TAKUT MENJADI PRESIDEN

Bermimpi adalah hal termudah dalam hidup kita. Kita dapat membayangkan apa saja yang ingin kita capai pada masa yang akan datang nanti. Namun pernahkah dari kita kalau kita ingin menjadi PRESIDEN..??Jawabannya sangat sedikit sekali. Kebanyakan dari kita itu sangat menghindari adanya tanggung jawab, apalagi sebagai Presiden yang notabene sebagai pengemban tanggung jawab tertinggi sebagai pemimpin negara. Pembentukan karakter ini secara tidak sadar telah menggerogoti mental para generasi penerus bangsa kita ini. Coba lihat saja, baik di sekolah maupun di kampus, bahwa keberadaan sebuah organisasi siswa ataupun mahasiswa di lingkungan tersebut sudah menjadi sebuah komunitas yang terpinggirkan. Artinya biasanya hanya orang-orang malas untuk mengikuti pelajaran atau mata kuliah saja yang masuk di dalamnya, sedangkan orang-orang yang berpotensi malah enggan untuk mengikuti. Ini masih lebih baik daripada kenyataan selanjutnya bahwa mereka yang sudah malas ini, malahan terserang penyakit hedonisme. Mereka hanya mementingkan kesenangan dan mengahabiskan uang demi mencapai kesenangan itu. Sangat tidak perduli dengan apa yang terjadi di lingkungan sekitarnya, apalagi peduli terhadap permasalahn bangsa dan negaranya. Ini hanyalah selintas pengalaman yang telah saya alami selama ini, namun saya yakin pengalaman saya ini tidak hanya saya alami sendiri saja, namun teman-teman di luar sana pasti juga pernah mengalami(mengetahui) peristiwa semacam ini. Jadi apa langkah idela yang harus kita lakukan sebagai generasi muda penerus bangsa tercinta Indonesia Raya…??? Jawabannya cukup sangat simpel dari saya. Lakukan belajar dengan baik dan pelajari segala sesuatu apa yang kita bisa, lalu amalkan dengan perbuatan sekecil apapun. Bisa dengan memberikan baksos kepada masyarakat miskin, memberikan edukasi berbagai macam penyakit yang mungkin berbahaya di daerah tersebut. Memberikan penyuluhan pertanian kepada masyarakat tani di pedesaan, dan masih banyak lagi. Tidak ada yang tidak kita bisa jika kita mau berusaha dan terus belajar, lalu sampaikanlah ilmu itu kepada masyarakat bawah. Tentu saja ini adalah cara yang paling efektif untuk belajar menjadi seorang pemimpin yang teladan dan bermanfaat serta bijaksana.

Jadi masih takutkah untuk menjadi PRESIDEN..???Jawabannya ada dalam diri kita sendiri

Selalu semangat dan penuh usaha serta berdoa agar semuanya dapat menjadi lebih baik

Aku untuk Negeriku, Bugiakso Blog Competition 2009

Comments
36 Responses to “TAKUT MENJADI PRESIDEN”
  1. Goesphin says:

    ttp masih blm minat jd presiden, om.. 🙂

  2. Afrel says:

    Maap,mungkin keluar jalur ya..
    Gimana sech ngumplitin blog it.
    Saya cuman buat ja,abis it g bs diapa apain.
    Gimana biar blog it bisa bagi2 musik,software dll
    Thanks n maap ya,keluar dari konteks

  3. Ahmad Riadi says:

    salam kenal ya….
    oy saya banjar juga nh
    oy gimana kabar kalimantan?
    nh aku bahasa banjar dikit
    kaya apa kabar dansanak di kampung nh?
    ———————————-
    Salam kenal juga..

    Sayang saya Bocahbancar bukan banjar…
    Asli Jawa Timur…

  4. haniifa says:

    hua.ha.ha.
    Kalau kencing sambil jongkhok… mah, kayaknya makhuq yang berjenis kelamin perempuan dunk. 😀
    —————————————————-
    Iya iya tahu kok…

  5. haniifa says:

    Saya mantan guru teko lho.
    Suer dower… kalau kencing memang berdiri…. 😀
    —————————————————-
    Siapa yang nanya..???Hwe hwe he he he Becanda kok

  6. tidak ada salah nya memang memimpikan untuk menjadi orang besar (presiden misalnya) itu cita2 kenapa ga boleh? bener nggak?
    gapailah cita2 setinggi langit, itu kata pepatah
    santai saja, kalau Allah sudah mengehendaki maka terjadi lah…
    cita2 mu sungguh mulia, semoga kau akan membawa perubahan yang besat di bangsa ini yah..sukses:)
    ————————————————————–
    Iya iya betul kok Pak…
    Siip lah…
    Terima kasih banyak Pak atas doa Anda, saya senang mendengarnya..
    SEMANGAT…(^_^)

  7. yummy says:

    presiden? kalo kita udah siap,tapi jalan jadi presidennya berliku2 gimana?
    sekarang kan katanya jdi presiden,banyak persyaratannya!
    orang baik biasanya susah jadi presiden….he….
    soalnya orang baik ngga mau pake cara2 buruk…so,ngga bakalan jadi deh….
    —————————————————————-
    Iyah Presiden masa Presidium, ntar cuman pemimpin organisasi doank dunk, udah pernah hihihihihi…
    Ya masih ada kok yang mau jadi presiden dengan cara yang baik..
    Memang siapa sich yang memilih presiden itu..???Rakyat..Ya betul rakyat, kalau rakyat saja sudah tidak bisa memilih presiden yang tepat, mau jadi apa negeri ini..
    Intinya masih ada harapan kok untuk menjadikan Indonesia merdeka seutuhnya…

  8. goesphin says:

    wah, rame bgt Blognya… para pendukung “bocah bancar” jd presiden semua nih… hehehe!
    BTW, memang banyak orang takut dikasih tanggung-jawab tapi mau nerima imbalan/gaji/kontraprestasi/penghasilan seperti orang yang diamanahi tanggung jawab itu. wajar!
    wajar juga, orang2 yang takut jadi pemimpin biasanya cuma bisa menghujat dan mencaci dengan dalih mengkritisi.

    pesen: kalo mo jadi presiden, sekali2 hiduplah berpisah dengan orang tua. merantaulah barang sebentar ke tempat yang masih terbelakang. biar ntar kalo jadi presiden nggak keblinger alias bisa lebih memperhatikan nasib rakyat.
    saya juga jadi lebih bersyukur pada nasibku dan lebih prihatin akan nasib saudara kita yg kurang beruntung setelah merantau jauh dari orang tua, di tempat yang lebih terbelakang dari tempat2 yang pernah kutinggali sebelumnya.
    ————————————————————-
    He he he, semoga impian menjadi Presiden itu impian kita bersama..
    Nah itu dia, sudah mari kita rubah kebiasaan tidak mau menerima tanggung jawab itu dengan kebiasaan menyukai adanya tanggung jawab OK he he..
    Mmm…Saya sich sudah dari umur 12 tahun(masuk SMP) udah ga bareng dengan ORTU,namun memang sich untuk tinggal di daerah terlencil itu belum pernah saya lakukan, insyaallah setelah lulus dan saya menjadi Pekerja Sosial akan plosokan ke desa terpencil..

    Semangat..Salam…

  9. artofa says:

    thanks sudah mampir ya, blog Anda bagus sekali.
    ——————————————–
    Siiip..Makasih ya..
    Salam…

  10. MMFaozi says:

    Bagus kok. Hampir semua kesuksesan dimulai dari impian.
    Tanpa impian maka tidak ada harapan, tanpa harapan maka tidak ada tujuan.
    Tanpa tujuan akan membuat orang-orang menjadi sulit di ajak maju.
    So, mimpilah setinggi langit. Bahkan ketika kita sedang menghadapi kegagalan, teruslah bermimpi. Karena dengan mimpi semangat untuk terus maju dan melewati rintangan dan tantangan akan terus terjaga.
    ————————————————————
    Siip siipp Sangat setuju Maz..
    Jadi suemakin bersemangat saya..

    Terima kasih Maz Faozi…

  11. Riyan_80 says:

    Jadi presiden …wowow keren..hanya orang yang bermental baja dan berjiwa kwbangsaan yang hanya bisa menjadi presiden RI..kalau saya sih cukup jadi presiden keluarga aja lah, gampang toh…saya, istri ama anak 😀
    —————————————————————–
    Memang harus seperti itu Maz, dan itu merupakan kewajiban semua anak Bangsa, termasuk Anda dan saya..
    Tapi jika pilihannya seperti itu ya ga papa sich..

    Tetep semangat ajah ya..

  12. duhh…memimpikan menjadi presiden sih nggak apa-apa
    tapi jangan ketinggian takutnya ga sampai terus jatuh
    sakitnya laur biasa…
    ————————————————
    Bukan masalah takut jatuhnya Pak, namun saya hanya ingin mengungkapkan, kita jangan pernah merasa takut untuk bercita cita menjadi orang besar..
    Terima kasih atas saran Anda Pak…

  13. Admin says:

    TIDAK TAKUT…..:) *iklan sabun*…………….

    Widget google translatenya berhasil ya mas…selamat ya,,,

    Btw,,,bandung dimananya neh,,,,saya di padasuka
    ———————————————–
    He he he, sama sekali Tidak Takut(ga mau menyebutkan nama iklan sabun tersebut)..
    Iyah Maz langsung berhasil kok terima kasih banyak ya..
    Saya di Dago Atas..

    Salam hangat dari Bocahbancar….

  14. Rychan says:

    tanggung jawab??? saya pilih ngejawab daripada menanggung….:lol:
    ————————————————————
    He he he, bagaimanapun juga, sebuah tanggung jawab adalah sebuah amanah yang akan membawa kita mencapai derajat yang lebih tinggi..Setuju..????

  15. hadait says:

    lebih baik jgn dulu deh punya angan2 tuk jd presiden, mslhnya klo jd presiden skrg bakalan bnyk nanggung hutang2 negara &trlalu bnyk mslh yg hrs diberesin, krn negara kita skrg ni sprti merapikan benang yg kusut…sulit…. 😀
    tp klo kita punya smangat tuk membenahi diri kita sndiri, itu lbh baik….
    jgn sampe kita jd org2 yg mudah dibodohi….
    berpikir n bepikir sblm berbuat…..
    ————————————————————-
    Mm…Sah sah saja kok pendapat Anda ini, namun dari saya pribadi bermimpi itu adalah menjadi kewajiban, tentu saja langkahnya adalah dengan berbenah diri sendiri dulu, namun jangan sampai hanya mentok sampai di sini, gitu maksud saya Maz…
    Salam…

  16. jote says:

    Ohayo Gozaimasu,,,,Ogenki Desu ka? he3,,,,tapi kalo mimpinya adalah kita menjadi orang yang banyak mnfaatnya bagi orang lain gpp kali ya,,,,he3,,,,mksh koment-nya,,,,
    ————————————————————
    Ohayou Gozaimasu..
    Hai, watashi wa genki desu…
    Ga cuman mimpi ajah Maz, mimpi adalah awalnya dan bertindak adalah realisasinya..
    Salam…

  17. ageleng says:

    trakhir kali jadi ketua kelas ja gagal total.. :9
    must berusaha.. 🙂
    —————————————
    Semangat kawan, semua itu kan proses pembelajaran, kalau kemarin gagal bukan berarti kita tidak bisa..

    Semangat yaw OK…

  18. kiyou says:

    Dukung orang lain yang sama visi n misi aja deh saia.. hehehe (ga siap dengan tanggung jawab yang segede gajah,,serem kalau lalai dari tanggung jawab…)

    Tapi sangat bagus bila ada orang dapat menjadi pemimpin dan anti KKN.. (sulit ketemu dengan orang seperti ini,,karena harus di akui banyak orang yang mendahului kepentingan keluarganya contohnya membantu kakak,, sodara sepupu ‘dan lain-lainnya’ bekerja di tempat instansi yang sama atau sejenis).

    Tapi untuk menjadi presiden Rumah tangga harus berani ^.^ hohohoho… Tapi untuk menjadi presiden Indonesia,,,seperti yang anda bilang.. Harus Belajar yang Giat!!!!! semangat!!!!! ^.^
    ————————————————————-
    Ya paling memang seperti itu, mendukung seseorang yang kita anggap sudah memiliki tujuan yang sama, yakni menjadikan Indonesia sejahtera seutuhnya..
    Memang sich kebanyakan dari kita menggembar gemborkan anti KKN tapi KOLUSInya itu sering kali tidak dianggap sebagai KKN juga kan lucu..
    Iya donk seorang lelaki harus siap menjadi khalifah, meskipun hanya kholifah sebatas kepala keluarga..
    Mari kita semangat bersama sama Kiyou..(^_^)

  19. emozlem says:

    Pastikan Kau Siap !!! 🙂
    ——————–
    Insyaallah dengan sekuat tenaga..

    Semangat…

  20. aliaz says:

    Aku tidak takut jadi presiden, tapi seandainya aku terpilih menjadi presiden, maka aku akan menolaknya tanpa berpikir dua kali. Biarlah laki-laki saja yg menjadi. Karena fitrahnya sebagai imam.
    ———————————————————-
    Iya iya siip lah saya menghargai pendapat Anda..
    Intinya memang jangan pernah takut untuk mengemban tanggung jawab, karena itulah yang akan meninggikan derajat kita jika kita bisa amanh dalam mengemban tanggung jawab.

    Semangat..

  21. zoel says:

    takut ama tanggung jawab yang akan di tagih tar,….
    ——————————————
    Jangan pernah takut pada tanggung jawab Maz, karena tanggung jawab itu adalah sebuah anugerah penghargaan bagi ita yang lulus memikul tanggung jawab itu..

  22. Gusti Dana says:

    Tidak ada yang tidak mungkin didunìa ini…,termasuk jadi Presiden.
    ———————————————————-
    Sangat mungkin sekali kok Pak..
    Semangat…

  23. phiy says:

    takut. mimpin diri aja terkadang masih zalim, apalagi mimpin banyak manusia. makanya aku suka heran sama presiden yang zalim. ga takut neraka apa yak.. 🙄
    ————————————————————-
    Jangan pernah takut menjadi pemimpin Phiy..Kalau semuanya takut, nanti yang berani malah orang yang ga kompeten, ga malah berabe..
    Semangat yaw OK..

  24. tokoeasy says:

    aku pilih jadi istri presiden aja 😀
    —————————
    Ya ya ya, boleh lah, ga dilarang kok…(^_^)

  25. boyin says:

    saya mau juga..pokoknya judulnya presiden..heee
    ——————————————-
    Presiden Direktur, Presiden Mahasiswa, Presidensiill(lowh ini kan bentuk pemerintahan he he he)..
    Ya lah siiip…

  26. wi3nd says:

    jadi presidEn di kelua9a ajah dechh..

    ecH nda bisa ya,coz aKu perempuan,
    yan9 jadi pres.nanti ya san9 suami heheheh..
    ————————————
    Wanita juga ga haram kok untuk punya keinginan menjadi Presiden..
    But jika suaminya yang jadi Presiden malah bagus …

  27. Usup Supriyadi says:

    Mungkin bukan takut jadi presidennya tapi takut gak dapet dukungan apalagi independen modal sendri kalau gak kplh msti siap rugi. Hehehe.

    Jadi presiden? Hm… Blh jg tuh…

    Bkn plan’a dlu ah… Tabik

    da yang mau menjadi wakil presiden mendampingi saya?? Ingat harus negarawan jangan politisi.
    ————————————————————–
    Hohohoho..Itu mah masalah teknis Maz..
    Saya dukung Maz semangat Anda..(Tapi ga nyalon jadi wakil low he he he)
    Semangat…

  28. casual cutie says:

    wah gimana ya kalo blogger jd presiden…
    ———————————–
    Bisa donk, kan Blogger juga dari berbagai kalangan, ada dari pelajar, mahasiswa, pengusaha dan tentu saja yang pandai mengenai negara dan politik..

  29. Cadink says:

    Hidup cuma sekali aja…. Presiden !!! Why Not !!! Salam Kenal….
    ——————————————————
    Yupz..Semangatnya itu low, mantap abisss..

    Salam kenal juga yawh…

  30. Rian Xavier says:

    siapa takut! 😀
    ————-
    Siiip…

  31. ulfiarahmi says:

    untuk mengubah keadaan tidak mesti jadi presiden. Ya itu tadi, lakukan hal sekecil apapun. Memimpin masyarakat dalam jumlah kecilpun tetap akan jadi kemuliaan. Asal yang dipimpin menikmati pemimpinnya. Ketimbang jadi presiden, tapi dimana-mana ada kutukan dari bawahan.

    maksudku, pemimpin yang tidak punya jiwa kepemimpinan
    ———————————————————-
    Nah maksud saya kita itu jangan takut untuk memimpikan hal yang besar, tentu saja untuk menjadi besar haruslah melewati yang kecil kecil dulu..
    Jadi sudah teruji dari bawah…

  32. cenya95 says:

    Siapa takut… ?
    ————
    Siip lah kalo memang sudah mantap..

  33. Blog Cantik says:

    Hidup sekali aja kok nggak bisa jadi presiden…!
    —————————————–
    Iyah Mbak, Jadi presiden Desa Bancar kan bisa he he he
    Yang paling penting adalah berani bermimpi dan memiliki semangat tinggi untuk mencapai ke sana..
    Semangat…

  34. RCO says:

    Guru kencing berdiri, murid kending berlari. Dan kita yang mengetahui keadaan itu pasti terkencing-kencing.
    Kita tidak bisa merubah kebiasaan buruk itu selama tidak ada kesadaran dari dalam diri para pemuda-pemudi itu. Apa yang pernah kamu alami, pernah juga saya alami semenjak saya duduk di SMP antara tahun 1985 – 1988. Terus terang saya bukan orang yang pandai saat sekolah, tapi saya tidak pernah mendapatkan rengking di atas 10 besar. Saya merasa tidak terlalu cekatan tapi saya selalu berhasil memimpin satu regu pramuka sejak kelas 4 SD. Tapi tak sedikitpun saya tersentuh oleh kepengurusan organisasi yang dinamakan OSIS. Hanya murid-murid yang dekat dengan guru saja bisa berkecimpung di dalamnya. Orang-orang yang sama berputar-putar sekitar itu. Tapi diantara mereka hanya beberapa yang berprestasi pada bidang pendidikannya. Semuda itu saya sudah merasakan kolusi telah terjadi. Saya yang merasa mampu membaca kode semaphore, kode morse dan mampu pada beberapa kecakapan pramuka serta tidak pernah absen dalam latihan tidak pernah dikirim dalam even-even tingkat kecamatan, alhasil wakil yang dikirimpun pastilah kalah-sebab di lingkungan gudep sendiripun mereka tidak bisa lebih unggul dari kemampuan regu yang saya pimpin.
    Maaf. Ini hanya satu contoh.
    Masih banyak contoh yang terjadi di luar sana yang pasti menyakitkan mereka-mereka yang harusnya mampu memegang kendali tapi kesempatan itu tidak pernah ada.
    Satu contoh lagi.
    Saya memiliki 2 teman berada pada bidang pekerjaan yang sama. Sebut saja si-A lebih pandai dari Si-B. Tapi si A ini orangnya lugu, segala sesuatu yang ia lakukan selalu mengikuti prosedur, ia tertib dan punya rasa tanggung jawab yang besar. Sementara si- B, memiliki sifat yang bertolak belakang.
    Ketika mereka bersama-sama mengajukan menjadi PNS pada bidang kerja mereka, justru si-B yang beruntung dan berhasil menjadi PNS. Ini terjadi sebelum Tahun 1997.
    Sementara Si-A baru Tahun 2004 silam berhasil manjadi PNS.
    Apa yang terjadi di balik itu? Mungkin kamu sudah bisa menebaknya.
    Si-B yang bodo ini punya koneksi dan uang pelicin sebab ayahnya orang berada. Sementara Si-A orang biasa seperti saya, mencoba mengikuti jalur yang sebenarnya.
    Yang terjadi setelah mereka menjadi PNS pun berbeda, Si-A tetap rajin bekerja, berangkat tidak pernah telat, dan pulang setelah jam kerja usai. Tapi Si-B, berangkat selalu terlambat dan pulang lebih awal.
    Ketika saya coba bertanya pada si-B, ia menjawab,”Inilah enaknya jadi pegawai negeri.”
    Dan saya bilang pada dia,”Rakyat tidak akan mau membayar pajak seandainya semua pegawai negeri seperti kamu!”
    Maaf.
    Mungkin secuil gambaran ini bisa jadi pelajaran bagi kita, bahwa bangsa ini harus lebih baik dimulai dari yang kecil.

    Bagi yang di atas, sepatutnya memberi contoh.
    Bukankah Ki Hajar Dewantara mengajarkan:
    Ing Ngarso Sung Tulodho, Ing Madya Mbangun karsa, Tut Wuri Handayani,”

    Tahu artinya?
    Harus tahu dong!!!!!!!

    Jadilah pemuda kebanggaan Bangsa walaupun orang-orang di sekitarmu memandang dengan sebelah mata.

    Teruslah berprestasi!
    Semangat.
    Jangan pedulikan mereka yang pemalas. OK?
    ——————————————————————-
    Cerita Anda di atas benar benar realita Maz(Meskipun keluar dari konteks tulisan saya di atas, saya bisa mengambil pelajaran dari cerita ini dan saya senang)..Saya sangat senang Anda berkenan menceritakannya untuk dibagi bersama yang lain. Berbicara masalah KKN ini, bahkan hingga di perguruan tinggi yang saya hinggapi saja sekarang praktek seperti ini tidak dulit ditemui(Bukan maksud menjelek jelekkan kampus ya). Jujur, untuk mahasiswa dengan Status Ikatan Dinas yang berasal dari Makassar dan Bangka Belitung seangkatan saya adalah 90% anak-anak pejabat daerah, Ironis kan, belum lagi mahasiswa yang mendapatkan beasiswa itu juga merupakan mahasiswa yang masih punya kekerabatan dan ada hubungannya dengan Lembaga STKS(neskipun ada yang murni seperti saya ini, hanya anak Pak Tani yang tau STKS ya baru pada saat mendaftar itu). Memang sich, mereka semua ini sangat baik kepada saya dan kepada siapa saja yang ada di kampus, namun dibalik itu semua, telah terjadi pembunuhan intelektual kepada masyarakat lainnya, karena saya yakin masih ada putera daerah yang lebih pintar dari mereka(sedangkan mereka hanya biasa-biasa saja)..
    Ya memang seperti inilah gambaran yang sebenarnya terjadi, jadi mau tidak mau memang harus diubah. Siapa yang bisa mengubah, ya dari diri pribadi saya sendiri. Berani mengucapkan TIDAK pada KKN dan saya akan selamat
    Pasti saya akan selalu semangat menghadapi ini semua, ada yang semangat seperti saya..???Mari lanjutkan perjuangan

Tinggalkan Jejak ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: