Ibu Ketua FORKOMKASI Nasional

FORKOMKASI Header Blog 2013

Ibu Ketua FORKOMKASI Nasional

Bismillahirrohmaanirrohiim..

Terpendam rasa bersalah dalam diri akibat tidak mampu menghadirkan raga di agenda besar Forum Komunikasi Mahasiswa Kesejahteraan Sosial Indonesia (FORKOMKASI). Pada bulan ini FORKOMKASI menghelat acara Kongres III FORKOMKASI di Universitas Bengkulu (UNIB) sejak tanggal 11-15 September 2013. Hadirlah para utusan mahasiswa Jurusan Pekerjaan Sosial/Ilmu Kesejahteraan Sosial dan keilmuan serumpun dari berbagai kampus/universitas di Indonesia menghadiri Kongres III ini, tak terkecuali utusan dari kampus almamater tercinta, Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung. Utusan dari STKS itu antara lain ada Devita (2011), Ayuk (2011) dan juga Uga (2012).

Wanita Pengukir Sejarah

Ucapan selamat patut diucapkan karena sejarah baru telah terukir. Melalui proses yang panjang, mulai dari pembahasan Tata tertib sidang, AD/ART, Rekomendasi, hingga Tata cara pemilihan ketua telah dilaksanakan. Sungguh bukan suatu proses yang mudah, 3 hari 3 malam Kongres dilaksanakan untuk menghasilkan keputusan terbaik. Dan pada akhirnya..

Terpilihlah nama DEVITA MURNI, mahasiswi angkatan 2011 dari kampus Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung menjadi ketua umum FORKOMKASI Nasional dengan sistem kepengurusan Hierarki yang meninggalkan sistem kepengurusan Dewan Formatur.

Inilah sejarah itu bermula. Sejak Kongres I FORKOMKASI di Depok pada akhir bulan Maret 2011 yang lalu, dan sampai pada saat ini, di kesempatan Kongres III FORKOMKASI, terpilihkan Ketua Umum yang lemah gemulai (asal Solo, Jawa Tengah), namun begitu tegas. Insya Allah DEVITA MURNI siap menjadi pemimpin generasi penerus, yang akan meneruskan kerja-kerja FORKOMKASI selama ini, untuk menggapai tujuan bersama.

Sumber Gambar dari Facebook

Sumber Gambar dari Facebook

Ibu Ketua, Komandan Tertinggi FORKOMKASI

Suatu kabar gembira bahwa kader terbaik dari Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung saat ini menduduki posisi tertinggi di FORKOMKASI. Bukan posisi tertingginya tersebut yang menjadi kebanggaan, melainkan kontribusi nyata STKS Bandung untuk mahasiswa KS di seluruh penjuru negeri Indonesia akan terasakan secara langsung. Bukankah jejaring STKS Bandung telah ada di mana-mana, khususnya di Kementerian Sosial Republik Indonesia. Maka, inilah kesempatan emas, momentum terbaik untuk lebih PEDULI terhadap isu sosial dan kesejahteraan. Melalui FORKOMKASI, akan ada lebih banyak yang bisa disinergikan, mengaktifkan potensi-potensi unggul yang mungkin saja telah dan masih terpendam.

DEVITA MURNI, yang telah resmi dipanggil Ibu Ketua FORKOMKASI, tercatat memiliki track record yang baik di bidang akademik kampus. Juga aktif di beberapa organisasi kampus dan menjadi pemeran penting di dalamnya. Sebelumnya, Devita telah aktif menjadi Pengurus di FORKOMKASI Regional Jawa Barat. Dan saat ini adalah waktunya untuk menunjukkan kerja-kerja yang lebih cerdas, lebih bervisi dan bersifat global.

 Inilah, mari ucapkan SELAMAT kepada DEVITA MURNI, Ibu Ketua sebagai Komandan Tertinggi Forum Komunikasi Mahasiswa Kesejahteraan Sosial Indonesia (FORKOMKASI) masa bakti kepengurusan 2013-2014.

FORKOMKASI Header Blog 2013

STKS Berbagi

Sebuah motto yang sederhana, “STKS Berbagi”. Inilah spirit yang harus tertanam jauh di dalam lubuk hati. Kepemimpinan itu adalah amanah, dan amanah akan dimintai pertanggungjawaban. Status mahasiswa, tidak terlepas dari otoritas lembaga di atasnya, dalam hal ini, kita berbicara tentang STKS Bandung.

Harapannya, dengan kepemimpinan yang ada di pundak mahasiswa STKS Bandung, maka lembaga ini juga patut men-support penuh selama satu tahun masa bakti kepengurusan. STKS Bandung, sudah bukan waktunya lagi untuk hanya berada di “zona nyaman” tanpa memikirkan saudaranya. Tapi, memang sudah dapat kita lihat bersama bahwa peran STKS Bandung telah begitu jelas terasa, mulai dari IPSPI (Ikatan Pekerja Sosial Profesional Indonesia), IPPSI (Ikatan Pendidikan Pekerjaan Sosial Indonesia), KPSI (Konsorsium Pekerjaan Sosial Indonesia), ICSD (International Consortium for Social Development), dan masih banyak lagi yang lainnya. Kontribusi tersebut tidak lain adalah untuk memperkuat eksistensi profesi Pekerjaan Sosial yang nantinya akan disandang oleh mereka semua yang belajar di kampusnya mengenai Ilmu Pekerjaan dan Kesejahteraan Sosial.

Tidak tertinggal di organisasi mahasiswanya. FORKOMKASI dibentuk dengan tujuan untuk memperkuat eksistensi dan kebanggaan diri sebagai mahasiswa Kesejahteraan Sosial, yang dimana masih begitu banyak mahasiswa dari jurusan lain yang tidak kenal, serta tidak memahami peranan strategis dari mahasiswa ini.

Kini saatnya, STKS Bandung juga turut mendukung penuh atas keberjalanan organisasi penguat profesi Pekerjaan Sosial di tataran mahasiswa, yakni Forum Komunikasi Mahasiswa Kesejahteraan Sosial Indonesia (FORKOMKASI) yang beranggotakan lebih dari 20 universitas dari Sabang sampai Merauke.

STKS Berbagi . . . Karena berbagi, tidak pernah rugi . . . ^_^

Salam hangat dan semangat selalu dalam dekapan ukhuwah by Muhammad Joe Sekigawa

Seorang Pembelajar Sepanjang Zaman who has a great dreams

A Social Worker graduated at Oct 2012 from Bandung College of Social Welfare (BCSW), Department of Social Rehabilitation

Selesai ditulis pada hari Ahad sore, 15 September 2013 at 17.05wib @Ruang kantor PT. Silva Rimba Lestari Distrik Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur.

Tinggalkan Jejak ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: