Golongan Wanita di Samping Mereka*

Golongan Wanita di Samping Mereka*

*Oleh Joko Setiawan, A Social Worker, Seorang Pembelajar Sepanjang Zaman

Sempat beberapa kali terlintas dalam pikiran, bukan sekali ini saja tentunya..

Ketika ada beberapa orang begitu mengkhawatirkan akan jodohnya, bahkan mengedepankan ego, menganggap bahwa wanita yang ia temui, meski belum ia ungkapkan perasaannya, begitu meyakini bahwa dirinyalah yang terbaik, ketika kenyataannya didapatinya tak seindah impian, sakit hati meradang di dalam diri..

Wanita, membicarakan mereka, sungguh yang terbayang adalah kemuliaan dan kelembutan perangai yang begitu menyejukkan qalbu..

Namun sayang, peran mereka sebagai tempat berlabuhnya sang suami, dan belajar banyak hal atas keingintahuan anak-anaknya, seringkali tak berjalan sebagaimana adanya, bahkan mereka ada di tempat-tempat dan rutinitas keseharian yang salah..

Hal unik dan menarik bagi saya adalah bahwa di manapun tempat kita berada, selalu ada wanita sebagai pasangannya..

Dimulai dari perbedaan agama-agama –bahkan sampai yang tidak memeluk agama-, selalu ada wanita di samping mereka..

Perbedaan cara pandang pada tiap-tiap harakah, mulai dari yang mewajibkan cadar, jilbab panjang, pelaku praktik budaya tradisional, pejuang khilafah sekaligus pencaci demokrasi, NII, gemar mem-bid’ah-kan, Syi’ah, kelompok sepemikiran JIL, Ahmadiyah, Tarbiyah, dan yang lain-lainnya, semuanya ada wanita-wanita yang ikut serta mendampingi para lelaki pejuangnya..

Begitu juga dengan kelompok pergaulan anak jalanan, anak punk, pecandu narkoba, seks bebas, tato, clubbing, dan kelompok-kelompok penempuh jalan “bengkok” lainnya, tak dinyana ternyata selalu ada wanita yang berperan di sana. Kadang tak habis pikir tentang hal itu, tapi kenyatannya memang demikian adanya..

Oleh karenanya, ketika engkau –termasuk diri saya- tengah menyukai seorang wanita, kemudian terlihat tidak sejalan cara berpikir dan pergaulannya, maka ikhlaskanlah, dan yakinlah bahwa setiap cermin diri kita, akan mendapatkan pasangan yang hampir serupa, meski tidak sama sepenuhnya..

La tahzan. Fokuskan pada perbaikan diri tanpa henti, istiqomah di jalan ini, jalan dakwah fi sabilillah, dan semoga Allah membalas segala aktivitas kontribusi kita pada dakwah, dengan keridho’an menuju syurga-Nya kelak di akhirat. Aamiinn..

Salam hangat dan semangat selalu dalam dekapan ukhuwwah

Kembang Janggut-Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur
Sabtu, 10 Agustus 2013 pukul 10.36wita.

Dipublikasikan otomatis secara terjadwal oleh WordPress pada hari Sabtu, 31 Agustus 2013 pukul 08.00 wita

Comments
5 Responses to “Golongan Wanita di Samping Mereka*”
  1. “Fokuskan pada perbaikan diri tanpa henti” bener banget mas, lebih baiknya kita terus melakukan perbaikan pada siri kita😀

  2. assa says:

    Iya mas, setiap manusia sudah diciptakan berpasang2an..
    Dan kalo undtuk masalah “berkesesuaian” atau tidaknya dalam pola pikir dan lain2, mungkin sebelum menikah sudah harus kita waspadai..
    Seorang Istri adalah penentunya, pernah dengarkan mas bahwa dibalik lelaki besar itu pasti ada perempuan yang hebat. Kemudian ditambah lagi, seorang Istri akan menjadi “madrasah”/ sekolah pertama bagi anak-anaknya dan disini seorang akan berperan besar dalam menentukan bagaimana sang anak nantinya…
    Ya, meng’ishlah”kan diri adalah hal yang bisa kita perbuat disetiap waktunya,
    semoga kita dipertukan dengan jodoh yang “hebat” dan disaat yang “tepat” pula.🙂

  3. KAMMI STKS says:

    Reblogged this on KAMMI STKS BANDUNG and commented:
    Golongan Wanita di Samping Mereka by Muhammad Joe Sekigawa

Tinggalkan Jejak ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: