Sambil Menyelam Minum Air (Studi Kasus Masa Akhir di Kampus STKS Bandung)

Tidak dipungkiri bahwa proses pengerjaan Karya Ilmiah Akhir (KIA) saya sedikit ‘agak telat’. Ya, sejak pertengahan Agustus 2012 lalu kuliah saya telah memasuki semester IX, padahal jika ingin tepat waktu, maka VIII semester sudah cukup untuk menyelesaikan jenjang D-IV di STKS Bandung. Tapi memang inilah cerita masa-masa akhir perkuliahan saya di kampus STKS tercinta, ada kisah yang bisa dibagikan, ada pengalaman yang bisa dikenang, ada pula konflik hati yang membenturkan antara idealisme dengan realitas yang tidak sepadan. Ya, sekali lagi, inilah memang kisah-kisah di Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial Bandung.

Tak ingin terjebak dalam satu fokus atau rutinitas yang menjemukan, maka seperti pepatah lama biasa diperdengarkan, “sambil menyelam minum air”, begitu juga demikian dengan diri ini. Saat kebanyakan mahasiswa angkatan saya hanya mau fokus pada pengerjaan KIA saja dan tidak mau diganggu oleh yang lainnya, saya malah memberikan porsi yang sama –tidak menyepelekan atau menganggap enteng pengerjaan KIA, tapi juga tidak mau ketinggalan untuk berkegiatan lain yang sifatnya menambah kapasitas atau mengeratkan jalinan tali silaturahim diantara para pegiat dakwah lainnya- tanpa menganggap ringan salah satunya.

Selain itu memang karena tidak sempat membuat satu narasi di setiap aktivitas kegiatan yang baru saya alami, maka di kesempatan yang penuh barokah –insyaAllah- ini, saya akan memaparkan tiga kegiatan dalam beberapa hari terakhir. Diantaranya:

Open House Unit Institut Teknologi Bandung (ITB)

Sabtu, 01 September 2012 kemarin kampus ITB mengadakan Open House Unit ITB yang isinya adalah pameran setiap unit kegiatan mahasiswa ITB dan juga sekaligus open recruitment secara serentak. Luar biasa ramainya, jauh memang ketika hendak membandingkannya dengan kampus STKS Bandung. Tidak lantas mengkerdilkan kegiatan kampus STKS Bandung, tapi dengan melihat kenyataan seperti ini, saya lebih banyak tersemangati dan berpikiran bahwa kampus STKS seharusnya juga bisa seperti ini. Ketika pemikiran sudah mengarah ke sana, maka yang terlintas adalah membangun budaya ‘mahasiswa’ yang sesungguhnya, yakni dengan asas tridarma perguruan tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Saya tidak serta merta menjadi tamu luar saja, tapi juga menjadi salah satu pemain di sana. Meskipun peranannya lebih sebagai organisasi ektra kampus. Hari itu saya memang diminta untuk membantu kawan-kawan aktivis dakwah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) ITB untuk bersama-sama membagi-bagikan leaflet pengenalan tentang KAMMI ITB. Dengan mengenakan jaket ITB, maka saya pun bekerja sama dengan Agus dan Reza untuk berkeliling menghabiskan leaflet yang diamanahkan kepada kami. Karena suasana yang cukup ramai, maka tak butuh waktu lama untuk menyelesaikannya, meski Agus mengaku bahwa mentalnya masih ciut ketika harus membagi-bagikan leaflet itu. “Ayo Gus, kalau jualan saja tidak malu, kenapa hanya membagi-bagikan selebaran seperti ini kok malu?” begitu kalimat penyamangat yang keluar dari buah ucap Reza.

Kegiatan pun berjalan dengan lancar, dan saya pun sempat menikmati suguhan kegiatan-kegiatan dari masing-masing Unit Kegiatan Mahasiswa yang jumlahnya puluhan, hingga mencicipi hidangan kuliner ala mahasiswa ITB.

Alhamdulillah ya Rabb, Engkau senantiasa masih menganugerahkan semangat di dalam dada, rizki yang melimpah, serta ketenteraman hati dalam mengemban amanah dakwah ini.

Silaturahim DPD PKS Kota Bandung

Hari Ahad pagi, 02 September 2012 adalah jadwal agenda halal bihalal dan silaturahim DPD PKS Kota Bandung. Acara tersebut digelar di GOR KONI Jl. Jakarta kota Bandung mulai dari pukul 08.00wib sampai dengan 12.00wib.

Acara ini diawali dengan tilawah, kemudian penampilan percusi dari SD Juara,  performance Wayang Dakwah oleh Rahmat Taufik Hidayat, dilanjutkan dengan Tabligh Akbar bersama Ustadz Thoriq Hidayat, dan ditutup dengan senandung nasyid dari MUPLA.

Acara seperti ini secara tidak langsung juga meninggikan semangat juang saya dalam berdakwah di jalan ini, bertemu dengan para kader dakwah yang sungguh luar biasa dengan segala bentuk kontribusinya. InsyaAllah akan dipertemukan dalam jannah-Nya suatu hari kelak. Aammiinn.

Izinkanlah di akhir tulisan pada sesi ini saya kutipkan senandung nasyid Doa Rabithah dari Izzatul Islam yang diambil dari doa rabithah karya Asy Syahid Hasan Al Banna:

Sesungguhnya Engkau tahu bahwa hati ini tlah berpadu berhimpun dalam naungan cinta-Mu

Bertemu dalam ketaatan, bersatu dalam perjuangan, menegakkan syari’at dalam kehidupan

Kuatkanlah ikatannya, kekalkanlah cintanya, tunjukilah jalan-jalannya

Terangilah dengan cahya-Mu yang tiada pernah padam

Ya Rabbi bimbinglah kami

Halal Bihalal Jowo Community (JOCO) STKS Bandung

Pada sorenya di hari yang sama, Ahad 02 September 2012 bertempat di Aula Lt.III STKS Bandung diadakan pula halal bihalal warga Jowo Community (JOCO) STKS Bandung. Halal bihalal ini juga sekaligus penyambutan mahasiswa baru angkatan 2012 yang jumlahnya saat ini terbanyak sepanjang sejarah orang Jawa yang berkuliah di STKS Bandung, yakni sejumlah 73 orang untuk angkatan 2012.

Ada yang patut diapresiasi dalam kegiatan ini, yakni para panitia kegiatan halal bihalal yang sepakat seragam mengenakan baju batik serta bersepatu, sungguh rapi dan terkesan bersih tentunya. Hal itu pula yang diapresiasi oleh Pak Joni selaku salah satu sesepuh JOCO dari angkatan 2009 yang menyatakan bahwa kebiasaan-kebiasaan seperti ini harus ditingkatkan oleh warga JOCO, yakni berpenampilan modis tapi tetap membawa nilai budaya orang Jawa.

Saya sendiri cukup senang melihat jumlah adik kelas yang sungguh melimpah ini, artinya stok sumber daya manusia unggul telah dikirimkan dari tanah Jawa untuk nantinya dididik menjadi insan pekerja sosial profesional yang akan turut serta mengambil bagian dalam upaya peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat Indonesia.

Sebagai mahasiswa tingkat akhir, tentu tak banyak yang bisa saya pesankan, hanya sebuah nasehat singkat yakni “cintailah mata kuliah yang kalian geluti saat ini, aktif di organisasi dan berkontribusilah untuk lingkungan, karena pekerja sosial bukan ilmu teori, melainkan ilmu praktik yang harus segera diwujudkan dalam bentuk aksi/kegiatan”.

*****

Beginilah, masa-masa terakhir saya di kampus ini tak ingin tanpa jejak, sebuah karya cipta baru bisa diakui ketika ia memberikan manfaat bagi sesame dan berdampak besar dalam jangka waktu lama. Terkadang saya sendiri masih merasa bingung sebenarnya bentuk kontribusi yang bagaimana yang bisa saya tinggalkan kepada adik-adik di STKS Bandung ini? Rasanya saya tidak punya apa-apa yang membanggakan. Mungkin memang demikian, namun setelah dipikirkan lebih jauh, peninggalan berharga saya adalah sebuah ‘kaderisasi’. Semacam duplikasi semangat dan kecintaan terhadap mata kuliah serta profesi pekerjaan sosial. Memang tidak banyak, tapi telah nampak di mata adik-adik kelas yang mewakili semangat itu, semangat yang juga diturunkan dari senior-senior sebelum saya ada.

Salam hangat dan semangat selalu by Muhammad Joe Sekigawa, seorang Pembelajar Sepanjang Zaman who has a great dreams

An Undergraduate Social Work Student of Bandung College of Social Welfare (BCSW), Department of Social Rehabilitation 2008

Koordinator Umum BSO Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) STKS Bandung

Staf Ahli DF Forum Komunikasi Mahasiswa Kesejahteraan Sosial Indonesia (FORKOMKASI) Bidang Relasi Publik

Selesai ditulis pada hari Kamis sore menjelang berbuka puasa syawal 1433 H, 06 September 2012 at 17.38wib @Kamar Peradaban, Dago Pojok-Bandung, Jawa Barat

G A L L E R I E S

HALAL BIHALAL JOCO STKS BANDUNG

==

==

==

==

==

==

==

==

==

==

==

Tinggalkan Jejak ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: