Laskar Volunteer, Kalyanamandira, dan Yayasan KerLiP

Bismillahirrohmaanirrohiim,,

Semenjak Oktober 2010 lalu, sebuah perkumpulan mahasiswa STKS Bandung dengan dibantu satu orang dari Sakti Peksos dan satu orang dari Sp-1 membentuk sebuah nama awal pada awal Nopember, Laskar Volunteer. Ya, itulah identitas kami, perkumpulan mahasiswa yang concern di bidang pelayanan pendidikan terhadap anak jalanan yang ada di Kota Bandung. Hingga saat ini, data yang masuk sebagai anggota eLVi sekitar 28 mahasiswa. Namun karena kebanyakan masih banyak yang “keluar-masuk”, maka diputuskan untuk mengadakan “special meeting” untuk membahas mengenai nama organisasi, logo, susunan kepengurusan, dan juga keanggotaan. Pertemuan penting itu akan diadakan pada hari Minggu, 20 Februari 2011 di rumah Teh Rai di daerah Dago Atas.

Pada dasarnya, orang-orang di eLVi ini adalah mereka yang mempunyai semangat tinggi untuk mengabdikan diri bagi anak-anak yang termarjinalisasi dan juga ingin mengaplikasikan secara langsung dari ilmu yang telah didapatkan dari bangku kuliah. Deep asesment, interview, recording, community organization/development, social treatment, dan masih banyak lagi. Semuanya itu akan menjadi hampa rasanya jika tidak diiringi dengan praktek langsung di lapangan. Di samping memiliki SDM yang berkualitas, eLVi juga memiliki kemudahan akses terhadap sistem sumber, terutama untuk Kementerian Sosial dan STKS Bandung itu sendiri yang notabene sebagai garda depan dalam penanganan dan pendidikan, serta penelitian bidang kesejahteraan sosial di Indonesia.

Hingga pada saat tulisan ini dibuat, eLVi masih belajar dan mengevaluasi terhadap segala aktivitasnya. Meski namanya volunteer, tentu tidak sembarangan, ada perencanaan yang terstruktur dan dilaksanakan secara sadar dan bertujuan. Yakni tujuan untuk mendidik generasi muda yang tidak tersentuh pelayanan publik hingga pada akhirnya mereka bisa keluar dari jalan dengan meniti hidup baru yang lebih cerah dan gemilang.

Kalyanamandira

Sumber Gambar

Perkenalan saya dengan Kalyanamandira bukanlah perkenalan sejak dulu, bahkan baru saja hari Jum’at siang kemarin. Ya, karena sehari sebelumnya saya sedang mencari informasi tentang anak yang berkonflik dengan hukum (ABH), dan ternyata Kalyanamandira ini yang concern untuk melakukan pendampingan ABH di Rutan Kebon Waru Bandung. Lalu saya telusuri page FB nya, dan saya temukan di sana ternyata sedang membutuhkan pendamping untuk di Rutan. Kontak pun terjadi dan hingga pada hari Jum’at siang kemarin saya dan Teh Esty sharing banyak hal bersama dengan Kang Izoel dari Kalyanamandira.

Dan langkah ini saya rasa akan menjadi tonggak awal bagi eLVi untuk meluaskan jejaringnya, yang jelas masih dalam medium pelayanan terhadap permasalahan anak yang termarjinalkan. Dan ketika saya sampaikan tenang eLVi kepada Kang Izoel, ternyata beliau juga menyambut positif dan mengatakan bahwa dia senang terhadap mahasiswa yang mau aktif dan menjadi volunteer. Kemungkinan jalinan kerjasama antara eLVi dan Kalyanamandira terbuka sangat lebar. Alhamdulillah (^_^)

Yayasan KerLiP

Sumber Gambar

Perkenalan saya dengan KerLiP pun hampir sama persis dengan Kalyanamandira, pada waktu yang bersamaan dan pertemuannya pun bersamaan. Jika pertemuan dengan Kalyanamandira pada Jum’at siang, maka pertemuan saya dengan KerLiP ini pada waktu Ba’da Ashar di rumah KerLiP di Perumahan Kanayakan A.19 yang ditemui langsung oleh Bu Yanti sebagai ketua KerLiP.

Banyak sekali yang telah disharingkan oleh Bu Yanti perihal sepak terjang KerLiP selama ini dan juga project terakhir yang tengah dikerjakannya. Berhubungan dengan eLVi, Bu Yanti juga sangat menyambut positif perkenalannya dengan eLVi, karena memang masih ada hubungannya segala macam pelayanan terhadap anak ini. Ada yang bergerak bersinggungan langsung dengan anak jalanan dan keluarganya, ada yang di medium kebijakan, hingga menggerakkan pemangku kepentingan supaya lebih giat dalam memperhatikan nasib para anak yang termarjinalkan ini.

Bahkan Bu Yanti juga menawarkan banyak hal kepada eLVi, diantaranya:

1. Sharing bersama mengenai penanganan permasalahan anak jalanan yang bisa diadakan per dwi minggu atau sebulan sekali

2. Yayasan KerLiP bersedia sharing kurikulum ajar terhadap anak

3. Yayasan KerLiP juga bersedia menghubungkan eLVi dengan mitra KerLiP dalam hal pelatihan pengajaran yang berkualitas dan menarik

4. Dan masih banyak lagi setelah ada pertemuan perdana antara eLVi dengan Yayasan KerLiP yang insyaAllah akan diagendakan pada minggu pertama di bulan Maret nanti

Demikianlah sharing tentang Laskar Volunteer, Kalyanamandira, dan juga Yayasan KerLiP. Semoga ada manfaatnya dan menambah wawasan bagi kita semua serta diharapkan bisa menggerakkan hati agar ikut turut serta untuk mengurai masalah sosial yang ada di sekitar kita.

Salam semangat selalu by Joko Setiawan, Undergraduate Student of Bandung College of Social Welfare (BCSW), Department of Social Rehabilitation 2008

Ditulis pada Sabtu Pagi, 19 Februari 2011 at 04.25wib @Neru Net, Dago-Bandung, Jawa Barat

Comments
14 Responses to “Laskar Volunteer, Kalyanamandira, dan Yayasan KerLiP”
  1. neng reytha says:

    kapan three C punya web sendiri?…

  2. ekaraharja says:

    ditunggu kiprah Laskar Volunteer nya di daerah pelosok-pelosok, alias bukan hanya di kota besar yang mayoritas penduduknya sudah mapan….

  3. diajeng says:

    apa ndak bingung ngatur waktu tuh…..banyak banget organisasinya ? 🙂

  4. Masih bisa ikut gabung gak??

  5. wahh hebat masnya aktif dalam banyak organisasi..
    semoga lekas segera menjadi graduated mas ya… :p

Tinggalkan Jejak ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: