Story 006 Mbolang di Ibukota

Sumber Gambar dari sini

Mbolang di Ibukota

Kuakui, kerja di PT. ADM ini sangatlah menguras tenaga, capeknya bukan main. Masih teringat kala itu, ketika masuk kerja perdana memegang mesin gun, tangan rasanya sampai tak bisa menggengggam, kaki hampir kram, dan tentu saja, pegal linu di sekujur tubuh. Meski demikian, ini bukanlah siksaan, melainkan proses adaptasi yang lambat laun ternyata bisa kuikuti juga iramanya.

Ketika masuk pada shift malam, sekitar pukul 07.00 wib. Kebanyakan dari kami, akan mempergunakannya untuk tidur sampai siang, setelah makan siang akan tidur lagi hingga sore. Atau ada juga yang mempergunakannya untuk main PS dan juga nonton DVD.

Namun, lain halnya dengan diriku. Aku memiliki hasrat adventure alias “mbolang” yang cukup tinggi. Awalnya aku mengajak dari teman terdekat, namun ketika kebanyakan dari mereka enggan untuk berpanas ria menyusuri Ibukota. Maka, aku pun pergi sendiri saja. Dan bagiku, itu tak ada masalah.

Untuk mempermudah langkahku, akupun memilih transportasi Bus Trans Jakarta yang lebih familiar dikenal dengan sebutan Busway. Padahal, Busway ini sendiri sebenarnya merupakan sebutan untuk jalan khusus yang dilalui oleh Bus Trans Jakarta. Rute Busway ini kutempuh mulai dari Halte Senen, menuju Harmoni, Monas, Sarinah, Bundaran HI, Polda, Gelora Bung Karno, hingga Blok M. Selain jalur ini, aku juga mulai mengambil jalur yang lainnya seperti Tanjung Priok, Cempaka Mas, Cempaka Putih, Mangga Dua, hingga Ancol. Bahkan ketika hendak ada urusan ke Kantor Kementerian Sosial, aku juga melewati rute UI Salemba, Matraman, Kampung Melayu, Kramatjati, Pasar Rebo, hingga Kampung Rambutan. Semua ini kebanyakan kujalani sendiri. Maklum, waktu itu (akhir tahun 2007), kondisi Busway masih sangat prima, nyaman, dan bersih. Maka, aku pun menjadi ketagihan untuk mempergunakan waktu jalan-jalan, meski konsekuensinya akan mengurangi waktu istirahat sebelum kembali bekerja di malam harinya.

Dari hasil jalan-jalan tersebut, kuketahui bahwa alamat Kedutaan Besar Jepang di Indonesia berkantor tak jauh dari Hotel Indonesia. Rutenya selalu kulewati dari Harmoni-Blok M. Maka, hasratku pun kembali menyeruak untuk bisa masuk ke Kedutaan Besar Jepang ini. Impianku untuk bisa melanjutkan pendidikan tinggi di Negeri Sakura itu semakin membesar hari ke hari.

Aku sempat bingung, mau apa ke Kedutaan Besar Jepang padahal aku masih belum mengurus visa, tak ada urusan luar negeri apapun dengan negeri Jepang.Tapi, syukur Alhamdulillah, perpustakaan di Kedutaan Besar Jepang dibuka untuk umum pada hari kerja dengan jam-jam tertentu. Maka, aku pun menyusun jadwal untuk mengagendakan pergi ke Perpustakaan ini.

Wah, sayangnya aku tak sempat mendokumentasikan, kapan aku pertama kali mengunjungi perpustakaan Kedubes Jepang di samping Hotel Indonesia itu. Yang jelas, perasaanku kala itu membuncah, dan semakin memantapkan diri, memang benar, Jepang suatu saat nanti akan bisa kulampaui. I am very sure about this feeling. Insya Allah.. ^^

Selain Perpustakaan Kedubes Jepang, tentu saja yang spesial dikunjungi adalah Monas. Ikon termahsyur di Tanah Betawi itu adalah Monumen Nasional yang di pucuknya terlapisi emas seberat puluhan kilogram. Namun, lagi-lagi sangat disayangkan. Sampai detik tulisan ini digoreskan dengan tuts-tuts keyboard Asus X-44 C yang telah membersamaiku selama hampir dua tahun silam, belum kesampaian naik ke puncaknya Monas he he. Suatu saat, dengan pendamping hidupku kelak, akan naik ke sana berdua. Semoga.. ^_^

*Kembang Janggut, 07 Juli 2013

**Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Dipublikasikan otomatis secara terjadwal oleh WordPress pada hari Kamis, 15 Agustus 2013 pukul 08.00wita.

NB: Artikel ini adalah edisi series dari The Story of Muhammad Joe Sekigawa. Diterbitkan secara berkala pada setiap hari Senin dan Kamis, sejak tanggal 29 Juli 2013. Jika tak ada halang merintang, akan disusun menjadi sebuah buku bagi koleksi pribadi ^_^

Comments
5 Responses to “Story 006 Mbolang di Ibukota”
  1. Allah sesuai prasangka hambanya, Perkuat Prasangka terhadap Allah,doa dan iringi dengan usaha… Keep spirit for you and Good job !😉

  2. kebomandi says:

    semoga tercapai keinginan nya ke Jepang ^^ amin.
    kalo ke jakarta enak nya pas mudik… lengaaaang

Tinggalkan Jejak ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: