Jihad Walau Seorang*

Sumber ilustrasi gambar dari sini

Jihad Walau Seorang*

*Oleh Joko Setiawan, A Social Worker, Seorang Pembelajar Sepanjang Zaman

Tujuh bulan lamanya saya menjadi salah satu penghuni masjid Al Muhajirin di Camp Rig peninggalan PT. Limbang Ganeca yang telah ditinggalkannya pada tahun 2008 lalu. N.G.E.R.I. . .!! Itulah pandangan pertama saya terhadap masjid ini. Lokasi di pojok pemukiman, temaram lampu malam menjadikan suasana lebih mencekam, terdengar aneh memang, sebuah masjid tapi menyeramkan..

Peramai masjid ini bisa dihitung jari saja. Beberapa datang dan pergi, angin-anginan, mood-mood-an, datang maghrib, Isya’ ketinggalan, shubuh ketiduran. Ya, begitulah realitanya. Sampai detik ini, yang benar-benar mampu istiqomah untuk sholat berjama’ah, adzan pun bergantian, jadi imam-nya pun juga gantian..

Permasalahannya adalah ketika satu dari tiga orang ini tiba waktu day off, dan satunya berangkat perjalanan dinas ke Samarinda. Inilah yang terjadi pada diri saya beberapa waktu lalu. Adzan sendiri, iqomah sendiri, dan pada akhirnya menjadi imam sekaligus makmum sendiri alias sholat sendiri yang dilaksanakan di masjid karena panggilan adzan tak mampu menarik kaum muslimin untuk melangkahkan kakinya ke rumah Allah tersebut..

Saya menjadi teringat pada saat DM#1 KAMMI IT-Poltek Telkom yang saya ikuti di tahun 2011 lalu. Di saat sesi internalisasi, diikrarkan dengan dengan penuh penghayatan dan bersama-sama,

Jika ada 1000 orang yang berjihad di jalan Allah, maka salah satunya adalah diriku

Jika ada 100 orang yang berjihad di jalan Allah, maka salah satunya adalah diriku

Jika ada 10 orang yang berjihad di jalan Allah, maka salah satunya adalah diriku

Jika hanya ada 1 orang yang berjihad di jalan Allah, maka itu adalah diriku

Dan jika sudah tidak ada lagi yang berjihad di jalan Allah, maka saksikanlah bahwa aku telah mati syahid..

Ikrar mujahid di ataslah yang teringat, bahwa bagaimana pun keadaannya, selama tidak ada udzur syar’i tetap harus berangkat ke masjid ketika waktu sholat wajib itu tiba. Tetap berjihad, meski hanya tinggal seorang diri, jihad untuk menegakkan sholat berjama’ah.. ^^

Salam hangat dan semangat selalu dalam dekapan ukhuwwah

Kembang Janggut-Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur
Jum’at malam, 10 Shafar 1435 H/13 Desember 2013 pukul 20.59 wita

Dipublikasikan otomatis secara terjadwal oleh WordPress pada hari Selasa, 07 Januari 2014 pukul 08.00wita

Tinggalkan Jejak ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: