Palestina Harus Merdeka*

Sumber ilustrasi gambar dari sini

Palestina Harus Merdeka*

*Oleh Joko Setiawan, A Social Worker, Seorang Pembelajar Sepanjang Zaman

Bismillah Arabic

Apakah Palestina telah merdeka? Belum. Dan Zionis Yahudi terus saja merongrong wilayah Palestina, utamanya di jalur Gaza, yang di sana terdapat Masjidil Aqsa yang hendak dirobohkannya dengan membuat terowongan di bawahnya..

Kenapa harus jauh-jauh berbicara tentang Palestina? Bukankah di Indonesia masalahnya juga sangat banyak, maka tak perlu lah mencampuri urusan negara lain. Maka untuk menjawabnya, paling tidak ada lima alasan yang melatari mengapa kita sebagai umat Muslim Indonesia patut peduli kepada Palestina..

Seperti yang telah diungkapkan oleh Ustad Muhendri Muchtar dalam video berdurasi kurang dari delapan menitnya tersebut, sedikitnya ada lima alasan yang mendasari kita patut peduli kepada Palestina adalah:

  1. Palestina merupakan tanah yang telah diwakafkan oleh Khalifah Umar bin Khattab kepada umat Islam. Hal tersebut terjadi setelah Umar ra membebaskan tanah Palestina dari cengkeraman penguasa lalim dan zalim. Oleh karenanya, mulai sejak saat itu hingga hari Kiamat maka Palestina merupakan milik umat Islam, termasuk milik kaum muslim di Indonesia;
  2. Palestina merupakan tempat suci umat Islam. Seperti yang telah disabdakan oleh Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa tidak perlu bersusah payah, kecuali untuk mendatangi tiga masjid, yaitu Masjidil Haram, Masjidil Aqsa dan Masjid Nabawi;
  3. Masjid Al Aqsa merupakan kiblat pertama umat Islam. Maka, Palestina memiliki historis yang begitu kental dengan kaum muslimin yang tidak dapat dipisahkan, karena di sanalah kiblat pertama umat Islam;
  4. Palestina merupakan negeri tempat Mi’raj Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Isra’ dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa, baru kemudian Mi’raj ke Sidratul Muntaha, tempat tertinggi di mana beliau mendapatkan syariat sholat lima waktu yang juga menjadi syariat kita sebagai umat Islam sampai hari kiamat; dan
  5. Palestina melalui Mufti besarnya, Syaikh Dr. Amin Husaini memberikan dukungan penuh kepada Negara Indonesia yang baru lahir untuk berdaulat, diakui sebagai Negara yang Merdeka pada Agustus 1945. Dari Palestina inilah, kemudian negara-negara berpenduduk muslim lainnya turut memberikan dukungan kepada Indonesia, seperti Mesir, Arab Saudi, Aljazair, Maroko dan lain-lain.

Palestina, untuk mempertahankan kemerdekaan negerinya, selalu saja dirongrong oleh Zionis Yahudi. Mereka yang telah diusir dari Tanah Palestina sejak lama zaman Nabi Musa, kemudian berkeinginan untuk kembali menduduki Palestina karena kepercayaan mereka bahwa Yahudi akan kembali menguasai dunia..

Perang pun berkecamuk di Palestina, dengan perbedaan yang sangat signifikan, mulai dari persenjataan dan juga persediaan logistik makanan dan kesehatan, apalagi di belakangnya masih ada Amerika yang terus mensupport segala kebutuhan yang dikehendaki oleh Zionis Yahudi..

Selain itu, mereka juga menuduh yang bukan-bukan kepada umat Islam, terutama kepada pejuang kemerdekaan Palestina, HAMAS. Karena kelicikan Zionis Yahudi, maka dibuatlah opini publik bahwa HAMAS merupakan Teroris. Padahal, semua orang Palestina juga tahu, bahwa HAMAS lah yang berjuang mati-matian untuk keamanan rakyat Palestina, bahkan anak-anak remaja juga turut serta untuk membela tanah air mereka. Apalah artinya lembaran batu dan ketapel dengan senjata laras panjang dan tank-tank milik Zionis Yahudi, namun tuduhan teroris tersebut tetap saja mereka sematkan kepada HAMAS..

Namun begitulah sunnah Allah berjalan. Seburuk apapun mereka menjelek-jelekkan pejuang Islam. Ketika kaum muslimin tetap teguh pendirian dan melakukan yang terbaik untuk masyarakat, maka yang bathil akan lenyap karena yang haq telah menang..

Umat Islam berjuang tak hanya demi kemerdekaan dan keamanan negerinya, tapi juga menyadari sepenuhnya sebagai perjuangan al haq melawan al bathil, kekuatan iman senantiasa tertancap erat di dalam dada mereka, al mautu fi sabilillahi asmaa amaaniinaa alias mati di jalan Allah adalah cita-cita tertinggi..

Maka bagaimana bisa, membandingkan antara orang yang berjuang untuk mati syahid karena membela tanah air dan agama, dengan zionis Yahudi yang berjuang bukan untuk Rabb semesta alam, Allah azza wa jalla. Maka, perbedaan itu ibarat antara langit dan juga bumi. Itulah mengapa, sampai pada detik ini, selama masih ada jiwa-jiwa penghafal Al Qur’an dan pecinta ibadah hidup di Palestina, Al Quds akan senantiasa terjaga. Dan kita semua sebagai seorang muslim, harus mendukung penuh perjuangan rakyat Palestina..

Dan saksikanlah, inilah motto untuk Palestina. Isy Kariiman Au Muts Syahiidan, Hidup Mulia atau Mati Syahid. Tampil sebagai pemenang dan berkuasa, atau mati syahid menjemput surga. Insya Allah..

??????????Salam hangat dan semangat selalu dalam dekapan ukhuwwah

Kembang Janggut-Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur
Kamis, 03 Muharram 1435 H/07 November 2013 pukul 20.55 wita

Dipublikasikan otomatis secara terjadwal oleh WordPress pada hari Ahad, 27 Muharram 1435 H/01 Desember 2013 pukul 08.00wita

Tinggalkan Jejak ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: