Banyak Keluarga Banyak Rizki

Bismillahirrohmaanirrohiim,,,

Alhamdulillah. Begitu banyak nikmat Allah yang tak dapat saya dustakan. Bagaimana tidak, sebagai seorang perantau dari desa, Allah menghadiahkan orang-orang hebat yang mempengaruhi perkembangan hidup saya. Mereka datang siling berganti pada waktu-waktu yang tepat dan masih ada sampai detik sekarang. Jika boleh saya sebutkan, mereka antara lain Pak Raharjo, Teh Dessy, Ibu Kost, dan bahkan Mas Nuru yang telah memberikan pekerjaan kepada saya sebagai Operator Warnet sejak Oktober 2008 silam sampai sekarang. Belum lagi mereka yang sebaya namun sudah seperti saudara seperti Umatun Karomah, Yani Jogja, Aulia Hafidah, Teh Cia, dan bahkan Bunda Nina (seorang pegawai Kemensos) di Jakarta yang sama sekali belum pernah bertatap muka dengan saya secara offline, namun sudah menganggap saya sebagai anaknya sendiri.

Subhanallah. Saya memang berasal dari desa terpencil di Jawa Timur sana, seorang yang bersosok kurus karena jarang memperhatikan pola makan, saya memang pemuda miskin yang masih sering berhutang meski tak mencapai 100ribu per bulannya. Namun, nikmat-Mu sedemikian besarnya ya Rabb. Kau tempa diri ini menjadi seorang pemuda yang tumbuh dan berkembang menjadi pemuda penuh semangat dan perjuangan. Engkau bekali hamba dengan kekuatan fisik dan kekuatan akal yang begitu berharga. Hingga pada akhirnya Engkau mengirimkan sosok-sosok luar biasa tersebut untuk menemani perjalanan hidup saya di Tanah Parahayangan ini.

Jadi, memang tak salah saya katakana bahwa “Banyak Keluarga Banyak Rizki”. Karena pengalaman saya pribadi, segala pertolongan Allah itu akan datang dari tempat yang tak disangka-sangka ketika kita menjalin hubungan baik dengan banyak orang, banyak keluarga. Rizki tak selalu mesti dalam bentuk materi, materi itu adalah hasil, namun yang terpenting adalah proses untuk mendapatkan rizki tersebut. begitu banyak kisah, begitu banyak hikmah. (^_^)

Satu bukti nyata, bulan kemarin saat saya sedang bertandang ke Jakarta karena ada kegiatan hingga malam hari, tak ada tempat bermalam. Tapi Lia (panggilan untuk Aulia Hafidah) atas izin dari Bu Lek Nur mengizinkan saya bemalam di Tangerang, tepatnya di area Islamic Village. Di sana pun saya disambut seperti seorang saudara jauh yang lama tak jumpa, sama sekali tak ada rasa sungkan dan malu, memang kami adalah keluarga ^^ Juno, padahal baru pertama kali ketemu, begitu akrabnya dengan saya. Bu Lek Nur juga tak canggung untuk ngobrol dengan saya sebelum menjelang istirahat malam itu. Di Jakarta juga ada Om Bageur dan Pak Rahman yang minggu kemarin sudah memberikan saya tempat menginap di daerah Pasar Minggu. Baru-baru ini Annisa pun telah menganggap saya sebagai saudara juga, beberapa hari yang lalu dia menawarkan saya untuk silaturahmi ke rumahnya di daerah Cijantung, Jakarta.

Di akhir tulisan saya hendak menyampaikan bahwa tak ada salahnya membangun relasi dan membentuk keluarga di mana saja Anda berada. Sadarilah bahwa kita adalah makhluk sosial, di mana diri kita ini membutuhkan orang lain untuk melaksanakan peran, hak dan kewajiban. So, jadilah orang baik yang baik pada semua orang. Jadikanlah mereka semua sebagai keluarga ^^

Salam semangat selalu by Joko Setiawan aka Amkmjs2011, seorang Pembelajar Sepanjang Zaman

Ditulis pada Kamis pagi, 02 Juni 2011 at 07.33wib @Kamar Kostan Dago Pojok-Bandung, Jawa Barat

Dipublikasikan pada Kamis siang, 02 Juni 2011 at 11.40wib @Neru Net, Dago-Bandung, Jawa Barat

G A L L E R I E S

Comments
4 Responses to “Banyak Keluarga Banyak Rizki”
  1. Fonega says:

    di jaman sekarang banyak anak bikin gila haha 😀

  2. Abi Sabila says:

    ” Jadilah orang baik yang baik kepada semua orang ” Insya Allah, setuju sekali dengan anjuran ini, juga memperlakukan orang lain layaknya keluarga, karena keluarga bukan saja karena pertallian darah, tapi lebih luas dari itu. Salam dari Tangerang.

    • Alhamdulillah,, ^_^

      Saya juga sepakat dengan penuturan dari Abi Sabila di atas,,,

      Waahh,, Tangerang ya, foto di atas juga saya ambil di Tangerang lowh Bi,,, di Isvil ^^

      Salam semangat selalu dari Bandung

Tinggalkan Jejak ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: