PEKERJAAN DAN KESEJAHTERAAN SOSIAL

Tulisan kali ini adalah karena saya terinspirasi oleh BLOGnya kawan mahasiswa STSN yakni Mbak Nuril yang cukup lumayan konsisten menjadi Blogger disela-sela kesibukannya yang teramat sangat. Ya, Mbak Nuril menulis mengenai bidang keilmuan Kriptografi. Pasti kalian juga penasaran kan..?? Bagi yang penasaran silahkan menengok di sini Objek Kriptografi.

Nah, jika Mbak Nuril dengan bangganya menampilkan Kriptografi sebagai keilmuan yang patut dibanggakan, maka saya juga akan mencoba berbagi ilmu kepada kawan-kawan semua mengenai keilmuan di bidang pekerjaan sosial. Namun karena saya baru semester II, jika ditemui kesalahan maupun kurang lengkap, mohon di bimbing untuk dibenarkan. Kemudian untuk isinya sendiri, saya tidak akan text book, artinya saya tidak akan hanya memindahkan tulisan dari buku ke BLOG ini, namun sudah merupakan pengertian di kepala, pemahaman saya pribadi mengenai bidang ini.

Pekerjaan Sosial dan Kesejahteraan. Materi ini saya ambil dari mata kuliah PENGANTAR ILMU KESEJAHTERAAN SOSIAL yang baru diberikan di semester II ini. Pengertian pekerjaan sosial menurut saya adalah suatu pekerjaan yang dilakukan dengan tujuan membantu, menangani, menghubungkan dan menyediakan pertolongan bagi seseorang yang membutuhkan. Jadi sangat jelas dapat kita lihat bahwa dampak dari pekerjaan sosial ini adalah akan dapat memulihkan kesejahteraan manusia yang dulunya terganggu sehingga manusia dapat melaksanakan fungsi sosialnya di masyarakat.

Jika kita menilik pendapat dari para ahli,

Max Siporin :“Social work is defined as a social institutional method of helping people to prevent and resolve their social problems, to restore and enhance their social functioning”. (1975)

sebagai suatu metode institusi sosial untuk membantu orang mencegah dan memecahkan masalah mereka serta untuk memperbaiki dan meningkat kan keberfungsian sosial mereka.

Sedangkan Kesejahteraan Sosial sendiri menurut Friedlander :

“Is a system of laws, programs, benefits, and services which strengthen or assure provisions for meeting social needs recognized as basic for welfare of the population and for the functioning of the social order”. (Friedlander,1982)

Suatu sistem dari ketentuan-ketentuan,program-program,hal-hal bermanfaat dan pelayanan-pelayanan yang memperkuat atau penyedian jaminan untuk pemenuhan kebutuhan sosial sebagai dasar kesejahteraan bagi penduduk dan bagi keberfungsian sosialnya.

Masalah klasik dari kesejahteraan sosial antara lain Tingkat pendidikan yang rendah, Hidup dalam kemiskinan sejak lahir, Adanya kelainan atau kecacatan, Adanya sifat malas, Kurangnya akses di lingkungan sekitar, dan juga Adanya bencana secara tiba-tiba.

Maka, pekerjaan sosial ini diharapkan dapat membantu seseorang atau pun kelompok dalam mengusahakan pemulihan kembali fungsi sosial yang dimilikinya.

Untuk dapat melakukan hal tersebut, paling tidak,  ada 3 hal dasar kelimuan yang harus dimiliki oleh seorang pekerja sosial :

1. Body of Knowledge. Yaitu seorang pekerja sosial haruslah memiliki dasaran di bidang keilmuan yang sesuai untuk tahapan assesmen maupun intervensi kepada klien.

2. Body of  Value. Seorang Pekerja sosial dalam menjalankan tugasnya akan selalu dipengaruhi nilai-nilai.

3. Body of Skills. Keterampilan ini merupakan perpaduan antara pengetahuan yang dimiliki dengan nilai-nilai yang dianut.

Demikianlah sedikit ulasan yang bisa saya sampaikan. Semoga bisa menambah khasanah keilmuan kita semua.

Salam hangat Bocahbancar 🙂

Comments
30 Responses to “PEKERJAAN DAN KESEJAHTERAAN SOSIAL”
  1. Alimah says:

    Bagus De….keren sekali tulisanmu

    • bocahbancar says:

      Wah semogha pujian ini tidak untuk menyenangkan dan menambahs emangat saya saja, namun dari penilaian Mbak Alimah sendiri…

      Terima kasih Mbak… 🙂

  2. chie says:

    wah….kynya udah benar2 menjiwai ya mas sebagai pekerja sosial….kedepannya chie berharap bisa bertmbah lg ilmunya tpi emang selain hrus hafal meteri2 trsebut mas juga hrus benar2 memahami dari dlam hati tentang pekerjaan sosial itu….
    Krena chie yg berstatus sbgai perawat…chie hrus bnar manjiwai sbagaimana lyaknya seorang perawat agar orang yg menjadi klien kita benar2 merasakan ketulusan yg kita berikan….g hanya ilmunya saja….
    Dan chie liat agaknya ada persamaan antara ilmu keperawatan dgan ilmu sosial…krena sama2 ilmu yg berhadapan lngsung dengan manusia….
    Tetap semangat y mas belajarnya…..

    • bocahbancar says:

      Hhmm…Yups….
      Betul sekali My Chie…

      Ya Mas rasa, kesamaan itu sangat jelas sekali, makanya Mas kemaren pernah nanya ke Chie kan, di sana ada pekerja sosial profesionalnya ga..soalnya kan Lansia itu juga merupakan kajian dari pekerja sosial….

      Harapannya bisa ngelajutin S2 di sana bidang Peksos nich…
      Mohon doa dan bantuannya dari My Chie juga yawh….
      Mas akan berusaha jadi yang terbaik, baik for my Family juga for My Chie… 🙂

      Semangat!!!!

  3. suwung says:

    serasa kuliah diriku

  4. ucu atan says:

    sore bro, nak kerja sosial disini

  5. diazhandsome says:

    berarti belajarnya gak fokus dong? hmm, ribet deh…

  6. annosmile says:

    wah kuliah sosial
    pasti materinya banyak banget
    he3x..
    kesejahteraan sosial
    apakah sudah diterapkan di negara kita ini??

    • bocahbancar says:

      Hhmm…Yoi Mas uakeh puol lah pokoknya….

      Sudah Mas, dari dulu malahan untuk praktek pekerjaan sosial untuk kesejahteraan sosial masyarakatnya…

      Namun memang dengan berbagai permasalahan yang tiap tahunnya bertambah, terkesan usaha untuk kessos ini tidak kelhatan sama sekali dan tentu saja kesejahteraan itu belum terwujud sepenuhnya bagi rakyat bangsa kita..

  7. Irfan says:

    kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat indonesia…
    apakah bunyi sila ini udah bener-bener ada di indonesia ya?? hmmm….

    • bocahbancar says:

      Namanya juga cita-cita yang luhur Mas, sudah begitu hebatnya para pendiri bangsa ini yang menyebutkan cita23 seluhur itu..
      Hanya saja, memang dalam perjalannya hingga sekarang belum bisa terealisasi. Nah lalu apa yang bisa kita lakukan sebagai generasi muda ini, tentu saja dengan memperjuangkannya dari masing-masing pribadi kita..
      Lakukan yang terbaik dari apa yang kita bisa, saya yakin dengan beragam kemampuan yang kita milki dan kita semua optimal, maka kesejahteraan itu pasti akan bisa kita wujudkan, setuju..????

  8. diazhandsome says:

    bagus coy! lumayan buat nambah” ilmu. iya gak??

    tapi ini hampir sama kayak sosiologi gak sih? kan gw belajar sosiologi juga tuh…

    • bocahbancar says:

      Hhmm siip dah…

      Kayak sosiologi…??? Kalo bidang ilmu pekerjaan sosial itu lebih luas lagi..
      Salah satu mata kuliah saya juga ada Sosiologinya kok…

      Kalo sosiologi lebih ditekankan pada pembelajaran tentang masyarakat, namun jika pekerjaan sosial itu semuanya, mulai dari pendekatan personal, kelompok maupun masyarakat…

  9. ucu atan says:

    kalo diluar sono ada hukuman “kerja sosial”, misalnya yang membantu panti asuhan, anti jompo, dll

  10. masnoer® says:

    wah saya ke sini tambah pengetahuan lagi makasih brooo

  11. nuril says:

    Hiaaaaa,,, kok nyangkut2 blog gw inih.. :mrgreen:

    Hmmm,, saya tertarik nih sama masalah2 klasik ksejahteraan sosial..
    Saya juga tertarik,, sama parameter seseoang atau suatu kelompok dikatakan sejahtera.. Tolong jelasin dunk.. Hehehehe…

    Tengkyu b4.. 🙂

    • bocahbancar says:

      Hohoho, soalnya saya berfikirnya Nuril udah ga nulis di BLOG lagi, ternyata masih update.. 🙂
      Terima kasih juga karena infonya Nuril, saya bisa kuliah di STKS sekarang…
      Parameter dari seseorang/kelompok yang disebut sebagai sejahtera yawh.???
      Hhmm…”mikir dulu” Sebelumnya minta maaf jika jawabannya kurang memuaskan karena saya memang baru semester II, sedangkan penjurusan saja nanti pada semester IV..
      OK..Untuk pengertian kesejahteraan sosial sendiri sudah bisa kita baca di atas seperti kata Bang Friedlander 🙂
      Lalu parameternya sendiri itu apa..?? Seseorang yang sudah dapat terpenuhi kebutuhan jasmani(misalnya makan tercukupi 3 kali sehari), Rohani(misalnya nilai2 rohani tercukupi, atau beragama dan mentaati aturan agamanya, tidak merasa hampa hati dll) dan hubungan sosialnya berjalan secara normal(misalnya dapat berinteraksi dengan lingkungan dan sesamanya secara wajar, tidak menyendiri, berperilaku normal)
      Nah, jadi kesejahteraan di sini tidak melulu dipandang dari segi pemenuhan kebutuhan meteriilnya(dalam artian kaya harta), namun juga dari sisi rohani dan keberfungsian sosialnya.
      Nah, jadi jika ada yang melenceng dari hal-hal di atas, dapat dikatakan seseorang atau kelompok tersebut tidak/kurang sejahtera.
      JIka kita menyebut kata SEJAHTERA, pasti larinya pemikiran kita adalah kepada seseorang itu kaya atau miskin. Namun dalam kajian ilmu pekerjaan sosial, sejahtera itu banyak sebabnya, bisa saja sejahtera bagi seseorang yang buta adalah ketika dia bisa melihat, sejahtera bagi orang yang cacat kaki adalah ketika dia bisa berjalan, sejahtera bagi seseorang yang gila adalah ketika dia menjadi normal dan seterusnya…
      Hhm…Demikian saja penjelasan yang dapat saya berikan…
      Sekali lagi saya baru semester II, jika ada jawabn yang lebih jelas dan dianggap riil untuk pertanyaan Nuril di atas, mohon bantuan untuk menjawabnya.
      “Udah kaya dosen ajah nich gaya menjelaskannya hiihihi”
      Terima kasih dan salam hangat Bocahbancar…

  12. Hariez says:

    Nice post banget bro sangat membantu menambah pengetahuan… 😀

  13. masher says:

    Salam kenal dulu mas…, blognya keren kaya orangnya..

  14. suwung says:

    kayak kuliah lagi diriku

  15. masicang says:

    bisnis juga social network lho kalau kita mau mendeskripsikan bisnis sebagai alat untuk membantu sesama?
    karena bisnis adalah interaksi saling membutuhkan. iya ngga?

    • bocahbancar says:

      Social Work dengan Social Network itu beda Mas…
      Social WOrk(Pekerjaan Sosial) Social Network(Jejaringh SOsial)

      Tentu saja bisnis yang bagimana yang dimaksud, bisnis yang biasa dilakukan adalah interaksi saling membutuhkan memang, meskipun terkadang intensitas membutuhkan ini tidak sama besar..

      Salam hangat Masicang…

Tinggalkan Jejak ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: