Seruan Jihad fi Sabilillah di Suriah*

jihad-suriah

Seruan Jihad fi Sabilillah di Suriah*

*Oleh Joko Setiawan, A Social Worker, Seorang Pembelajar Sepanjang Zaman

Bismillah Arabic

Tulisan kali ini adalah hasil resume terjemahan dari ceramah Syaikh Muhammad Arifi untuk membangkitkan semangat para pemuda, setiap manusia yang masih memiliki iman kepada Allah azza wa jalla, kepada para kaum muslimin yang tidak rela agamanya dicela, masyarakatnya didzalimi dan dianiaya. Semoga dapat menggugah nurani Anda wahai para pembaca yang budiman.. Allahu Akbar! Allahu Akbar!! Allahu Akbar!!

Tahukah kalian bahwa makam Khalid bin Walid, pahlawan umat Islam, berada di Syam, di Homs. Kuburnya menjadi saksi serangan rudal Bashar terhadap cucu-cucunya di Syam. Saksi kejahatan terhadap anak-anak perempuan umat Islam. Makam Khalid bin Walid tidak luput dari penghancuran..

Syam memuji Ubadah bin Shamit ra. Dialah yang mengajarkan Al-Qur’an kepada para sahabat. Syam adalah tempat mulia bagi Mu’azin umat, Bilal bin Rabbah ra. Syam adalah tempat tinggal bagi lebih daripada 900 sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Mereka pernah pergi dan tinggal ke sana, berperang membelanya, bahkan dimakamkan di sana..

Wahai manusia, anak-anak yang hari ini disembelih di Suriah adalah cucu-cucu Khalid bin Walid. Gadis-gadis yang direnggut kesuciannya adalah putri-putri Sa’ad bin Ubadah. Para pemuda yang berjuang di sana adalah generesi penerus para sahabat..

Negeri Syam hari ini sedang menderita dan para pemberani datang ke sana setelah tabir kekafiran itu tersingkap. Saya melihat ini adalah awal dan gerbang terbentuknya barisan kaum muslimin di Damaskus (Perang Akhir Zaman)..

Wahai umat Islam, apa yang kita saksikan hari ini, bahkan sejak sekitar tiga tahun lalu. Tentang kebengisan rezim Suriah, adalah perkara yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Siapapun tidak akan tega menyaksikannya..

Seorang gadis dibuang di tengah jalan setelah ditelanjangi, ia hanyalah seorang muslimah yang tidak bersalah. Mengapa orang-orang bejat itu tega memperkosanya, lalu mereka bersembunyi di balik tembok, dan membidik setiap mujahid yang berupaya menyelamatkan gadis malang tersebut. Satu demi satu terbunuh..

Adalagi. Seorang pria dipaksa untuk mengatakan, tiada Tuhan selain Bashar Asad, namun ia enggan demi menjaga akidah, keperwiraan, iman, keselamatan bangsa dan tauhid. Mereka terus menyiksa dan menguburnya hidup-hidup. Saat tanah telah mencapai janggutnya, mereka meneriakkan, katakanlah tiada Tuhan selain Bashar, namun ia tetap menjawab, tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Allah..

Karena dia (pemuda tersebut) tahu siapakah Pelindung sebenarnya. Dialah Allah..

Siapakah Yang Maha Penolong? Allah!! (dijawab oleh jamaah)

Siapakah Yang Maha Kuasa? Allah!! (dijawab oleh jamaah)

Siapakah Yang Maha Kuat? Allah!! (dijawab oleh jamaah)

Siapakah Yang Maha Perkasa? Allah!! (dijawab oleh jamaah)

Siapakah Yang Maha Dahsyat Balasannya? Allah!! (dijawab oleh jamaah)

Siapakah Yang Maha Kuat atas segala sesuatu? Allah!! (dijawab oleh jamaah)

Siapakah Yang Maha Menolong hamba-Nya? Allah!! (dijawab oleh jamaah)

Tiada lain bagi kami selain Allah azza wa jalla. Tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Allah. Dia berbuat dan memutuskan sesuai kehendak-Nya. Tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Allah. Dia akan membalas sesuai kehendak-Nya..

Mereka tidak henti-hentinyamenyembelih orang-orang yang tidak berdosa. Kabar kondisi di Banias, Haulah (Homs), dan lainnya adalah kabar sebenarnya dari mereka yang mengalaminya sendiri..

Anak-anak kecil di Haulah dikumpulkan, lalu disembelihi dengan pisau. Mereka adalah anak-anak usia dua sampai tiga tahun. Kaum muslimah diperkosa di depan anak-anak mereka. Kaum lelaki disembelih dan dipotong-potong di hadapan anak-anak dan isteri mereka. Adakah kata-kata yang bisa mengungkapkan kenyataan ini?

Bila Anda mendengar semua ini, tidakkah hati Anda tergerak untuk bangkit dan marah? Ya. Anda harus marah dan bangkit! Karena Allah tidak menciptakan bangsa untuk disembelihi. Marahlah. Karena bumi ini berpihak kepada orang yang bangkit membela diri. Sebab jika engkau takluk hari ini, maka generasi berikutnya akan takluk ribuan tahun (di bawah rezim Nushairiyah)..

Allah tidak akan membiarkan kehinaan menimpa umat ini. Bagaimana Engkau tidak akan marah seandainya menyaksikan semua kezaliman ini. Dan melihat ibumu diterkam kebengisan dari setiap arah. Dan saudara perempuanmu dinodai oleh orang-orang bejat..

Bagaimana Engkau tidak marah bila matamu menyaksikan gadis-gadis muslimah dianiaya oleh tangan-tangan orang jahat. Bagaimana Engkau tidak marah bila menyaksikan anak-anak di Homs, mati karena kelaparan..

Bumi Suriah tidak akan rela. Bangkitlah dan jangan perdulikan kata orang-orang lemah. Bumi ini tunduk di kaki para syuhada. Bumi ini menyambut orang-orang yang peduli dan jangan dengarkan godaan siapapun..

Janganlah menutup mata terhadap kebutuhan dan kemiskinan kaum muslimin, hingga Allah menutup rahmat-Nya untukmu. Pisau-pisau yang digunakan untuk menyembelih anak-anak Suriah bisa saja digunakan untuk menyembelih anak-anak kalian, bila kita tidak peduli terhadap sesama Muslim..

Bagi orang-orang Syi’ah, membunuh umat Islam dan anak-anak kita adalah ibadah, yang dianjurkan oleh agama mereka. Mereka berharap pahala dengan tindakan keji itu. Kita sekarang sedang menghadapi musuh yang dengki dan melampaui batas. Mereka saling menolong untuk membunuhi kaum muslimin..

Kaum muslimin Suriah meminta pertolongan kalian. Masjid-masjid dihancurkan, hanya karena kaum muslimin mentauhidkan Allah di dalamnya. Lalu mereka mengibarkan bendera dengan tulisan “Yaa Husain”..

Siapakah yang rela dengan semua kebrutalan ini? Haruskah kita diam saja melihat semua ini? Wahai orang-orang yang memiliki harta, para pejuang Suriah, cucu-cucu Khalib bin Walid dan Ubadah bin Shamit memanggil kalian! Memohon kepedulian kalian untuk berjihad mewakili kalian (yang belum mampu berjihad)..

Aku bersumpah kepada Allah, Aku bersumpah kepada Allah, Bila Syi’ah memenangkan peperangan di Suriah saat ini dan mampu mengalahkan bangsa Suriah, maka jalan mereka untuk menguasai negeri-negeri kaum muslimin lainnya menjadi lebih mudah..

Ratusan ulama dan mujahid baru-baru ini berkumpul di Mesir. Ratusan ulama dari 70 lembaga dan afiliasi, mereka hadir dari 50 negara. Semua berkumpul di Mesir untuk mendiskusikan urusan Suriah. Maka para ulama mengeluarkan pernyataan bahwa wajib jihad fi sabilillah di Suriah..

Tiada kemuliaan hidup bagi umat Islam tanpa jihad. Tiada kehidupan bagi kita tanpa jihad. Demi Allah, kita tidak akan bisa mengentaskan diri dari kehinaan ini kecuali dengan jihad..

Tiada seorangpun yang meninggalkan jihad kecuali akan hidup dalam kehinaan. Mereka dikuasai oleh orang-orang kafir dalam kondisi terhina..

http://www.youtube.com/watch?v=Z0jMNvUTYUo

??????????Salam hangat dan semangat selalu dalam dekapan ukhuwwah

Gedung Dakwah Ikatan Da’i Indonesia [IKADI] DPD Kota Tengarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur
Rabu, 09 Muharram 1435 H/13 November 2013 pukul 18.03 wita

Dipublikasikan otomatis secara terjadwal oleh WordPress pada hari Ahad, 08 Desember 2013 pukul 08.00wita

Tinggalkan Jejak ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: