Puasa Ikhtiar

Bismillahirrohmaanirrohiim,,

Menjadikan puasa sebagai wasilah ikhtiar tidaklah menjadi persoalan. Ini bukanlah usaha untuk membuat/mengada-adakan suatu hal yang baru (bid’ah). Puasanya pun bukanlah puasa dalam artian menahan lapar dan dahaga, serta nafsu. Namun lebih mengarah kepada “menahan” dari segala hal yang akan menjadikan usaha ini gagal.

Ya, mungkin agak rumit bagi sebagian orang. Tapi akan menjadi lebih mudah dipahami jika puasa yang sedang dilakukan ini adalah sebagai upaya untuk menahan sesuatu agar sesuatu itu menjadi lebih indah dan berkah pada waktunya. Ya, inilah yang kami namakan sebagai puasa ikhtiar, hanya sebuah penyebutan yang kami lahirkan dari usaha meraih keridho’anNYA.

Beberapa bulan silam, usaha ini telah kami lakukan bersama, dan kami melihat manfaat besar dari usaha tersebut. Maka, pada hari Senin, 14 Maret 2011 kami akan memulai kembali puasa iktiar ini dengan segenap usaha dan upaya keras untuk melakukan yang terbaik yang kami bisa. Semoga Allah ridho dan senantiasa melimpahkan curahan nikmatNYA kepada kami semua.

Salam semangat selalu untuk Puasa Ikhtiar dengan niatan suci karena Illahi

Bismillahirrohmaanirrohiim, Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang, maka puasa inipun kami mulai dengan hati riang gembira dan bahagia atas nikmatNYA (^_^)

Ditulis oleh Joko Setiawan pada Minggu malam, 13 Maret 2011 @Mahesa Net, Depan Masjid Baiturrahman Dago Pojok, Coblong, Bandung Jawa Barat

Sumber Gambar Ilustrasi

Comments
6 Responses to “Puasa Ikhtiar”
  1. ephie says:

    maaf blog anda saya obok obok..
    tadinya mau mencari nasyid..
    nggak taunya banyak tulisan yang menarik untuk dibaca dan dikomentari

    terus berkarya..!!!

    • Hohohohoho 😀 Never mind, Ephie,, saya senang malahan jika ada yang suka baca-baca seluruh postingan yang pernah saya terbitkan 😉

      Lha terus nasyid nya ketemu,,??? Paling nemu Maher Zein ya he he he

      Syukron sudah berkenan membaca dan berkomentar, salam semangat selalu

  2. ephie says:

    aku selalu berkata pada diriku sendiri..
    “tidak ada keindahan tanpa kepayahan..”

  3. dhedhi says:

    ya ya ya… semoga ‘indah pada waktunya’ itu cepat datang ya masanya 🙂

Tinggalkan Jejak ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: