BUDAYA DAN PENDIDIKAN

Bismillah

Postingan ini adalah tulisan kedua setelah menulis yang pertama dalam rangka mengikuti lomba FTPI PNF. Harapannya, tulisan ringan saya ini bisa diambil manfaatnya dan bisa menjadi bahan diskusi bagi kita semua 😉

Pendidikan amat erat kaitannya dengan kebudayaan. Budaya mendidik kita untuk berperilaku dan perilaku kita mengarah kepada kebudayaan yang ada. Nah, namun dengan meluasnya sebuah ilmu pengetahuan, kadang-kadang tidak kita sadari kita melupakan akar budaya yang kita miliki, merasa bahwa hal itu sudah tidak perlu atau sudah ketinggalan zaman. Ini adalah pandangan yang keliru dan patut diluruskan.

Kebudayaan yang kita miliki seharusnya tetap dipertahankan dan dipersandingkan dengan kemajuan pendidikan. Pendidikan yang ada juga seyogyanya mengiringi dan menjaga agar budaya yang dimiliki tidaklah hilang atau ditinggalkan. Inilah yang patut kita dorong walaupun dalam suasana informal sekalipun kebudayaan itu akan tetap mengakar di dalam pendidikan.

Lebih jauh lagi ternyata menyandingkan instrumen budaya di dalam pendidikan akan menghasilkan banyak manfaat dan kelebihan, misalnya budaya gugur gunung(bersih-bersih secara gotong royong) akan menumbuhkan rasa sikap cinta kebersihan dan kebersamaan dalam menjaga alam. Hal ini tentu saja patut dipertahankan dan dikembangkan terus di dalam kehidupan yang semakin mengglobal.

Mungkin demikian saja pancingan diskusi dari saya, mungkin teman-teman ada tanggapan lain yang akan lebih seru lagi untuk didiskusikan.

Salam pendidikan, salam sejahtera untuk semua 🙂

Comments
28 Responses to “BUDAYA DAN PENDIDIKAN”
  1. mikha_v says:

    yah asalkan budaya yang jelek jangan dipertahankan, seperti mencontek dan senioritas 😛 (nyambung ngga dengan pendidikan? hihihi)

  2. Puspita W says:

    Budaya gugur gunung sudah mulai hilang dari peri kehidupan di desaku. Masing-masing penduduknya sudah memiliki rutinitas kerja sendiri-sendiri.

  3. Ria says:

    Budaya itu macem2…dan setiap macam punya keaneka ragaman juga 😀

  4. Dhia says:

    Mampir.. baca-2…

    salam ku..

  5. KangBoed says:

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang
    ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
    I Love U fuuulllllllllllllllllllllllllllll

  6. KangBoed says:

    HADIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIRRRRRRRRR

    MENGUCAPKAN SELAMAT ATAS NAMA PERSAHABATAN DAN PERSAUDARAAN

    SEMOGA DENGAN BERJALANNYA WAKTU SEMAKIN MEMPERSATUKAN KITA SEMUA.. TIDAK MELIHAT SIAPA KAMU.. APA AGAMAMU.. APA MAZHABMU.. TETAPI DENGAN MENYADARI KITA BERASAL DARI YANG SATU..

    SALAM SAYANG SELALU

  7. gotong royong bebarengan nyambut gawe….

  8. Nug says:

    Budaya luas sekali. Salah satu elemen didalamnya ada Pendidikan. Lihatlah jenis dan lembaga2 pendidikan yang merefleksikan budaya suatu bangsa.

    Sebaliknya pendidikan bisa merubah manusia dan kemudian masyarakat. Pendidikan bisa dpergunakan juga sebagai alat untuk membentuk budaya.

    It goes both way.. 🙂

    • bocahbancar says:

      Hai, wakarimashita…
      POkoknya di dalam pendidikan mempelajari budaya dan budaya mengajari kita untuk berpendidikan 😉

      Terima kasih banyak Pak Nug atas masukannya

  9. ngupingers says:

    yo aku sepakat…pertanyaan selanjute:

    opo awake dewe wis berbudaya?

    selanjute = selanjutnya
    op = apa
    awake = diri
    dewe = kita
    wis = sudah

    • bocahbancar says:

      Sepakat diterima 🙂
      Sepertinya sudah Mas, kebudayaan bangsa kita sangatlah kaya, mempounyai budaya dan berbudaya memang beda, namun dengan kenyataan yang ada di lapangan, saya berpendapat masyarakat Indonesia ini sudah berbudaya, berbudaya yang sangat tinggi 🙂

  10. kawanlama95 says:

    kebudayaan adalah buah fikir dan sikap dan kreativitas sebuah masyarakat.
    cara berfikir itupun di pengaruhi oleh lingkungan sekitar dan kondisi alam mempengaruhi pola rasa yang dikeluarkan oleh fikiran kita. sehinga kebudayaan adalah bisa di pengaruhi oleh luar instrumen yang ada. dan menjadi ideal sebuah kebudayaan bila mana setiap orang menjiwai sebuah kebudayaan / budaya untuk kearah yang lebih baik

    • bocahbancar says:

      HHm…kata-kata yang dalam sekaligus bermakna Mas Kawanlama95 😉
      Budaya tidak bisa muncul secara tiba-tiba, ada pembelajaran(pendidikan) di sana, ditanamkan dan dilestarikan 🙂

  11. Sepakat dengan komentar Rita Susanti.

  12. RitaSusanti says:

    iya betul Joe, budaya sangat erat kaitannya dengan pendidikan. Seperti budaya gemar membaca di kalangan masyarakat tertentu akan sangat memberikan pengaruh positif terhadap kualitas pendidikan di lingkungan tersebut. Begitu pun sebaliknya masyarakat yang memiliki kualitas pendidikan yang baik juga akan bisa menciptakan budaya positif di lingkungan nya…Mungkin itu sedikit tambahan diskusi sederhana dari saya Joe…

    Sebuah postingan yg bagus, terima kasih Joe
    Salam semangat selalu 🙂

  13. Budaya memang erat kaitannya dengan pendidikan, dan tidak bisa dilepaskan…

  14. tuanhendro says:

    budaya gugur gunung?? baru kali ini saya denger bro..
    padahal udah 3 tahun kuliah di tanah jawa.. :B-)

Tinggalkan Jejak ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: