Tenaga Ekstra tuk Sampai ke Negeri Sakura*

Tenaga Ekstra tuk Sampai ke Negeri Sakura*

*Oleh Joko Setiawan, A Social Worker, Seorang Pembelajar Sepanjang Zaman

Terkadang ada rasa cemburu dengan mereka-mereka yang telah berada duluan dengan mendapatkan beasiswa di Negeri Sakura. Cemburu bukan dalam artian benci, namun cemburu dan segera ingin juga merasakan hal yang sama dengan mereka. Merasakan atmosfer belajar di salah satu negeri yang rawan bencana alam -gempa bumi dan tsunami-, namun dengan kondisi alam yang demikian, mampu belajar cepat dan mengembangkan teknologi tepat guna untuk berusaha menanggulangi itu semua..

Beberapa kawan blogger dan FB yang saya kenal, mereka mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan sekolah Master di Jepang. Pada umumnya, mereka adalah para mahasiswa dari kampus ternama di Indonesia. Sebut saja seperti ITB, UI, UGM, UNPAD, UNAIR dan beberapa kampus ternama lainnya. Bahkan ada beberapa lembaga pemberi beasiswa yang secara terang-terangan hanya memperuntukkan beasiswanya bagi mahasiswa dari universitas X -tertentu- saja..

Ketika kita telusuri lebih jauh. Hal tersebut tidak mengherankan karena memang hubungan baik dengan kampus di luar negeri telah dibangun oleh universitas-universitas tersebut melalui studi banding, seminar internasional, konferensi, hingga pertukaran pelajar. Dan untuk mengurusi itu semua, kampus-kampus ternama tersebut memiliki bagian International Relation’s Office..

Lalu bagaimana dengan STKS Bandung? Saya sebagai salah satu alumninya merasa cukup kesulitan dengan minimnya kerjasama yang belum terbangun dengan komunitas internasional, khususnya kampus-kampus di luar negeri yang memiliki program studi Social Work/Welfare..

Bukan untuk menyalahkan pihak kampus, bukan pula untuk menjelek-jelekkan kinerjanya. Yang ingin saya sampaikan adalah perasaan prihatin untuk adik-adik kelas, dan harus segera diatasi dengan mulai membangun International Relation’s Office di Kampus STKS Bandung tercinta..

Menurut saya ini bukan suatu hal yang muluk-muluk, mengingat STKS Bandung dalam beberapa tahun terakhir memang telah mulai aktif di agenda-agenda internasional pada social work conference. Malaysia, Philippines, dan Australia adalah tiga negara paling potensial untuk dijalin relasinya.  Jalinan relasi yang paling memungkinkan adalah dengan mengadakan program pertukaran mahasiswa. STKS punya modal yang besar untuk pembelajaran praktik ilmu pekerjaan sosial, sehingga mampu menarik perhatian negara-negara tetangga. Dan demikian pula sebaliknya, mahasiswa STKS Bandung akan ‘naik tingkat’ dengan adanya program pertukaran ke luar negeri. Jadi, konsep dari pertukaran mahasiswa ini bukanlah untuk merendahkan martabat STKS Bandung -jika sampai menganggap bahwa pendidikan di STKS Bandung lebih jelek dibandingkan dengan di negara tetangga-, namun malah untuk semakin memperkaya khasanah pembelajaran yang lebih baik ke depannya..

Sebagai alumni, tentu tidak akan pernah bisa melupakan jasa STKS Bandung ketika pernah mengirimkan mahasiswanya keluar negeri untuk program pertukaran mahasiswa. Dan jika sudah demikian, hubungan timbale-balik positif akan terjadi dan menguntungkan bagi kedua belah pihak..

Hal ini memang barulah sebatas gagasan, namun saya yakin, gagasan yang masih baru hanya sebatas coretan di atas kertas ini, akan menjadi kenyataan di kemudian hari. Ya, karena saya telah berjanji kepada diri saya sendiri. Bahwa dengan kondisi yang ada saat ini, perjuangan saya untuk sampai meraih beasiswa S2 di Negeri Sakura sungguh agak lebih berat, namun harus tetap dijalani. Impian untuk menjadi alumni STKS Bandung pertama yang melanjutkan pendidikan master Pekerjaan Sosial di Negeri Matahari Terbit masih menyala di dalam diri.

Dan ketika impian  itu telah tercapai, maka saatnya berpikir untuk berkontribusi terhadap STKS Bandung. Salah satunya adalah dengan membuka jaringan hubungan antara STKS Bandung dengan kampus-kampus di luar negeri untuk program pertukaran pelajar dan juga beasiswa. Insya Allah..

Salam hangat dan semangat selalu dalam dekapan ukhuwwah

Kota Tenggarong-Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur
Jum’at, 04 Oktober 2013 pukul 09.46 wita

Dipublikasikan otomatis secara terjadwal oleh WordPress pada hari Rabu, 16 Oktober 2013 pukul 08.00wita.

Tinggalkan Jejak ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: