Ilusi Kontes Kecantikan*

Sumber Ilustrasi Gambar dari sini

Ilusi Kontes Kecantikan*

*Oleh Joko Setiawan, A Social Worker, Seorang Pembelajar Sepanjang Zaman

Semenjak tersiar kabar mengenai diadakannya Kontes Kecantikan Tingkat Dunia yang akan digelar di dua tempat, yakni Bali dan Jakarta (lebih tepatnya berada di wilayah Bogor), maka beberapa elemen telah bergejolak..

Ada yang bergejolak bahagia, karena merasa terhormat bahwa Bangsa Indonesia menjadi tuan rumah dari dilaksanakannya Kontes Kecantikan Se-Jagat Raya alias Miss World. Mereka-mereka ini adalah yang kebanyakan berkepentingan dengan kegiatan terkait..

Namun, tak sedikit pula yang merasa risih, dan bahkan merasa terhina juga terlukai atas kontes kecantikan yang dalam konsep pemahaman agama Islam jelas-jelas merendahkan martabat wanita, dan hanya menjadikan wanita sebagai objek kenikmatan syahwat semata..

Kalian tahu apa misi dari ajang kontes ratu kecantikan ini? Uang, uang, dan uang. Ya, karena wanita dengan segala efek pengaruhnya telah dijadikan komoditi perdagangan. Kecantikan lebih dinilai dari penampilan fisik dengan penggambaran rambut yang indah, kulit yang putih atau kuning langsat, kaki yang jenjang, juga body yang katanya “seksi”. Selebihnya baru ditambahkan kemampuan pembeda seperti penguasaan bahasa asing, juga pengetahuan tentang beberapa tema yang memang telah disiapkan untuk dipelajari. Semuanya dikemas dengan begitu apik, hingga banyak orang tersihir, kemudian membenarkan bahwa memang kecantikan itulah yang senantiasa patut dikagumi oleh orang-orang..

Benarkah demikian? Ukuran kecantikan wanita, selalu saja dinilai dari aspek fisiknya. Lalu bagaimana dengan aspek keagamaan dan moral/akhlaknya? Padahal kalau kita kupas lebih jauh, segala hal yang dipamerkan dalam kontes kecantikan tersebut adalah aurat yang seharusnya tidak dinampakkan kecuali kepada mahram/keluarganya saja..

Kecantikan itu, bermula dari hati yang lembut, suci dan peduli. Mari mengingat lagi bahwa Rasulullah shallallahu ‘alayhi wasallam pernah bersabda bahwa ada satu bagian yang apabila ia baik, maka baiklah semuanya, dan apabila ia buruk, maka buruk pulalah seluruhnya, dan bagian itu diterangkan lagi oleh Baginda Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alayhi wasallam, yaitu HATI..

Kebaikan dari HATI ini akan nampak secara kasat mata ketika ia dengan sukarela dan sukacita melaksanakan segala perintah Tuhannya dan juga menjauhi segala larangan..

Maka, bagi seorang wanita. Kecantikan itu akan terpancar ketika ia mau menutup auratnya, tidak memamerkannya kepada khalayak yang bukan mahramnya, apalagi sampai meng-kontes-kannya. Rambut, jenjang leher dan kaki, lekuk tubuh, adalah bagian-bagian yang harus dilindungi dan ditutupi, dan beginilah kemuliaan seorang wanita akan terjaga dengan martabat yang tinggi..

Wanita adalah kaum hebat yang selalu berdiri kokoh di belakang seorang laki-laki perkasa. Masih ingat kata mutiara yang menyebutkan bahwa di balik laki-laki yang hebat, terdapat wanita hebat di belakangnya. Inilah keistimewaan wanita. Tentu, adalah wanita yang taat pada Rabb-nya, juga patuh pada suaminya, dan tidak membantah perintah kedua orang tua selama itu menuju kepada kebaikan dan keridho-an Tuhannya..

Kecantikan yang melulu menilai dari segi fisik adalah sebuah ilusi untuk membodohi kaum wanita kekinian. Kapitalisme telah memperdaya pengusaha untuk terus mengejar dunia, dengan mengorbankan wanita sebagai objek penarik pelanggannya..

Lalu, apakah kita mau dan rela melihat saudara, anak-anak bahkan isteri kita menjadi seseorang yang dinikmati oleh orang banyak, dan hal itu dimulai dari kenikmatan memandang tubuh yang molek dan seksi, hingga mampu memuaskan nafsu diri..

Mari renungkan, dan semoga sedikit tulisan ini mampu menggugah nurani, agar kita juga menjadi bagian dari penolakan pelaksanaan puncak acara Miss World di Bogor-Jawa Barat-Indonesia..

Salam hangat dan semangat selalu dalam dekapan ukhuwwah

Kembang Janggut-Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur
Senin, 09 September 2013 pukul 11.25wita

NB: Tulisan ini adalah bagian dari Tribute to TolakMissWorld yang puncak acaranya pada bulan September 2013 akan dilaksanakan di Bogor-Jawa Barat.

Dipublikasikan otomatis secara terjadwal oleh WordPress pada hari Jum’at, 20 September 2013 pukul 08.00wita.

Comments
4 Responses to “Ilusi Kontes Kecantikan*”
  1. dalam kontes kecantikan, wanita ditempeli kosmetik, pakaian2 desainer dan aksesoris2. dia harus tersenyum dan jalan lengak-lenggok menggoda semua orang. lalu dibayar. jadi dia itu sebenernya sama kayak SPG di panggung. dia bekerja jadi prmotor doang. tapi kalau dia memamerkan tubuhnya dan minta dibayar, berarti dia menjual penampakan tubuhnya. itu namanya pelacur mata. lebih parah lagi klau mejual tubuh beneran.
    banyak wanita selebritis yang tidak sadar atau sadar tapi malah menantang aurat. dengan pedenya mereka bilang ini kebebasan, emasipasi dan mengangkat harga diri wanita. sebenarnya sama aja. mereka harus kerja diliatin orang-orang. mereka dibeli setiap kali tampil.
    wanita selebritis yang mau mengikuti dan mendukung kontes kecantikan telah silau oleh uang dan popularitas.

Tinggalkan Jejak ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: