Tabiat Jalan Dakwah*

Sumber ilustrasi gambar dari sini

Tabiat Jalan Dakwah*

*Oleh Joko Setiawan, A Social Worker, Seorang Pembelajar Sepanjang Zaman

Bismillah Arabic

Jalan dakwah adalah jalan yang satu. Di atas jalan inilah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabat berjalan, demikian juga kita dan para pendukung dakwah berjalan dengan taufiq dari Allah subhanahu wata’ala. Kita dan mereka berjalan dengan bekal iman, amal, mahabbah (kasih sayang), dan ukhuwah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menyeru mereka kepada iman, amal, kemudian menyatukan hati-hati mereka di atas dasar cinta dan ukhuwah. Berpadulah kekuatan iman dan aqidah dengan kekuatan persatuan. Jadilah jamaah mereka jamaah contoh teladan. Kalimahnya harus lahir dan dakwahnya harus menang walaupun ditentang oleh semua penghuni bumi..

Tugas dan kepentingan dakwah Islam sangatlah besar dan agung, yaitu memimpin dunia, mengajarkan seluruh insan kepada sistem Islam, kepada cara hidup Islam, kepada ajaran yang baik, dimana manusia tidak mungkin bahagia tanpanya..

Tugas ini bukan tugas juz’iyyah, bukan pula kelompok per kelompok, bukan sebagian-sebagian. Bukan hanya untuk mencapai tujuan-tujuan yang terbatas dalam aspek politik, sosial dan ekonomi saja. Bukan hanya untuk satu tempat dan daerah tertentu saja. Bukan juga terbatas pada satu bangsa dan negara tertentu, akan tetapi merupakan satu tugas agung yang meliputi seluruh aspek kehidupan demi kebaikan yang paling sempurna dan kebahagiaan seluruh manusia yang ada di bumi ini. Bahkah untuk seluruh makhluk Allah, karena Rasulullah diutus untuk membawa rahmat kepada seluruh alam..

Jalan dakwah bukan ditaburi dengan bunga-bunga yang harum, tetapi merupakan satu jalan yang sukar dan panjang. Sesungguhnya antara haq dan bathil terdapat pertentangan yang nyata. Dakwah memerlukan kesabaran dan ketekunan memikul beban yang berat. Dakwah memerlukan kemurahan hati, pemberian dan pengorbanan tanpa mengharapkan hasil dengan segera, tanpa putus asa dan putus harapan. Yang diperlukan adalah usaha dan kerja yang kontinyu dan hasilnya terserah kepada Allah sesuai dengan waktu yang dikehendaki-Nya. Mungkin kita tidak akan melihat hasil serta buahnya di dalam hidup kita. Bahwasanya kita hanya disuruh beramal dan berusaha, tidak disuruh melihat hasil dan buahnya..

Sesungguhnya yang akan ditemui oleh para da’i di jalan Allah adalah berupa gangguan dan penyiksaan dari thagut dan musuh-musuh Allah yang hendak menghapuskan mereka, memusnahkan dakwah mereka atau menghalangi mereka dari jalan-Nya. Itu adalah perkara biasanya yang berulang kali terjadi di zaman silam dan senantiasa akan terus berulang di sepanjang zaman. Semuanya didorong oleh perasaan takut, mereka takut kekutannya yang berdiri atas dasar kebathilan akan musnah bila al haq bangkit dan tegak untuk menghapuskan kebathilan..

**Disadur dari Kitab “Thariqud Da’wah” karya Syaikh Mushthafa Masyhur yang diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia dengan judul “Jalan Dakwah” dan terbit pertama kali pada bulan Januari 1994.

??????????Salam hangat dan semangat selalu dalam dekapan ukhuwwah

Kembang Janggut-Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur
Rabu, 02 Muharram 1435 H/06 November 2013 pukul 20.23 wita

Dipublikasikan otomatis secara terjadwal oleh WordPress pada hari Sabtu, 26 Muharram 1435 H/30 November 2013 pukul 08.00wita

Comments
One Response to “Tabiat Jalan Dakwah*”

Tinggalkan Jejak ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: