 Februari 2014 pukul 11.16 wita

Comments
2 Responses to “Beginilah Rasanya Menjadi Pegawai Kantoran*”
  1. Endah~ says:

    saya pun akhirnya kembali jadi pegawai kantoran :)) semoga bisa lebih banyak bekarya dan bermanfaat…

Tinggalkan Jejak ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: