Membangun Peradaban melalui Remaja Masjid*

Sumber ilustrasi gambar dari sini

Membangun Peradaban melalui Remaja Masjid*

*Oleh Joko Setiawan, A Social Worker, Seorang Pembelajar Sepanjang Zaman

Hanya dalam beberapa belas tahun saja, zaman begitu cepat berubah..

Kita ingat ketika tahun 70-an hingga 90-an masyarakat Bangsa Indonesia masih memegang teguh budaya ketimuran. Malu berpacaran di muka umum ketika masih remaja, malu berpakaian minim ketika keluar rumah, tempat clubbing/diskotik dan penyebaran minuman keras sangat terbatas, dan tidak ada siswa atau mahasiswa tawuran, adalah merupakan beberapa contoh hal tabu yang malah menjamur di era sekarang..

Apalagi, zaman teknologi informasi begitu dahsyat berkembang, dengan adanya internet, kemajuan pesat di bidang teknologi informasi men-support bisnis maupun pendidikan agar terus maju..

Namun, kabar buruknya adalah, kontrol sosial di masyarakat menjadi semakin lemah, ditambah pemahaman agama yang semakin hari semakin berkurang. Kita tentu sangat miris ketika penduduk negeri yang didaulat sebagai penganut agama Islam terbesar di dunia, tapi faktanya begitu banyak yang tidak bisa mengaji/melafalkan Al Qur’an secara lancar. Ketika baca Al Qur’an saja tidak lancar, bagaiamana dengan hafalan dan pemahaman yang mendalam mengenai isinya? Yang ada, malahan adalah kelompok-kelompok yang di KTP-nya dicantumkan agama Islam, namun dengan lantang banyak menyelisihi ajaran agama Islam itu sendiri dengan pemikiran LIBERAL..

Remaja dan pemuda kita sedang di ambang kehancuran, ketika kondisi seperti ini terus berkelanjutan tanpa ada upaya perbaikan. Tayangan televisi, majalah, dan internet diakses dengan beragam informasi negatif yang malah dapat merusak jati diri asli para generasi penerus bangsa ini. Kecerdasan yang melekat padanya boleh saja semakin meningkat, namun akhlak dan moralnya semakin turun, bahkan mencapai titik terendah..

Ah, rasanya kita telah melupakan sesuatu. Kita tarik kembali pada masa dimana orang-orangnya mampu menjadi teladan terbaik sepanjang zaman. Ya, itulah zaman Rasulullah shallallahu ‘alayhi wasallam bersama para sahabat (tabi’it dan tabi’in)..

Rasulullah dahulu kala, mulai membangun peradaban dari masjid. Mengkader para pemudanya dari dalam masjid untuk berbagai macam urusan. Maka, sudah selayaknya kita juga harus mampu mencontohnya..

Membangun  peradaban melalui remaja masjid? Mungkinkah? Dan jawabannya, sangat mungkin ^^

Kebanyakan di daerah kita saat ini, masjid hanya diisi dengan anak-anak yang sedang mengaji di TPA. Anak-anak yang mayoritas berusia TK sampai kelas VI SD saja. Lalu dimana anak-anak sebaya usia SMP-SMA dan perguruan tinggi itu?

Nah, inilah yang perlu dikembangkan. Kecintaan terhadap masjid, termasuk di dalamnya memakmurkan masjid, harus selalu ditanamkan erat di dalam diri remaja dan pemuda Indonesia. Karena memang dari sanalah akan tercipta dan terdidik generasi rabbani, yang mengenal dan mencintai Rabb-nya..

Sesunguhnya, ada tenaga berlebih dari para remaja kita. Hanya saja, tenaga lebih tersebut karena tidak ada media penyaluran yang efektif, kemudian tersalurkan kepada hal-hal yang kurang positif sehingga menyebabkan permasalahan-permasalahan baru di kalangan remaja..

Inilah peran yang harus diaktifkan oleh orang-orang yang peduli pada dakwah, pada kondisi umat saat ini dan juga di masa depan, terhadap masa depan bangsa dan negaranya yang mayoritas dihuni oleh umat muslim terbesar seantero jagat raya..

Kegiatan di komunitas remaja masjid tidak lagi terkait pada hal-hal seremonial semata, namun juga sudah harus melangkah pada tingkat kepekaan dan kepedulian sosial, teknologi, juga hiburan dan budaya..

Kebaikan itu harus dikemas sedemikian rupa sehingga mampu bersaing dan mengalahkan kemaksiatan yang dikemas dengan menarik pula. Hayuk, segera tergerak, ketika lingkungan kita berada di sekitar masjid, mari aktifkan remaja masjidnya. Mari menjadi bagian penggerak atas perubahan peradaban yang gemilang di masa depan, melalui remaja masjid ^_^

Salam hangat dan semangat selalu dalam dekapan ukhuwwah

Kembang Janggut-Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur
Ahad, 29 September 2013 pukul 16.25 wita

Dipublikasikan otomatis secara terjadwal oleh WordPress pada hari Selasa, 08 Oktober 2013 pukul 08.00wita.

Comments
One Response to “Membangun Peradaban melalui Remaja Masjid*”

Tinggalkan Jejak ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: