Tak Perlu Menjadi Kader Ikhwanul Muslimin*

Tak Perlu Menjadi Kader Ikhwanul Muslimin*

*Oleh Joko Setiawan, A Social Worker, Seorang Pembelajar Sepanjang Zaman

Tak Perlu Menjadi Kader Ikhwanul Muslimin..

Untuk merasakan begitu pedihnya penderitaan saudara kaum muslimin kita di bumi Mesir yang telah dibantai membagi buta oleh Militer Dzalim Mesir..

Tak Perlu Menjadi Kader Ikhwanul Muslimin..

Ketika kita hendak menegakkan sendi-sendi pembelaan terhadap Hak Asasi Manusia di seluruh dunia. Apakah ketika yang jatuh menjadi korban adalah kaum muslimin kemudian tidak ada berlaku lagi perlindungan Hak Asasi Manusia bagi mereka? Begitu kejamkah dunia memandang Hak untuk Hidup manusia-manusia yang mengakui Allah azza wa jalla sebagai Rabbnya..?

Tak Perlu Menjadi Kader Ikhwanul Muslimin..

Yang diperjuangkan rakyat Mesir secara damai dengan aksi turun ke jalan mereka, yang mencapai jutaan orang, bukanlah membabi buta untuk dukungan perebutan kekuasaan belaka. Sungguh tega orang yang mengatakan bahwa mereka telah diperalat oleh petinggi Ikhwanul Muslimin hanya untuk mengejar kekuasaan, yakni kembalinya Dr. Muhammad Mursi untuk duduk kembali di Kursi Kepresidenan..

Tak Perlu Menjadi Kader Ikhwanul Muslimin..

Untuk menyadari bahwa perjuangan jutaan kaum muslimin di Mesir itu tidaklah terkotak dalam satu kepentingan tertentu, melainkan untuk memperjuangkan kepentingan ummat, dimana kalimat prinsip itu menjadi nyata dalam kehidupan. Allah Ghayatuna (Allah lah tujuan kami), Ar Rasul Qudwatuna (Rasulullah shallallahu ‘alayhi wasallam teladan kami), Al Qur’an Dusturuna (Al Qur’an adalah pedoman hidup/undangi-undang kami), Al Jihadu Sabiluna (Jihad adalah jalan juang kami), dan Al Mautu fi Sabilillahi asmaa amaanina (Mati di jalan Allah/syahid adalah cita-cita tertinggi kami)..

Tak Perlu Menjadi Kader Ikhwanul Muslimin..

Sesungguhnya Al Haq telah nyata berbeda dangan yang Bathil. Penumpahan darah sesama muslim hukumannya adalah neraka Jahannam, tidakkah mereka para Militer ingat firman Allah subhanahu wata’ala jika mereka memang masih mengaku sebagai seorang muslim? “Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi yang memamg tak dibenarkan dan membunuh orang-orang yang menyuruh manusia berbuat adil, maka gembirakanlah mereka bahwa mereka akan menerima siksa yang pedih” (Q.S Ali Imran: 21)..

Tak Perlu Menjadi Kader Ikhwanul Muslimin..

Ketika pada awalnya kau sudah berbeda pendapat dengan mereka. Demokrasi haram! Partai memecah belah ummat! Harakah menyuburkan permusuhan daripada persahabatan! Kami semua menerima pandangan berbeda tersebut, dan kita tetap saudara muslim, kita tetap bermuamalah, tetap saling menyeru dalam kebajikan dan mencegah dari kemunkaran, sakit satu maka sakitlah seluruh badan. Hari ini, ribuan nyawa telah meregang, lebih dari angka 2500 jiwa manusia pejuang kedamaian dan keadilan tersebar rata di seluruh penjuru negeri Mesir. Namun masih tegakah untuk menyalahkan mereka? Mencela mereka karena kau merasa pendapatmu tidak didengarkan? Dan ketika mereka diserbu keganasan Militer yang tak berhati Islami, kau masih saja sibuk menyalahkan, dan kembali lagi menyalahkan, seolah terus mengutuk di tengah kegelapan..

Tak Perlu Menjadi Kader Ikhwanul Muslimin..

Untuk peduli pada mereka yang telah memberikan dukungannya ketika Indonesia pertama kali mendeklarasikan dirinya untuk merdeka, menjadi negara dengan penduduk muslim terbesar di seluruh dunia dalam keadaan bebas tanpa terjajah oleh kaum kafirin. Masih ingatkah dengan peristiwa 10 November 1945 dimana rakyat Surabaya diserang oleh Militer Inggris? Rakyat Mesirlah yang terus menyuarakan dukungannya atas kemerdekaan Bangsa Indonesia dan memompa semangat para kaum muslimin di belahan negara-negara lainnya. KH. Agus Salim pun sudah sempat bertandang ke Mesir untuk menyampaikan ucapan terima kasih di masa Kepresidenan Soekarno. Lalu sekarang mengapa kita berpaling seolah tak ada ikatan apapun dengan mereka, para rakyat Mesir yang menjadi korban pembantaian atas tuntutan kebebasan dan keadilan berdasarkan agama Islam?

Tak Perlu Menjadi Kader Ikhwanul Muslimin..

HFI (Humanitarian Forum Indonesia) di Jakarta pada bulan lalu, jauh-jauh hari sebelum pembantaian dalam jumlah besar ini terjadi, telah memberikan dukungannya, mengeluarkan pernyataan resminya untuk menghentikan tindakan represif yang dilakukan oleh pihak Militer Mesir. Padahal, HFI bukanlah terdiri dari Organisasi Kemanusiaan berbasis Agama Islam saja. Di sana terdapat YEU (Yakkum Emergency Unit) dan WVI (World Vision Indonesia) yang merupakan organisasi kemanusiaan keagamaan Kristen. Maka, telah jelaslah bahwa misinya adalah misi kemanusiaan yang tak lagi mengkotakkan dalam satu agama tertentu? Mereka saja dengan lapang hati terbuka untuk tergugah hatinya? Sedangkan kita masih hanya mencemooh karena menganggap hal tersebut sebagai kesalahan rakyat Mesir sendiri yang ngotot terus berdemo di Rab’ah al Adawiyah. Sungguh tega!!!

Tak Perlu Menjadi Kader Ikhwanul Muslimin. Hanya, jadilah manusia untuk peduli dan memberikan bantuan semampunya pada Rakyat Mesir yang dibantai oleh Militer negaranya atas dukungan penuh dari Amerika dan Yahudi laknatullah..

Salam hangat dan semangat selalu dalam dekapan ukhuwwah

Kembang Janggut-Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur
Sabtu, 17 Agustus 2013 pukul 13.05wita

Catatan Penulis/NB: Tulisan ini tibute to Mesir yang mungkin akan terpublikasikan jauh setelah kejadian di Mesir terjadi. Namun, tulisan ini benar-benar dibuat ketika peristiwa itu membara. Semua hanya karena koneksi internet yang tak terjangkau sampai ke tengah hutan saja. Syukurlah HP Lowtech (Low Technology) ini masih bisa mengakses sosial media, sehingga bisa memantau setiap waktu perkembangannya.

Dipublikasikan otomatis secara terjadwal oleh WordPress pada hari Selasa, 10 September 2013 pukul 08.00wita.

Tinggalkan Jejak ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: