Meniti Asa di Tanjung Barat

Bismillahirrohmaanirrohiim,,

Ah, sungguh tak terasa waktu begitu cepat berlalu. Aku pikir baru saja kemarin kepala ini mengenakan toga, sebuah tanda bahwa aku tengah diwisuda serta berakhir sudah-lah status mahasiswa Diploma IV di Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung pada hari Rabu, 10 Oktober 2012 yang lalu. Kini, aku berada di sini, sebulan telah terlewati, di Tanjung Barat aku masih meniti asa. . .

Kota besar sebenarnya bukan tujuan utamaku untuk menetap, aku memilih Jakarta karena pertimbangan tertentu. Selagi masih muda (baca: lajang), aku ingin berkeliling Indonesia, mengabdikan diri untuk daerah terpencil barang enam bulan atau satu tahun lamanya. Kemudian melakukan hal yang serupa namun berpindah pulau tentunya. Ah, Jakarta. Aku adalah orang yang tidak terlalu suka dengan hiruk pikuk keramaian, apalagi ditambah dengan padatnya volume jalanan, bagi wong ndeso sepertiku, kehidupan semacam ini sama sekali tidak kuharapkan.

Tapi inilah jalan, saat ini aku tengah tinggal di Jakarta. Tinggal di antara ribuan hingga jutaan anak manusia yang mencari rizki di Ibukota. Dan aku menjadi bagian salah satunya orang yang ikut serta memenuhi kepadatan penduduknya. Apa yang kucari? Benar-benar cukup membingungkan sebenarnya. Aku masih mencari apa yang aku cari, secara visi dan misi ada, namun kongkret perwujudan dari semuanya masih terasa samar, belum jelas, masih ada titik-titik kesamaran yang aku sendiri tak mampu menjelaskannya.

Kelurahan Tanjung Barat Kecamatan Jagakarsa, Kota Administrasi Jakarta Timur, kini aku berada. Lokasi yang tak begitu jauh dari Unindra, juga dari kantor ANTAM, tak jauh pula dari Kantor Pusat DPP PKS dimana tanzhim dakwah dibina dan diwujudkan untuk me-negara.

Asa, asa yang mana yang masih senantiasa tertinggal di sini, tinggal bersamaku di Tanjung Barat? Semua impian itu, apakah masih ada dan melegenda di dalam jiwa dan raga? Duhai malam, mungkin engkau memang gelap gulita, namun semakin engkau gelap, maka pertanda fajar akan segera tiba. Begitu juga dengan mimpi ini, tak pernah khawatir ketika ternyata ia nampak semakin jauh. Atau ketika tidak terasa semakin jauh, namun tak kunjung sampai. Kenapa? Haruskah kugerus mimpi itu hingga ia lenyap dan menjadi hawa udara semata?

Ah, biar kunikmati saja kegalauan jiwa tengah melanda. “Galau itu dewasa”, demikian ujar salah satu akhwat KAMMI STKS dalam sebuah catatan facebook-nya. Mungkin ada benarnya juga ya. Galau-nya aku di masa sekarang memang beda dengan galau di masa silam. Jika dahulu sungguh individualis dan terkesan sok romantis, maka kegalauan sekarang yang kualami lebih pada evaluasi-evaluasi diri yang terus saja terjadi, khawatir jika saja akan terpeleset kembali dan menjadi jauh dari kereta dakwah ini.

Hanya satu lembar saja, rangkaian paragraf ini kususun rapi. Masih di Tanjung Barat, asa ini tetap menanti, sebuah pengalaman hidup selanjutnya yang warnanya aku sendiri yang mengemudi. Maka, terus berharap rahmat dan ridho-Nya senantiasa menaungi. InsyaAllah, aamiinn. . .

InsyaAllah ke depan, fokus asa yang tengah dibangun di dalam kamar kostan, Tanjung Barat seperti ini:

  • Bersama-sama membangun PeDe Corp hingga pertengahan tahun 2013
  • Mulai berkarier di PKPU di bagian CBDRM (Community Based Disaster Risk Reduction). Ingin ditempatkan di daerah-daerah terpencil keliling Indonesia
  • Awal tahun 2014 mulai menyiapkan aplikasi lamaran beasiswa S2 di Bidang Disaster Risk Management/Reduction dengan target negara tujuan Jepang
  • Pertengahan tahun 2014 atau awal tahun 2015 menggenapkan setengah dien untuk mengikuti sunnah Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alayhi wasallam
  • Di tahun 2015 dihadapkan pada dua kenyataan, telah mengikat akhwat secara sempurna (mitsaqan ghalido) dan baru akan berangkat ke Jepang (dengan mendapatkan beasiswa), atau baru berangkat ke Jepang (dengan mendapatkan beasiswa), kemudian menikah dan memiliki anak di sana. InsyaAllah ^_^
  • Antara 2015-2017 tengah studi S2 di Jepang (insyaAllah)
  • Tahun 2017-2020, mengabdikan diri di PKPU, kerja dan dakwah menjadi kesatuan padu dalam kehidupan
  • Setelah tahun 2020, mulai merintis usaha mandiri (berwirausaha), tanpa melupakan kewajiban dakwah dan berjama’ah
  • Tahun 2030, telah menjadi pengusaha sukses, tidak kekurangan secara finansial, tidak berlebihan dalam berkehidupan, dan semakin erat dalam ikatan dakwah
  • Di tahun 2032, menjadi pemimpin besar bagi ummat. Anggota DPR/MPR? Kepala Daerah? Gubernur? Di usia ini telah matang untuk memimpin masyarakat bangsa dan negara. InsyaAllah
  • Di usia senja senantiasa produktif dalam berkarya, tidak pernah merasa lelah di jalan dakwah, sampai akhir hayat (insyaAllah)

Sebagai manusia, hanya bisa berencana dan berupaya dengan sekuat tenaga. Tentu Allah Maha Tahu apa yang terbaik bagi hamba-Nya. Maka berkhusnudhon kepada Allah menjadi hal utama agar kekecewaan senantiasa tereduksi hingga ia tepat pada tempatnya.

Salam hangat dan semangat selalu dalam dekapan ukhuwah by Muhammad Joe Sekigawa, SST

Seorang Pembelajar Sepanjang Zaman who has a great dreams

A Social Worker fresh graduated from Bandung College of Social Welfare (BCSW), Department of Social Rehabilitation

Corporate Development Manager at PeDe Corp Jakarta

Staf Ahli Bidang Relasi Publik, Forum Komunikasi Mahasiswa Kesejahteraan Sosial Indonesia (FORKOMKASI) masa bhakti 2012-2013

Ketua Umum BSO KAMMI STKS Bandung masa bhakti April s.d Oktober 2012

Selesai ditulis pada hari Rabu pagi, 13 November 2012 at 05.20wib @Kamar Kost Peradaban, Jl. Swadaya II C No.56 Tanjung Barat-Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530

Comments
4 Responses to “Meniti Asa di Tanjung Barat”
  1. Zaenal Arifin Al Farabbi says:

    Luar biasa banget antum…. ajak2lah

  2. fasyaulia says:

    Wah rencana hidupnya udah tersusun rapi, tinggal terkabulkan aja 😀

Tinggalkan Jejak ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: