Konser Nasyid Kemanusiaan untuk Rakyat Palestina di Kota Bandung Tahun 2012

Sumber Gambar

Bismillahirrohmaanirrohiim,,

Hari kemarin, Sabtu 07 Januari 2012 begitu luar biasa, berkumpul dengan ribuan Ikhwah se Kota Bandung dan sekitarnya dalam rangka menghadiri serangkaian kegiatan yang diusung oleh KNRP (Komite Nasional untuk Rakyat Palestina) dengan tema “Konser Nasyid Kemanusiaan untuk Rakyat Palestina”. Informasi ini pada awalnya saya dapatkan dari Murobbi, yang berisikan adanya himbauan untuk menghadiri Munashoroh (kepedulian) Palestina di Hall Badminton Bikasoga Jl. Suryalaya No. 1-3 Buah Batu Kota Bandung. Saya kurang begitu paham mengenai isi kegiatannya, tapi berpikir, insyaAllah pasti akan banyak manfaat, terutama dalam menumbuhkan sikap empati terhadap penderitaan saudara kita di Palestina sana.

Subhanallah, lebih dari yang saya bayangkan sebelumnya. Acaranya berupa Konser Nasyid yang mendatangkan artis-artis nasyid yang selama ini lagunya hanya bisa saya dengarkan lewat komputer saja. Ada Ebiet Beat A, kemudian Iziz (Izzatul Islam), dan juga Shoutul Harokah. Segala puji bagi Engkau ya Rabb-ku. Sebelumnya, saya membeli shall bermotifkan bendera Palestina untuk saya pakai selama mengikuti acara ini. Setelah itu, barulah saya memasuki gedung lapangan badminton Bikasoga yang ternyata masih tidak begitu banyak pesertanya. Ya, jam di HP saya masih menunjukkan pukul 08.30wib.

Memasuki lapangan, disuguhi nasyid yang dinyanyikan oleh anak-anak (akhwat) luar biasa, lagu terakhir yang dibawakannya bercerita tentang Ibu yang hampir-hampir membuat air mata saya meleleh ke pipi. Tepat pukul 09.00wib acara resmi dibuka dan dimulai. Perlahan-lahan gedung badminton ini mulai  terisi penuh, MC pun meminta peserta berdiri dan lebih maju ke depan serta merapatkan barisan. Konsep ukhuwah harus direkatkan dalam praktik nyata di dalam kehidupan.

Menarik juga karena acara sempat dipandu oleh Wayang Dakwah oleh Ust. Rachmat. Kemudian penampilan nasyid dari seorang Ukhty dari Hijabers berkolaborasi dengan Ismail dari Afrika Selatan. Di sela-selanya diadakan pula pelelangan miniatur tank orang Israel yang mengebom rumah-rumah di Palestina, karena saking detilnya pembuatan miniatur tersebut, hingga ada beberapa orang yang ditampilkan dengan ekspresi yang mendekati kenyataan (perasaan cemas, takut, dan mencekam). Setelah ditawar-tawar, terjual-lah miniatur tersebut seharga 4 juta rupiah yang semuanya disumbangkan untuk Rakyat Palestina. Allahu Akbar!!

Ebiet Beat A pun tampil dengan memukau, apalagi setelah membacakan Surat Untuk Palestina yang pembacaannya tidak pernah kita bayangkan sebelumnya, yakni dengan gaya rapper, insyaAllah saya akan upload ke Youtube kemudian menampilkannya pada tulisan ini. Kemudian Izzatul Islam yang mendapatkan sambutan luar biasa, peserta pun hingga berdiri semua untuk mengikuti alunan semangat dari lagu yang tengah dibawakan. InsyaAllah nanti setelah di upload ke Youtube akan saya tampilkan pula di sini. Penampilan terakhir sebenarnya ada Shoutul Harokah, sayangnya waktu tampil mereka tepat pada saat Adzan Dhuhur, jadi saya tidak sempat merekamnya, dan saya pun pulang duluan untuk mencari masjid terlebih dahulu bersama Regi, sahabat yang menemani saya dari pagi hingga siang itu.

Subhanallah, lagi-lagi ucap keagungan itu yang saya keluarnya dari bibir ini. Betapa saya merasa sangat beruntung bisa berada di antara manusia-manusia yang jiwa dan raganya merasa peduli terhadap saudaranya di Palestina. Tak heran jika dalam beberapa jam saja sudah bisa terkumpul donasi untuk rakyat Palestina sejumlah sekitar lebih dari 80 juta rupiah. Ditambah dengan kunjunga Ustadz dari Palestina ke daerah-daerah sekitar Kota Bandung mendapatkan sekitar 81 juta, sehingga siang itu donasi yang terkumpul menjadi lebih dari 160 juta rupiah. Subhanallah. Allahu Akbar!!

Kesadaran ini tidak akan pernah saya dapatkan ketika saya hanya bergulat dan berinteraksi dengan orang-orang yang cinta dunia saja. Sebelumnya hati saya tak pernah merasa terpanggil untuk lebih jauh mendalami penderitaan rakyat Palestina yang notabene dizalimi oleh Zionis Israel. Bahkan ketika diputarkan film kondisi rakyat Palestina di sana pada saat ini, air mata sudah tak dapat terbendung lagi. Penderitaan yang mungkin kita rasakan saat ini begitu berat, ternyata tidak ada apa-apanya dibandingan dengan penderitaan anak-anak dan remaja di sana.

Kesan yang mendalam ini, insyaAllah tidak hanya sekedar kesan terlewat saja, namun akan senantiasa terpatri dalam diri bahwa ketika satu bagian tubuh umat muslim merasa sakit, maka turut merasakan sakit pula bagian tubuh lainnya. Ingatlah bahwa Palestina adalah bagian dari Islam, masyarakatnya yang saat ini tengah dizalimi oleh Israel patut kita bantu dengan segenap kemampuan kita.

Sumber Gambar Utama

Salam peduli dan pererat tali ukhuwah by Muhammad Joe Sekigawa, seorang Pembelajar Sepanjang Zaman who has a great dreams

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) STKS Bandung

Selesai ditulis pada Ahad Pagi, 08 Januari 2012 at 05.25wib @Kamar Kostan, Dago Pojok, Bandung

Dipublikasikan pada Pagi, 08 Januari 2012 at 07.34wib @Hot Seat Net, Dago, Bandung

G A L L E R I E S

===

===

===

Comments
8 Responses to “Konser Nasyid Kemanusiaan untuk Rakyat Palestina di Kota Bandung Tahun 2012”
  1. ahmad says:

    numpang copas untuk web kami ya..

  2. masya Allah ko saya telat inform ya…baru saja dpt infonya….padahal pgn bgt ada d konser nasyid…:( kpn lagi y.

  3. mochelz says:

    Saya juga nonton akh…..hhe
    luar biasa. Palestina Merdeka…..
    KAMMI bersatu…..

Tinggalkan Jejak ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: