Kumpul Untuk Perpisahan

Hari Rabu kemarin adalah hari terakhir dalam menempuh Ujian Akhir Semester (UAS) STKS Bandung semester 1 tahun ajaran 2008/2009. Pada saat itu pula telah diumumkan salah satu nilai yaitu mata kuliah Pendidikan Pancasila. Alhamdulillah saya mendapat nilai “A”. Berakhirnya UAS ini menandai bahwa liburan semester sudah tiba. Maka kami para anggota SREG bermusyawarah kecil-kecilan di AULA lantai I STKS Bandung guna saling memberikan ucapan selamat jalan. Di sini kami juga sedikit mereview lagi mengenai kelanjutan pembentukan SREG kemarin, yakni pembuatan kaos secepatnya serta menyusun program yang akan menjadi pekerjaaan untuk kita nanti. Untuk langkah awal dan merupakan program kerja terbesar adalah project dengan RS. Hasan Sadikin mengenai “masih rahasia” yang nantinya akan kami ajukan ke STKS, Pemkab Bandung hingga ke DEPSOS RI. Tadi kami juga saling menyemangati satu sama lain dan menyadarkan kembali bahwa kami adalah satu keluarga, maka apapun masalah dan problematika kehidupan yang dialami diusahakan kita bagi bersama sehingga dapat dicari solusinya. Kami juga mendapatkan tugas dari sang Koordinator, Teh Decy Katili agar memperhatikan lingkungan di sekitar daerah masing-masing dan berusaha melihat apa yang tidak terlihat oleh masyarakat awam, khususnya mengenai permasalahan-permasalahan sosial. Intinya di sini kita akan belajar mengasah kepekaan kita terhadap problematika yang terjadi di sekitar kita lalu kita secara bersama-sama akan berfikir bersama untuk mencari cara penanggulannnya. Mengingat penjelasan dari salah satu pembina SREG, Kak Adelino, Beliau menegaskan pentingnya kemampuan menulis bagi seorang Pekerja Sosial. Orang boleh saja pintar atau cerdas, namun menulis adalag sebuah bakat dan bakat ini harus dilatih dan dikembangkan secara kontinu. Seseorang yang pantdai meneliti tanpa bisa menuliskan, dalam artian menyusun laporannya, maka apa yang telah diusahakannya tidak akan bisa diakui siapa-siapa. Untuk lebih bisa mengaktualisasikan hal ini secara nyata, maka kami juga diharapkan bisa menulis essay yang cukup singkat namun berisi mengani kajian bidang sosial, baik menyangkut kampus ataupun kejadian di masyarakat sekitar. Sungguh petuah yang sangat bijaksana. Akhirnya kami semua berpamitan satu sama lain hingga waktu dhuhur berkumandang.

Comments
2 Responses to “Kumpul Untuk Perpisahan”
  1. Hai Syifa ! says:

    Ciye yang jadi mahasiswa. Sibuk banget ya

    ———————————————————————
    Yach inilah kesibukan mahasiswa..
    Semoga bermanfaat bagi orang lain..
    Amiinn..

  2. omiyan says:

    buat saya pribadi yang udah ninggalin kampus 2 tahun lebih hanya bisa berucap sukses selalu and amalkan selalu ilmu yang didapet dengan kondisi dilapangan……

    ———————————————————————————
    Hmm..
    Arigatou Gozaimahita..
    Insyaallah Ilmu kami akan digunakan sebaik-baiknya..
    Kami juga akan selalu berusaha untuk mengentaskan permasalahan-permasalahan ini meskipun mungkin di lapangan tidak semudah membalik kedua telapak tangan..
    ZemangaTz..(^_^)

Tinggalkan Jejak ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: