LATIHAN PENGUATAN KAPASITAS TAGANA STKS BANDUNG TELAH USAI

SERUUU..!!!

Itulah satu kata yang patut aku ucapkan setelah ikut PELATIHAN PENGUATAN KAPASITAS TAGANA STKS Bandung tahun 2008 di Situ Ciluenca Pangalengan pada 28-29 November 2008 ini.

Pelatihan diadakan mulai hari Jum’at, 28 November 2008 dan diawali dengan upacara pembukaan pukul 4 pm di aula blantai I STKS dan diresmikan oleh PK (Pembantu Ketua)III Ibu Milly Mildawati. Pelatihan tahun ini diikuti oleh sebanyak 60 mahasiswa yang semuanya dari angkatan tahun 2008. Petugas upacara pembukaan dipilih secara insidentil, mereka adalah : Komandan Upacara adalah Ihkwan Muiz dari kelas IF, Protokol adalah waduh sapa yaw aku lupa namanya nich, yang jelas dia perempuan), kemudian Pembaca Janji Peserta adalah Dirgantara Halun dari kelas IF, Ajudan adalah Maz Subur dari kelas IB, dan Pemimpin Doa adalah Joko Setiawan(aku sendiri he he) dari kelas IF. Pelaksanaan upacara dillaksanakan dengan baik, namun cuman ada yang salah dalam membacakan susunan acaranya(ada yang terlewati tapi bisa dnegan cepat diatasi). Setelah selesai upacara akhirnya pemberangkatan pun dilaksanakan dengan membagi 60 orang ini menjadi 2 regu, yakni regu Banjir(regu aku) dan regu Longsor. Tiap regu menaiki 1 bus mini milik STKS sendiri. Perjalanan terasa lumayan melelahkan karena dari berangkat pukul 17.00 kami tiba di lokasi pada pukul 20.00. Kegiatan dilanjutkan dengan menggelar Matras sebagai alas tidur dan makan. Kami semua tidur dalam satu tenda Pleton(namun diberi pembatas antara laki-laki dan perempuan). Selanjutnya acara makan malam dan diteruskan dengan Pra Materi PP(Pertolongan Pertama) dan Water Resque(Penyelamatan di air). Setelah kedua materi tersebut telah selesai, kemudian Ketua Tagana STKS memberikan sedikit pengarahan hingga waktu saat tidur. Kami pun sudah agak lega akhirnya bisa istirahat, namun tak lama kemudian kami yang para laki-laki disuruh keluar tenda dan melakukan push up karena ada beberapa teman kami yang merokok di dalam tenda, padahal sudah ada larangan. Yach, jadi olahraga malam tambahan. Tidur pun menjadi satu-satunya pelepas lelah yang paling nyaman. Tak terasa kami pun terlelap dalam kesunyian malam di dalam satu tenda ini dan…Bangun!!!Bangun!!!!Bangunn..semuanya Bangun!!Teriak para kakak-kakak pengurus yang notabene dari SBSM ini. Kalian harus selalu siap siaga dalam hal apapun terkait bencana, termasuk dibangunkan jam berapa saja. Untuk lebih membuat kita tidak ngantuk lagi, kami pun disuruh guling-guling di rumput dalam suasana pagi buta, guling ke kanan, guling ke kiri dan hingga kami benar-benar bangun. Itu terjadi sekitar pukul 3.40 am. Akhirnya kami tidak boleh tidur lagi dan menunggu datangnya azdan Shubuh. Setelah subuh usai, dilanjutkan dengan olahraga pagi hingga masuk waktu makan pagi. Setelah makan kami diberi games menarik yang membutuhkan kecepatan dan ketangkasan, dari 2 regu kamaren dibagi menjadi 4 kelompok dan regu Saya lah yang menjadi pemenang HORE..(^_^). Akhirnya setelah games usai, karena ada 2 materi, maka regu Banjir mendapatkan materi Water Resque terlebih dahulu dan regu Longsor madapat materi Pertolongan Pertama. Nah di Water Resque inilah yang paling seru dan mengasyikkan. Di sini satu regu ini dibagi lagi menjadi 3 kelompok dan kelompok saya mendapatkan materi menggunakan Perahu LCR yang menggunakan mesin itu low. Wah kami diajari bagaimana memasang mesin dan cara mengemudikannya, kemudian cara penyelamatan korban di air. Selanjutnya kami belajar lagi menggunakan dayung, cara mendayung dan cara penyelamatan dengan menggunakan Ring Buoy(bisa juga ban dalam mobil). Dan yang TERSERU..??Apaan..??Apa yaw..Yupz Membalikan perahu, uwh keren banget. Dan aku yang menjadi komando dalam membalikkan perahu lagi. Sungguh merupakan pengalaman yang Unforgettable. Oh iya, rule yang harus dilaksanakan yaitu, sepintar apapun sebagai penyelamat, kita harus tetap memakai pelampung. Setelah puas berlatih dan berdingin-dingin ria. Kami pun naik ke atas untuk emndapatkan materi Pertolongan Pertama, menurutku sich sama dengan materi PMR yang aku dapatkan di SMP dan SMK dulu, memang ya itu, pembidaian, nafas buatan, RJP(resusitasi jantung paru) dan sejenisnya gitu dech. Setelah 2 regu ini selesai, dilanjutkan dengan simulasi penanganan korban bencana banjir. Seru banget..dan aku berperan sebagai tim penyelamat yang perahunya terbalik dan lalu menyelamatkan beberapa korban yang pingsan di tengah banjir. Keren..saat pembalikkan perahu itu berhasil, tepuk tangan para teman-teman lain yang di darat bersorak dengan serunya(jadi bangga banget he he he narsis(^_^) Ya, itulah puncak pelatihan ini karena simulasi ini melibatkan semua pihak. Gambaran situasi bencana adalah seperti ini, ada satu korban yang terdampar dan keadaannya patah tulang kaki kanan, otomatis akan dijemput oleh regu penyelamat, dilakukan pembidaian dan dievakuasi lalu ditangani oleh tim medis, semua ilmu yang kami peroleh diuji di sini. Lalu, 9 korban pingsan di tengah banjir. 4 korban laiinya masih dalam keadaan sadar. Salah satu perahu penyelamat terbalik karena terserang arus yang lumayan deras, dan tugas tim saya yang terdiri dari 3 laki-laki dan 2 perempuan dan 1 leader dari tim SBSM. Kami pun harus bisa membalikkan perahu lagi dan melakukan penyelamatan. Satu kata saja KERENnn…Capek memang capek, tapi sangat menyenangkan dan pukul 18.00 tadi baru nyampe kampus yang dalam perjalannya kami ditemani hujan lebat yang dimulai dari daerah Banjaran hingga sampai Dago kampus STKS.

SEKIAN

Comments
One Response to “LATIHAN PENGUATAN KAPASITAS TAGANA STKS BANDUNG TELAH USAI”
  1. Cafelounge says:

    Wah aktivis nih?

    —————————————————————–
    Aktivis..??? Mm..Boleh-boleh he he..

    Gmana ne Maz, kok BBV ga aktif webnya..???

Tinggalkan Jejak ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: